<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masa Pandemi Covid-19, Industri Furnitur Demak Ciptakan Piano Terbaik Dunia</title><description>Kementerian Perindustrian terus memantau aktivitas sektor industri di Tanah Air selama masa pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/22/320/2234463/masa-pandemi-covid-19-industri-furnitur-demak-ciptakan-piano-terbaik-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/22/320/2234463/masa-pandemi-covid-19-industri-furnitur-demak-ciptakan-piano-terbaik-dunia"/><item><title>Masa Pandemi Covid-19, Industri Furnitur Demak Ciptakan Piano Terbaik Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/22/320/2234463/masa-pandemi-covid-19-industri-furnitur-demak-ciptakan-piano-terbaik-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/22/320/2234463/masa-pandemi-covid-19-industri-furnitur-demak-ciptakan-piano-terbaik-dunia</guid><pubDate>Senin 22 Juni 2020 21:05 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/22/320/2234463/masa-pandemi-covid-19-industri-furnitur-demak-ciptakan-piano-terbaik-dunia-oBrmTkigu6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menperin Agus Gumiwang (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/22/320/2234463/masa-pandemi-covid-19-industri-furnitur-demak-ciptakan-piano-terbaik-dunia-oBrmTkigu6.jpg</image><title>Menperin Agus Gumiwang (Foto: Okezone.com)</title></images><description>DEMAK - Kementerian Perindustrian terus memantau aktivitas sektor industri di Tanah Air selama masa pandemi Covid-19. Selain menjaga keberlangsungan produktivitasnya, sektor manufaktur diharapkan tetap mengutamakan penerapan protokol kesehatan.
&quot;Jadi, ada dua prinsip yang kini perlu dipegang oleh perusahaan, yakni tetap produktif dan aman Covid-19,&quot; kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika meninjau langsung proses produksi dan penerapan protokol kesehatan di salah satu pabrik furnitur,  Demak, Jawa Tengah, Senin (22/6/2020).
Baca Juga: Industri Bisa Jadi Ujung Tombak Ekonomi RI, Begini Caranya
Pihaknya fokus mendorong sektor industri agar lebih berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Sebab, selama ini sektor manufaktur mampu memberikan sumbangsih cukup signifikan bagi perekonomian Indonesia.
Capaian industri manufaktur terlihat pada triwulan I tahun 2020. Sektor industri masih menjadi kontributor paling besar terhadap struktur PDB nasional hingga 19,98% meskipun di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19.
Baca Juga: 1,6 Miliar Pekerja Informal di Dunia Terdampak Covid-19
&quot;Kami telah memetakan sejumlah sektor yang perlu dipacu kinerjanya karena punya potensi sebagai motor penggerak ekonomi saat ini,&quot; ungkapnya.
Salah satu sektor tersebut adalah industri furnitur, lantaran berorientasi ekspor dan padat karya. &quot;Kami melihat, Saniharto telah menjadi kebanggaan bagi bangsa, dengan mampu menghasilkan produk-produk yang klasifikasinya high-end,&quot; ujar Agus.

Hal tersebut juga membuktikan bahwa kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri di Indonesia berkualitas.
Misalnya, yang ditunjukkan oleh para karyawan PT Saniharto Enggalhardjo dalam membuat alat musik grand piano dengan spesifikasi terbaik di dunia.
Saniharto ini adalah industri dalam negeri yang telah mendapat kepercayaan luar biasa dari klien internasional, bukan hanya level biasa saja, tapi dari kalangan ekonomi up scale.Dengan menghasilkan produk berkualitas tinggi ini, artinya anak  bangsa mampu memenuhi kebutuhan dan selera pasar global, paparnya.
Bahkan, di tengah masa pandemi Covid-19, pabrik yang memproduksi  furnitur ekspor untuk kebutuhan perhotelan, apartemen, perumahan mewah,  serta perkantoran itu masih menerima order baru yang cukup besar dari  jaringan perusahaan hotel di luar negeri. Sehingga, perusahaan tetap  beroperasi tanpa melakukan PHK maupun pemotongan gaji, dengan menerapkan  protokol kesehatan terhadap 2.000 pekerjanya.
Guna mencegah penyebaran Covid-19 di antara karyawan, PT Saniharto  Enggalhardjo memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat. Dimulai  dengan menerapkan antrean berjarak saat karyawan masuk perusahaan,  pengecekan suhu tubuh secara berkala, penyediaan bilik desinfektan, juga  penerapan jaga jarak saat bekerja.
Dia menyampaikan, salah satu tujuan peninjauan ke PT Saniharto adalah  melihat penerapan protokol kesehatan di perusahaan. Ini merupakan tugas  bagi Kemenperin yang selama ini menerbitkan Izin Operasional dan  Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) kepada perusahaan dan kawasan  industri.
