<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata Hanya Sektor Pangan yang Moncer di Tengah Corona, Ini Buktinya</title><description>Pandemi covid-19 menekan seluruh sektor industri di tanah air. Namun, tidak untuk sektor pangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/11/320/2228272/ternyata-hanya-sektor-pangan-yang-moncer-di-tengah-corona-ini-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/11/320/2228272/ternyata-hanya-sektor-pangan-yang-moncer-di-tengah-corona-ini-buktinya"/><item><title>Ternyata Hanya Sektor Pangan yang Moncer di Tengah Corona, Ini Buktinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/11/320/2228272/ternyata-hanya-sektor-pangan-yang-moncer-di-tengah-corona-ini-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/11/320/2228272/ternyata-hanya-sektor-pangan-yang-moncer-di-tengah-corona-ini-buktinya</guid><pubDate>Kamis 11 Juni 2020 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/11/320/2228272/ternyata-hanya-sektor-pangan-yang-moncer-di-tengah-corona-ini-buktinya-OI02CDVQwe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/11/320/2228272/ternyata-hanya-sektor-pangan-yang-moncer-di-tengah-corona-ini-buktinya-OI02CDVQwe.jpg</image><title>Petani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pandemi covid-19 menekan seluruh sektor industri di tanah air. Namun, tidak untuk sektor pangan. Ternyata, sektor pangan masih tetap tumbuh di tengah masa pandemi covid-19.
Ketua Umum Masyarakat Perbenihan dan Pembibitan Indonesia (MPPI)Mohammad Jafar Hafsah mengatakan, peranan sektor pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) cukup besar. Kontribusinya bisa mencapai 12%.
Baca juga: Petani di Asia Rambah Pasar Digital untuk Jual Hasil Panen
&amp;ldquo;Tapi kalau bicara agribisnis pangan itu kontribusinya bisa 22% karena industri pangan yang paling memungkinkan berjalan dengan baik di masa corona,&amp;rdquo; kata dia dalam diskusi online, Kamis (11/6/2020).
Menurutnya, sektor pangan bisa menjadi penyangga ekonomi. Sebab selama masa pandemi sektor manufaktur mengalami tekanan berat. Hal ini terlihat dari Purchasing Manager&amp;rsquo;s Index (PMI) manufaktur Indonesia yang turun pada April 2020 hingga menyentuh angka 27,5. Penurunan PMI disebabkan karena pandemi Covid-19 mempengaruhi permintaan konsumsi domestik.
Baca juga: Petani Mawar Alami Kerugian selama Pandemi Covid-19
&amp;ldquo;Industri pangan adalah penyangga karena selain untuk konsumsi pangan juga bahan baku industri,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;ldquo;Karena manufaktur tidak bisa produksi dengan baik oleh karena itu semakin kuat pilihan yang paling tepat pangan yang harus dibangun,&amp;rdquo; imbuhnya.
Di sisi lain, ekpor pangan pun bisa bertahan di masa pandemi. Menurutnya, di dalam masa sulit seperti ini justru ekspor pangan yang bisa jalan, sementara ekspor lain sedikit macet.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pandemi covid-19 menekan seluruh sektor industri di tanah air. Namun, tidak untuk sektor pangan. Ternyata, sektor pangan masih tetap tumbuh di tengah masa pandemi covid-19.
Ketua Umum Masyarakat Perbenihan dan Pembibitan Indonesia (MPPI)Mohammad Jafar Hafsah mengatakan, peranan sektor pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) cukup besar. Kontribusinya bisa mencapai 12%.
Baca juga: Petani di Asia Rambah Pasar Digital untuk Jual Hasil Panen
&amp;ldquo;Tapi kalau bicara agribisnis pangan itu kontribusinya bisa 22% karena industri pangan yang paling memungkinkan berjalan dengan baik di masa corona,&amp;rdquo; kata dia dalam diskusi online, Kamis (11/6/2020).
Menurutnya, sektor pangan bisa menjadi penyangga ekonomi. Sebab selama masa pandemi sektor manufaktur mengalami tekanan berat. Hal ini terlihat dari Purchasing Manager&amp;rsquo;s Index (PMI) manufaktur Indonesia yang turun pada April 2020 hingga menyentuh angka 27,5. Penurunan PMI disebabkan karena pandemi Covid-19 mempengaruhi permintaan konsumsi domestik.
Baca juga: Petani Mawar Alami Kerugian selama Pandemi Covid-19
&amp;ldquo;Industri pangan adalah penyangga karena selain untuk konsumsi pangan juga bahan baku industri,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;ldquo;Karena manufaktur tidak bisa produksi dengan baik oleh karena itu semakin kuat pilihan yang paling tepat pangan yang harus dibangun,&amp;rdquo; imbuhnya.
Di sisi lain, ekpor pangan pun bisa bertahan di masa pandemi. Menurutnya, di dalam masa sulit seperti ini justru ekspor pangan yang bisa jalan, sementara ekspor lain sedikit macet.</content:encoded></item></channel></rss>
