<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>The Fed Tahan Suku Bunga, Bursa Saham AS Ditutup Mixed</title><description>Bursa saham Amerika Serikat (AS) mixed usai The Federal Reserve menahan suku bunga acuannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/11/278/2228011/the-fed-tahan-suku-bunga-bursa-saham-as-ditutup-mixed</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/11/278/2228011/the-fed-tahan-suku-bunga-bursa-saham-as-ditutup-mixed"/><item><title>The Fed Tahan Suku Bunga, Bursa Saham AS Ditutup Mixed</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/11/278/2228011/the-fed-tahan-suku-bunga-bursa-saham-as-ditutup-mixed</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/11/278/2228011/the-fed-tahan-suku-bunga-bursa-saham-as-ditutup-mixed</guid><pubDate>Kamis 11 Juni 2020 08:02 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/11/278/2228011/the-fed-tahan-suku-bunga-bursa-saham-as-ditutup-mixed-SD0PjVmNcj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup mixed (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/11/278/2228011/the-fed-tahan-suku-bunga-bursa-saham-as-ditutup-mixed-SD0PjVmNcj.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup mixed (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan kemarin. Bursa saham Amerika Serikat (AS) mixed usai The Federal Reserve menahan suku bunga acuannya.
Dow turun 1,04% menjadi 26.989,99, dan S&amp;amp;P 500 turun 0,53% menjadi 3.190,14. Nasdaq ditutup di atas angka 10.000 untuk pertama kalinya, naik 0,67% menjadi 10.020,35, dilansir dari Xinhua, Kamis (11/6/2020).
Baca Juga: Saham Penerbangan Cuan, Wall Street Menguat 1%
Sepuluh dari 11 sektor S&amp;amp;P 500 utama berakhir lebih rendah, dengan energi turun 4,17%, memimpin penurunan. Teknologi menguat 1,11%, satu-satunya pemenang di antara kelompok.
Untuk diketahui, The Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya pada level terendah mendekati nol di tengah meningkatnya dampak Covid-19 terhadap perekonomian. The Fed memproyeksikan suku bunga tetap pada tingkat level saat ini hingga 2022.
&quot;Krisis kesehatan publik yang sedang berlangsung akan sangat membebani aktivitas ekonomi, lapangan kerja, dan inflasi dalam waktu dekat, dan menimbulkan risiko yang cukup besar terhadap prospek ekonomi dalam jangka menengah,&quot; kata The Fed.
Baca juga: Klaim Tunjangan Pengangguran AS Bikin Wall Street Kaget
Mengingat perkembangan ini, komite memutuskan untuk mempertahankan kisaran suku bunga acuan 0% hingga 0,25%.
&quot;Virus dan langkah-langkah tegas yang diambil untuk mengendalikan penyebarannya telah menyebabkan penurunan tajam dalam kegiatan ekonomi dan lonjakan kehilangan pekerjaan,&quot; kata Ketua Federal Reserve Jerome Powell dalam konferensi pers virtual.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan kemarin. Bursa saham Amerika Serikat (AS) mixed usai The Federal Reserve menahan suku bunga acuannya.
Dow turun 1,04% menjadi 26.989,99, dan S&amp;amp;P 500 turun 0,53% menjadi 3.190,14. Nasdaq ditutup di atas angka 10.000 untuk pertama kalinya, naik 0,67% menjadi 10.020,35, dilansir dari Xinhua, Kamis (11/6/2020).
Baca Juga: Saham Penerbangan Cuan, Wall Street Menguat 1%
Sepuluh dari 11 sektor S&amp;amp;P 500 utama berakhir lebih rendah, dengan energi turun 4,17%, memimpin penurunan. Teknologi menguat 1,11%, satu-satunya pemenang di antara kelompok.
Untuk diketahui, The Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya pada level terendah mendekati nol di tengah meningkatnya dampak Covid-19 terhadap perekonomian. The Fed memproyeksikan suku bunga tetap pada tingkat level saat ini hingga 2022.
&quot;Krisis kesehatan publik yang sedang berlangsung akan sangat membebani aktivitas ekonomi, lapangan kerja, dan inflasi dalam waktu dekat, dan menimbulkan risiko yang cukup besar terhadap prospek ekonomi dalam jangka menengah,&quot; kata The Fed.
Baca juga: Klaim Tunjangan Pengangguran AS Bikin Wall Street Kaget
Mengingat perkembangan ini, komite memutuskan untuk mempertahankan kisaran suku bunga acuan 0% hingga 0,25%.
&quot;Virus dan langkah-langkah tegas yang diambil untuk mengendalikan penyebarannya telah menyebabkan penurunan tajam dalam kegiatan ekonomi dan lonjakan kehilangan pekerjaan,&quot; kata Ketua Federal Reserve Jerome Powell dalam konferensi pers virtual.</content:encoded></item></channel></rss>
