<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembukaan Tempat Wisata Diprioritaskan di Zona Hijau dan Kuning Covid-19</title><description>Pemerintah telah membuka beberapa tempat wisata di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/22/320/2234290/pembukaan-tempat-wisata-diprioritaskan-di-zona-hijau-dan-kuning-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/22/320/2234290/pembukaan-tempat-wisata-diprioritaskan-di-zona-hijau-dan-kuning-covid-19"/><item><title>Pembukaan Tempat Wisata Diprioritaskan di Zona Hijau dan Kuning Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/22/320/2234290/pembukaan-tempat-wisata-diprioritaskan-di-zona-hijau-dan-kuning-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/22/320/2234290/pembukaan-tempat-wisata-diprioritaskan-di-zona-hijau-dan-kuning-covid-19</guid><pubDate>Senin 22 Juni 2020 15:59 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/22/320/2234290/pembukaan-tempat-wisata-diprioritaskan-di-zona-hijau-dan-kuning-covid-19-jL9kTzSlGG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pariwisata (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/22/320/2234290/pembukaan-tempat-wisata-diprioritaskan-di-zona-hijau-dan-kuning-covid-19-jL9kTzSlGG.jpg</image><title>Pariwisata (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah telah membuka beberapa tempat wisata di Indonesia. Namun, akan lebih memprioritaskan pembukaan tempat wisata di daerah yang telah dinyatakan sebagai zona hijau dan kuning penyebaran Covid-19.

&quot;Tentunya ada syarat, yang akan dipriortiaskan di zona hijau dan kuning,&quot; kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Hari Santosa Sungkari dalam acara Market Review di IDX Channel, Senin (22/6/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ancol Kembali Buka, Tapi Kesehatan Tetap Diprioritaskan
Ia mengaku akan selalu berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hal tersebut untuk memetakan wilayah mana saja yang pertumbuhan kasus baru Covid-19 sudab melandai.

&quot;Kemenkes akan diajak kerjasama. Kami lakukan kordinasi dengan dinas setempat. Kita koordinasi untuk destinasi wisata yang menjalankan (protokol kesehatan) dengan baik,&quot; ujarnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Mau Jalan-Jalan ke Ancol, Simak Dulu Prosedurnya di Sini
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xMC81LzEyMTQxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Apabila ada suatu daerah yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan, kata dia, pihaknya akan merekomendasikan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di masing-masing daerah untuk menegurnya.

&quot;Nanti ketika dibuka, apabila melanggar bisa ditutup. Itu wewenang kepala daerah,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah telah membuka beberapa tempat wisata di Indonesia. Namun, akan lebih memprioritaskan pembukaan tempat wisata di daerah yang telah dinyatakan sebagai zona hijau dan kuning penyebaran Covid-19.

&quot;Tentunya ada syarat, yang akan dipriortiaskan di zona hijau dan kuning,&quot; kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Hari Santosa Sungkari dalam acara Market Review di IDX Channel, Senin (22/6/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ancol Kembali Buka, Tapi Kesehatan Tetap Diprioritaskan
Ia mengaku akan selalu berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hal tersebut untuk memetakan wilayah mana saja yang pertumbuhan kasus baru Covid-19 sudab melandai.

&quot;Kemenkes akan diajak kerjasama. Kami lakukan kordinasi dengan dinas setempat. Kita koordinasi untuk destinasi wisata yang menjalankan (protokol kesehatan) dengan baik,&quot; ujarnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Mau Jalan-Jalan ke Ancol, Simak Dulu Prosedurnya di Sini
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xMC81LzEyMTQxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Apabila ada suatu daerah yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan, kata dia, pihaknya akan merekomendasikan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di masing-masing daerah untuk menegurnya.

&quot;Nanti ketika dibuka, apabila melanggar bisa ditutup. Itu wewenang kepala daerah,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