&quot;Perusahaan ini sudah menjalankan protokol kesehatan dengan sangat  baik, dan tidak ada kasus. Ini sebuah hal yang sangat membanggakan,  sehingga saya dapat merekomendasikan kepada Bapak Presiden untuk hadir  di pabrik ini,&quot; tutur Agus.
Kemenperin mencatat, industri furnitur mampu memberikan kontribusi  signifikan bagi perekonomian nasional melalui capaian nilai ekspornya.  Sepanjang tahun 2018, nilai pengapalan produk furnitur nasional menembus  hingga USD1,69 miliar atau naik 4% dibanding perolehan tahun 2017.</description><content:encoded>DEMAK - Kementerian Perindustrian terus memantau aktivitas sektor industri di Tanah Air selama masa pandemi Covid-19. Selain menjaga keberlangsungan produktivitasnya, sektor manufaktur diharapkan tetap mengutamakan penerapan protokol kesehatan.
&quot;Jadi, ada dua prinsip yang kini perlu dipegang oleh perusahaan, yakni tetap produktif dan aman Covid-19,&quot; kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika meninjau langsung proses produksi dan penerapan protokol kesehatan di salah satu pabrik furnitur,  Demak, Jawa Tengah, Senin (22/6/2020).
Baca Juga: Industri Bisa Jadi Ujung Tombak Ekonomi RI, Begini Caranya
Pihaknya fokus mendorong sektor industri agar lebih berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Sebab, selama ini sektor manufaktur mampu memberikan sumbangsih cukup signifikan bagi perekonomian Indonesia.
Capaian industri manufaktur terlihat pada triwulan I tahun 2020. Sektor industri masih menjadi kontributor paling besar terhadap struktur PDB nasional hingga 19,98% meskipun di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19.
Baca Juga: 1,6 Miliar Pekerja Informal di Dunia Terdampak Covid-19
&quot;Kami telah memetakan sejumlah sektor yang perlu dipacu kinerjanya karena punya potensi sebagai motor penggerak ekonomi saat ini,&quot; ungkapnya.
Salah satu sektor tersebut adalah industri furnitur, lantaran berorientasi ekspor dan padat karya. &quot;Kami melihat, Saniharto telah menjadi kebanggaan bagi bangsa, dengan mampu menghasilkan produk-produk yang klasifikasinya high-end,&quot; ujar Agus.

Hal tersebut juga membuktikan bahwa kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri di Indonesia berkualitas.
Misalnya, yang ditunjukkan oleh para karyawan PT Saniharto Enggalhardjo dalam membuat alat musik grand piano dengan spesifikasi terbaik di dunia.
Saniharto ini adalah industri dalam negeri yang telah mendapat kepercayaan luar biasa dari klien internasional, bukan hanya level biasa saja, tapi dari kalangan ekonomi up scale.Dengan menghasilkan produk berkualitas tinggi ini, artinya anak  bangsa mampu memenuhi kebutuhan dan selera pasar global, paparnya.
Bahkan, di tengah masa pandemi Covid-19, pabrik yang memproduksi  furnitur ekspor untuk kebutuhan perhotelan, apartemen, perumahan mewah,  serta perkantoran itu masih menerima order baru yang cukup besar dari  jaringan perusahaan hotel di luar negeri. Sehingga, perusahaan tetap  beroperasi tanpa melakukan PHK maupun pemotongan gaji, dengan menerapkan  protokol kesehatan terhadap 2.000 pekerjanya.
Guna mencegah penyebaran Covid-19 di antara karyawan, PT Saniharto  Enggalhardjo memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat. Dimulai  dengan menerapkan antrean berjarak saat karyawan masuk perusahaan,  pengecekan suhu tubuh secara berkala, penyediaan bilik desinfektan, juga  penerapan jaga jarak saat bekerja.
Dia menyampaikan, salah satu tujuan peninjauan ke PT Saniharto adalah  melihat penerapan protokol kesehatan di perusahaan. Ini merupakan tugas  bagi Kemenperin yang selama ini menerbitkan Izin Operasional dan  Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) kepada perusahaan dan kawasan  industri.
&quot;Perusahaan ini sudah menjalankan protokol kesehatan dengan sangat  baik, dan tidak ada kasus. Ini sebuah hal yang sangat membanggakan,  sehingga saya dapat merekomendasikan kepada Bapak Presiden untuk hadir  di pabrik ini,&quot; tutur Agus.
Kemenperin mencatat, industri furnitur mampu memberikan kontribusi  signifikan bagi perekonomian nasional melalui capaian nilai ekspornya.  Sepanjang tahun 2018, nilai pengapalan produk furnitur nasional menembus  hingga USD1,69 miliar atau naik 4% dibanding perolehan tahun 2017.</content:encoded></item></channel></rss>
