<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>India Lockdown, Antam Sasar Pasar Eropa</title><description>PT Aneka Tambang Tbk (Persero) atau disingkat tengah mencari pasar ekspor baru ke Eropa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/12/320/2228715/india-lockdown-antam-sasar-pasar-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/12/320/2228715/india-lockdown-antam-sasar-pasar-eropa"/><item><title>India Lockdown, Antam Sasar Pasar Eropa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/12/320/2228715/india-lockdown-antam-sasar-pasar-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/12/320/2228715/india-lockdown-antam-sasar-pasar-eropa</guid><pubDate>Jum'at 12 Juni 2020 10:08 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/12/320/2228715/india-lockdown-antam-sasar-pasar-eropa-O8GFgNQZC8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emas (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/12/320/2228715/india-lockdown-antam-sasar-pasar-eropa-O8GFgNQZC8.jpg</image><title>Emas (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (Persero) tengah mencari pasar ekspor baru ke Eropa. Mengingat, penjualan komoditas ke India tergangfu akibat pandemi virus Corona.
Direktur Niaga Aprilandi Hidayat Setia mengatakan penjualan ke India memang mengalami gangguan. Sebab, selama pandemi virus Corona, India menerapkan kebijakan pembatasan wilayah atau lockdown.
Baca juga: Antam Tebar Dividen Rp67,8 Miliar, 35% dari Laba Bersih
Meskipun begitu, hal ini sudah diantisipasi dengan mengalihkan pasarnya ke China. Selain mengalihkan ke China, perusahaan juga mencoba jajaki lagi pasar Eropa.
&quot;Kita coba pagi kembali pasar Eropa dengan kondisi penetrasi pasar kembali. Kita lagi hubungi customer, cari logistik, dan buka kembali. Semoga masih on the track,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Kamis (11/6/2020).
Baca juga: Antam Racik Ulang Strategis Bisnis Akibat Corona
Selain itu, perseroan juga tengah fokus dalam menggarap atau memproduksi nikel menjadi feronikel. Langkah ini dilakukan untuk merespons kebijakan larangan ekspor bijih nikel.
Namun untuk pasar-pasar lama yang menjadi tujuan ekspor seperti China, Korea, dan Jepang tetap dipertahankan.Sebagai informasi, hingga kuartal I 2020, Antam telah melakukan  produksi feronikel sebanyak 6.315 ton nikel dalam feronikel dengan  penjualan sebanyak 6.379 ton. Sedangkan produksi nikelnya mencapai  628.8213 metrik ton.
Untuk produksi emas, hingga akhir Maret 2020 telah diproduksi  sebanyak 446 kilogram dengan penjualan mencapai 5.097 kilogram. Produksi  perak mencapai 3.750 kilogram dengan penjualan sebanyak 2.340 kilogram.
Sedangkan produksi bauksit sebanyak 330.384 metrik ton. Untuk penjualan di periode yang sama mencapai 128.386 metrik ton.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (Persero) tengah mencari pasar ekspor baru ke Eropa. Mengingat, penjualan komoditas ke India tergangfu akibat pandemi virus Corona.
Direktur Niaga Aprilandi Hidayat Setia mengatakan penjualan ke India memang mengalami gangguan. Sebab, selama pandemi virus Corona, India menerapkan kebijakan pembatasan wilayah atau lockdown.
Baca juga: Antam Tebar Dividen Rp67,8 Miliar, 35% dari Laba Bersih
Meskipun begitu, hal ini sudah diantisipasi dengan mengalihkan pasarnya ke China. Selain mengalihkan ke China, perusahaan juga mencoba jajaki lagi pasar Eropa.
&quot;Kita coba pagi kembali pasar Eropa dengan kondisi penetrasi pasar kembali. Kita lagi hubungi customer, cari logistik, dan buka kembali. Semoga masih on the track,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Kamis (11/6/2020).
Baca juga: Antam Racik Ulang Strategis Bisnis Akibat Corona
Selain itu, perseroan juga tengah fokus dalam menggarap atau memproduksi nikel menjadi feronikel. Langkah ini dilakukan untuk merespons kebijakan larangan ekspor bijih nikel.
Namun untuk pasar-pasar lama yang menjadi tujuan ekspor seperti China, Korea, dan Jepang tetap dipertahankan.Sebagai informasi, hingga kuartal I 2020, Antam telah melakukan  produksi feronikel sebanyak 6.315 ton nikel dalam feronikel dengan  penjualan sebanyak 6.379 ton. Sedangkan produksi nikelnya mencapai  628.8213 metrik ton.
Untuk produksi emas, hingga akhir Maret 2020 telah diproduksi  sebanyak 446 kilogram dengan penjualan mencapai 5.097 kilogram. Produksi  perak mencapai 3.750 kilogram dengan penjualan sebanyak 2.340 kilogram.
Sedangkan produksi bauksit sebanyak 330.384 metrik ton. Untuk penjualan di periode yang sama mencapai 128.386 metrik ton.</content:encoded></item></channel></rss>
