<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Minta Keringanan Kredit, Yang Dibantu Harus Punya Peluang Hidup</title><description>Hipmi meminta kepada perbankan untuk memberikan keringanan pembayaran cicilan kepada pengusaha.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/16/320/2231084/minta-keringanan-kredit-yang-dibantu-harus-punya-peluang-hidup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/16/320/2231084/minta-keringanan-kredit-yang-dibantu-harus-punya-peluang-hidup"/><item><title>Minta Keringanan Kredit, Yang Dibantu Harus Punya Peluang Hidup</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/16/320/2231084/minta-keringanan-kredit-yang-dibantu-harus-punya-peluang-hidup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/16/320/2231084/minta-keringanan-kredit-yang-dibantu-harus-punya-peluang-hidup</guid><pubDate>Selasa 16 Juni 2020 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/16/320/2231084/minta-keringanan-kredit-yang-dibantu-harus-punya-peluang-hidup-F760DxI95D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/16/320/2231084/minta-keringanan-kredit-yang-dibantu-harus-punya-peluang-hidup-F760DxI95D.jpg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta kepada perbankan untuk memberikan keringanan pembayaran cicilan kepada pengusaha. Mengingat para pengusaha mulai tergerus bisnisnya akibat pandemi virus corona.
Ketua Umum Hipmi Mardani H Maming mengatakan, para perbankan ini diminta untuk menyaring pengusaha yang mengajukan restrukturisasi kredit. Jangan sampai, pengusaha yang memiliki rekam jejak buruk justru mendapatkan keringanan kredit.
Baca Juga: Anggaran Rp34 Triliun, Petani-Nelayan Dapat Keringanan Bayar Cicilan Kredit
&quot;Tapi kawan-kawan Hipmi juga sebelum ada covid-19 sudah tidak bagus pengembalian kreditnya ini harus dicoret. Jangan sampai satu yang tidak baik membuat yang baik menjadi buruk semua,&quot; ujarnya dalam diskusi virtual, Selasa (16/6/2020).
Menurut Mardani, hal ini sangat penting untuk efisiensi bantuan yang diberikan pemerintah. Sebab diakuinya, pemerintah tidak bisa membantu seluruh sektor dengan anggaran yang ada.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jaga Pangan, Petani dan Nelayan Bakal Dapat Bansos Sembako hingga BLT
&quot;Tidak mungkin semua pemerintah membantu seluruhnya pasti yang dibantu yang diutamakan adalah yang betul betul jalan dan berpeluang hidup lagi,&quot; jelasnya.
Oleh karena itu, bantuan ini perlu dipilah-pilah dengan baik oleh pemerintah agar tepat sasaran. Sehingga, pemberian stimulus ini harusnya hanya diberikan kepada para perusahaan yang benar-benar terdampak.
&quot;Karena hanya pandemi ini saja dia harus melakukan restrukturisasi ulang khususnya kredit,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta kepada perbankan untuk memberikan keringanan pembayaran cicilan kepada pengusaha. Mengingat para pengusaha mulai tergerus bisnisnya akibat pandemi virus corona.
Ketua Umum Hipmi Mardani H Maming mengatakan, para perbankan ini diminta untuk menyaring pengusaha yang mengajukan restrukturisasi kredit. Jangan sampai, pengusaha yang memiliki rekam jejak buruk justru mendapatkan keringanan kredit.
Baca Juga: Anggaran Rp34 Triliun, Petani-Nelayan Dapat Keringanan Bayar Cicilan Kredit
&quot;Tapi kawan-kawan Hipmi juga sebelum ada covid-19 sudah tidak bagus pengembalian kreditnya ini harus dicoret. Jangan sampai satu yang tidak baik membuat yang baik menjadi buruk semua,&quot; ujarnya dalam diskusi virtual, Selasa (16/6/2020).
Menurut Mardani, hal ini sangat penting untuk efisiensi bantuan yang diberikan pemerintah. Sebab diakuinya, pemerintah tidak bisa membantu seluruh sektor dengan anggaran yang ada.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jaga Pangan, Petani dan Nelayan Bakal Dapat Bansos Sembako hingga BLT
&quot;Tidak mungkin semua pemerintah membantu seluruhnya pasti yang dibantu yang diutamakan adalah yang betul betul jalan dan berpeluang hidup lagi,&quot; jelasnya.
Oleh karena itu, bantuan ini perlu dipilah-pilah dengan baik oleh pemerintah agar tepat sasaran. Sehingga, pemberian stimulus ini harusnya hanya diberikan kepada para perusahaan yang benar-benar terdampak.
&quot;Karena hanya pandemi ini saja dia harus melakukan restrukturisasi ulang khususnya kredit,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
