<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor Indonesia USD10,5 Miliar, Anjlok 28% pada Mei 2020</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Mei 2020 sebesar USD10,53 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/15/320/2230192/ekspor-indonesia-usd10-5-miliar-anjlok-28-pada-mei-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/15/320/2230192/ekspor-indonesia-usd10-5-miliar-anjlok-28-pada-mei-2020"/><item><title>Ekspor Indonesia USD10,5 Miliar, Anjlok 28% pada Mei 2020</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/15/320/2230192/ekspor-indonesia-usd10-5-miliar-anjlok-28-pada-mei-2020</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/15/320/2230192/ekspor-indonesia-usd10-5-miliar-anjlok-28-pada-mei-2020</guid><pubDate>Senin 15 Juni 2020 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/15/320/2230192/ekspor-indonesia-usd10-5-miliar-anjlok-28-pada-mei-2020-wT1j9Cxqzz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor Indonesia Anjlok (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/15/320/2230192/ekspor-indonesia-usd10-5-miliar-anjlok-28-pada-mei-2020-wT1j9Cxqzz.jpg</image><title>Ekspor Indonesia Anjlok (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Mei 2020 sebesar USD10,53 miliar. Realisasi ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya turun 28,95%.

Begitu pula bila dibandingkan dengan laju ekspor pada April 2020. Dengan realisasi bulan lalu yang terjadi penurunan sebesar 13,40%.

&quot;Apabila dibandingkan April 2020 turun 13,40%. Dengan nilai ekspor USD10,53 miliar kalau dibandingkan Mei 2020 kalau year on year maka turun lebih tajam 28,95%,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantor BPS, Senin (15/6/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Neraca Perdagangan Mei Surplus USD2,1 Miliar di Tengah Anjloknya Ekspor RI&amp;nbsp;
Menurut dia penurunan ekspor pada Mei disebabkan oleh turunnya ekspor migas dan nonmigas masing-masing 42,64% dan 27,81%. Di mana penurunan terjadi pada periode yang sama tahun lalu.

&quot;Jadi, apabila dilihat penyebabnya ekspor migas turun 42,64%, migasnya juga turun 27,81% khusus yang yoy,&quot; ungkap dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Neraca Dagang Mei 2020, Diprediksi Surplus USD697 Juta&amp;nbsp;
Dia menambahkan, jika dibandingkan dengan posisi Mei 2019, terjadi penurunan ekspor yang cukup tajam. Untuk ekspor migas turun menjadi USD0,65 miliar dari USD1,14 miliar.

&quot;Sementara ekspor non migas turun USD9,88 miliar dari USD13,69 miliar,&quot; jelas dia.</description><content:encoded>
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Mei 2020 sebesar USD10,53 miliar. Realisasi ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya turun 28,95%.

Begitu pula bila dibandingkan dengan laju ekspor pada April 2020. Dengan realisasi bulan lalu yang terjadi penurunan sebesar 13,40%.

&quot;Apabila dibandingkan April 2020 turun 13,40%. Dengan nilai ekspor USD10,53 miliar kalau dibandingkan Mei 2020 kalau year on year maka turun lebih tajam 28,95%,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantor BPS, Senin (15/6/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Neraca Perdagangan Mei Surplus USD2,1 Miliar di Tengah Anjloknya Ekspor RI&amp;nbsp;
Menurut dia penurunan ekspor pada Mei disebabkan oleh turunnya ekspor migas dan nonmigas masing-masing 42,64% dan 27,81%. Di mana penurunan terjadi pada periode yang sama tahun lalu.

&quot;Jadi, apabila dilihat penyebabnya ekspor migas turun 42,64%, migasnya juga turun 27,81% khusus yang yoy,&quot; ungkap dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Neraca Dagang Mei 2020, Diprediksi Surplus USD697 Juta&amp;nbsp;
Dia menambahkan, jika dibandingkan dengan posisi Mei 2019, terjadi penurunan ekspor yang cukup tajam. Untuk ekspor migas turun menjadi USD0,65 miliar dari USD1,14 miliar.

&quot;Sementara ekspor non migas turun USD9,88 miliar dari USD13,69 miliar,&quot; jelas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
