<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: Covid-19 Memaksa Kita Go Digital   </title><description>Menteri BUMN Erick Thohir menyebut pandemi virus corona atau Covid-19 memaksa seluruh pimpinan perusahaan untuk melek digital.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/19/320/2232685/erick-thohir-covid-19-memaksa-kita-go-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/19/320/2232685/erick-thohir-covid-19-memaksa-kita-go-digital"/><item><title>Erick Thohir: Covid-19 Memaksa Kita Go Digital   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/19/320/2232685/erick-thohir-covid-19-memaksa-kita-go-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/19/320/2232685/erick-thohir-covid-19-memaksa-kita-go-digital</guid><pubDate>Jum'at 19 Juni 2020 08:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/19/320/2232685/erick-thohir-covid-19-memaksa-kita-go-digital-rGgnIlllsW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir (Foto: Dok BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/19/320/2232685/erick-thohir-covid-19-memaksa-kita-go-digital-rGgnIlllsW.jpg</image><title>Erick Thohir (Foto: Dok BUMN)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir menyebut pandemi virus corona atau Covid-19 memaksa seluruh pimpinan perusahaan untuk melek digital. Hal tersebut karena dalam berinteraksi akan memanfaatkan kecanggihan teknologi agar roda perekonomian terus berjalan.

&amp;ldquo;CEO perusahaan besar meyakini 75% (karena Covid-19) memaksa kita akan go digital. Hidup kita harus adaptif,&amp;rdquo; kata Erick dalam diskusi virtual, Kamis (18/6/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Bongkar Pasang Direksi BUMN, Erick Thohir: Saya Tak Takut Diancam&amp;nbsp;
Menurut dia, dengan memanfaatkan teknologi digital akan mengembalikan geliat perekonomian di Tanah Air yang kini sedang melesu akibat pandemi, sehingga, masyarakat harus memperhatikan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitasnya.

&amp;ldquo;Indonesia harus bikin perubahan, sistem antar logistik diubah, supaya murah dan dan kedua percepatan teknologi,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tegas! Erick Thohir: Direksi-Komisaris BUMN Tak Berubah Ya Dicopot&amp;nbsp;
Dia berharap pandemi ini tak membuat masyarakat terus meratapi nasib hingga tak berinovasi dalam meningkatkan kapasitas dirinya. Sebab, roda perekonomian harus terus berjalan, meski pandemi tetap melanda Indonesia.

&amp;ldquo;Market ini jangan dikasih orang terus. Karena ke depan sendiri yang namanya global traveling, global ekonomi hari ini semua balik ke titik bilateral,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir menyebut pandemi virus corona atau Covid-19 memaksa seluruh pimpinan perusahaan untuk melek digital. Hal tersebut karena dalam berinteraksi akan memanfaatkan kecanggihan teknologi agar roda perekonomian terus berjalan.

&amp;ldquo;CEO perusahaan besar meyakini 75% (karena Covid-19) memaksa kita akan go digital. Hidup kita harus adaptif,&amp;rdquo; kata Erick dalam diskusi virtual, Kamis (18/6/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Bongkar Pasang Direksi BUMN, Erick Thohir: Saya Tak Takut Diancam&amp;nbsp;
Menurut dia, dengan memanfaatkan teknologi digital akan mengembalikan geliat perekonomian di Tanah Air yang kini sedang melesu akibat pandemi, sehingga, masyarakat harus memperhatikan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitasnya.

&amp;ldquo;Indonesia harus bikin perubahan, sistem antar logistik diubah, supaya murah dan dan kedua percepatan teknologi,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tegas! Erick Thohir: Direksi-Komisaris BUMN Tak Berubah Ya Dicopot&amp;nbsp;
Dia berharap pandemi ini tak membuat masyarakat terus meratapi nasib hingga tak berinovasi dalam meningkatkan kapasitas dirinya. Sebab, roda perekonomian harus terus berjalan, meski pandemi tetap melanda Indonesia.

&amp;ldquo;Market ini jangan dikasih orang terus. Karena ke depan sendiri yang namanya global traveling, global ekonomi hari ini semua balik ke titik bilateral,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
