<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramalan Susi Pudjiastuti soal Penerbangan, Baru Pulih 50% di Tahun Depan</title><description>Industri penerbangan dalam 3 bulan terakhir mengalami kejatuhan. Hal ini dikarenakan adanya wabah virus Corona atau Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/12/320/2228991/ramalan-susi-pudjiastuti-soal-penerbangan-baru-pulih-50-di-tahun-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/12/320/2228991/ramalan-susi-pudjiastuti-soal-penerbangan-baru-pulih-50-di-tahun-depan"/><item><title>Ramalan Susi Pudjiastuti soal Penerbangan, Baru Pulih 50% di Tahun Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/12/320/2228991/ramalan-susi-pudjiastuti-soal-penerbangan-baru-pulih-50-di-tahun-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/12/320/2228991/ramalan-susi-pudjiastuti-soal-penerbangan-baru-pulih-50-di-tahun-depan</guid><pubDate>Jum'at 12 Juni 2020 16:19 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/12/320/2228991/ramalan-susi-pudjiastuti-soal-penerbangan-baru-pulih-50-di-tahun-depan-vcecWcH4El.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penerbangan (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/12/320/2228991/ramalan-susi-pudjiastuti-soal-penerbangan-baru-pulih-50-di-tahun-depan-vcecWcH4El.jpg</image><title>Penerbangan (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Industri penerbangan dalam 3 bulan terakhir mengalami kejatuhan. Hal ini dikarenakan adanya wabah virus Corona atau Covid-19.

Namun, pada era new normal yang akan dilakukan pemerintah, akan memberi pelonggaran pada industri penerbangan. Hal ini agar adanya pemulihan ekonomi khususnya sektor penerbangan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Curhat Susi Pudjiastuti: Kabar Saya Baik, Kalau Penerbangan Tidak Baik
Menanggapi hal tersebut, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, saat maskapai kembali terbang tetap saja kepercayaan masyarakat (confidence) akan lama pulih.

&quot;Kalau pun dibuka (penerbangan) saya perkirakan akan pulih 50% tahun depan,&quot; ujarnya dalam telekonferensi di BNPB, Jakarta, Jumat (12/6/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Susi Pudjiastuti Sedih 2 Bulan Susi Air Nol Penerbangan
Namun, lanjutnya, dampak ekonomi Covid-19 ini telah menyerang di awal tahun 2020. Dirinya mengaku bahwa perusahaan-perusahaan baru mulai menjalani keuangan di 2020.

&quot;Itu kan tahun baru kan baru dimulai, Februari masih jalan, Maret sudah tidak terbang,&quot; ujarnya.

Maka dari itu, dirinya pun mengatakan bagaimana cara setiap perusahaan dapat bertahan hingga masa pemulihan. Hal ini tergantung dari persiapan-persiapan yang ada.

&quot;Complicated itu yang harus diurai satu persatu, bagaiamana penularan tidak terjadi, yang sakit tidak menulari, yang sehat aman,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Industri penerbangan dalam 3 bulan terakhir mengalami kejatuhan. Hal ini dikarenakan adanya wabah virus Corona atau Covid-19.

Namun, pada era new normal yang akan dilakukan pemerintah, akan memberi pelonggaran pada industri penerbangan. Hal ini agar adanya pemulihan ekonomi khususnya sektor penerbangan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Curhat Susi Pudjiastuti: Kabar Saya Baik, Kalau Penerbangan Tidak Baik
Menanggapi hal tersebut, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, saat maskapai kembali terbang tetap saja kepercayaan masyarakat (confidence) akan lama pulih.

&quot;Kalau pun dibuka (penerbangan) saya perkirakan akan pulih 50% tahun depan,&quot; ujarnya dalam telekonferensi di BNPB, Jakarta, Jumat (12/6/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Susi Pudjiastuti Sedih 2 Bulan Susi Air Nol Penerbangan
Namun, lanjutnya, dampak ekonomi Covid-19 ini telah menyerang di awal tahun 2020. Dirinya mengaku bahwa perusahaan-perusahaan baru mulai menjalani keuangan di 2020.

&quot;Itu kan tahun baru kan baru dimulai, Februari masih jalan, Maret sudah tidak terbang,&quot; ujarnya.

Maka dari itu, dirinya pun mengatakan bagaimana cara setiap perusahaan dapat bertahan hingga masa pemulihan. Hal ini tergantung dari persiapan-persiapan yang ada.

&quot;Complicated itu yang harus diurai satu persatu, bagaiamana penularan tidak terjadi, yang sakit tidak menulari, yang sehat aman,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
