<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandiaga Uno Dicurhati, 47% UMKM Berhenti Total</title><description>Perlunya prioritas pemerintah untuk memberikan pertolongan kepada UMKM</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/19/320/2232921/sandiaga-uno-dicurhati-47-umkm-berhenti-total</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/19/320/2232921/sandiaga-uno-dicurhati-47-umkm-berhenti-total"/><item><title>Sandiaga Uno Dicurhati, 47% UMKM Berhenti Total</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/19/320/2232921/sandiaga-uno-dicurhati-47-umkm-berhenti-total</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/19/320/2232921/sandiaga-uno-dicurhati-47-umkm-berhenti-total</guid><pubDate>Jum'at 19 Juni 2020 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/19/320/2232921/sandiaga-uno-dicurhati-47-umkm-berhenti-total-h8doG3j5bo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Founder Oke Oce Sandiaga Uno. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/19/320/2232921/sandiaga-uno-dicurhati-47-umkm-berhenti-total-h8doG3j5bo.jpg</image><title>Founder Oke Oce Sandiaga Uno. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Founder Oke Oce Sandiaga Uno yang juga pelaku usaha mengungkapkan besarnya dampak pandemi virus corona. Bahkan dari data yang dimilikinya, sudah 47% Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tutup akibat Covid-19.
Padahal pada krisis 1998, UMKM menjadi pahlawan ekonomi. Namun pada krisis 2020, UMKM merupakan sektor yang terpuruk di awal.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kabar Baik, UMKM Bakal Diguyur Rp123,4 Triliun
&amp;ldquo;Survei gerakan Oke Oce, banyak curhatan penjualan menurun, modal sulit, kredit macet, bahkan 47% UMKM berhenti total. Ini dampaknya sangat berat. Perlu direvitalisasi,&amp;rdquo; ujar Sandi, dikutip dari keterangan tertulis Kemenkop UKM, Jumat (19/6/2020).
Untuk itu perlu prioritas dari pemerintah untuk memberikan pertolongan. Pihaknya juga berharap, UMKM bisa beradaptasi di era New Normal.
Baca Juga:&amp;nbsp;Angin Segar, Belanja Kementerian Rp700 Triliun Diprioritaskan untuk UMKM
Pemerintah pun siap membantu UMKM dengan menyiapkan beberapa strategi, di antaranya  mendorong 98% pelaku usaha mikro dan ultra mikro untuk masuk ke dalam kelompok miskin baru.
&amp;ldquo;Kami usulkan agar mereka masuk ke dalam kelompok miskin baru agar mendapatkan bantuan sosial. Program bansos diperluas,&amp;rdquo; kata Teten.Lalu penundaan cicilan dan bunganya hingga 6 bulan, karena sebagian besar UMKM mengalami masalah keuangan. Teten menjelaskan, pihaknya akan menyediakan pembiayaan dengan pajak yang disubsidi sehingga cashflow teratasi.
&amp;ldquo;Sebagian besar UMKM yang mengalami masalah keuangan cashflow, tidak sanggup membayar cicilan dan bunganya. Kita sediakan pembiayaan, agar mereka masuk dalam program restrukturisasi penundaan cicilan 6 bulan. Pajak disubsidi, diharapkan cashflow diatasi,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Founder Oke Oce Sandiaga Uno yang juga pelaku usaha mengungkapkan besarnya dampak pandemi virus corona. Bahkan dari data yang dimilikinya, sudah 47% Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tutup akibat Covid-19.
Padahal pada krisis 1998, UMKM menjadi pahlawan ekonomi. Namun pada krisis 2020, UMKM merupakan sektor yang terpuruk di awal.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kabar Baik, UMKM Bakal Diguyur Rp123,4 Triliun
&amp;ldquo;Survei gerakan Oke Oce, banyak curhatan penjualan menurun, modal sulit, kredit macet, bahkan 47% UMKM berhenti total. Ini dampaknya sangat berat. Perlu direvitalisasi,&amp;rdquo; ujar Sandi, dikutip dari keterangan tertulis Kemenkop UKM, Jumat (19/6/2020).
Untuk itu perlu prioritas dari pemerintah untuk memberikan pertolongan. Pihaknya juga berharap, UMKM bisa beradaptasi di era New Normal.
Baca Juga:&amp;nbsp;Angin Segar, Belanja Kementerian Rp700 Triliun Diprioritaskan untuk UMKM
Pemerintah pun siap membantu UMKM dengan menyiapkan beberapa strategi, di antaranya  mendorong 98% pelaku usaha mikro dan ultra mikro untuk masuk ke dalam kelompok miskin baru.
&amp;ldquo;Kami usulkan agar mereka masuk ke dalam kelompok miskin baru agar mendapatkan bantuan sosial. Program bansos diperluas,&amp;rdquo; kata Teten.Lalu penundaan cicilan dan bunganya hingga 6 bulan, karena sebagian besar UMKM mengalami masalah keuangan. Teten menjelaskan, pihaknya akan menyediakan pembiayaan dengan pajak yang disubsidi sehingga cashflow teratasi.
&amp;ldquo;Sebagian besar UMKM yang mengalami masalah keuangan cashflow, tidak sanggup membayar cicilan dan bunganya. Kita sediakan pembiayaan, agar mereka masuk dalam program restrukturisasi penundaan cicilan 6 bulan. Pajak disubsidi, diharapkan cashflow diatasi,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
