<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertemuan Menko Luhut-Prabowo, Bahas Rare Earth untuk Pembuatan Senjata</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan memberikan penjelasan soal pertemuannya dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/23/320/2234719/pertemuan-menko-luhut-prabowo-bahas-rare-earth-untuk-pembuatan-senjata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/23/320/2234719/pertemuan-menko-luhut-prabowo-bahas-rare-earth-untuk-pembuatan-senjata"/><item><title>Pertemuan Menko Luhut-Prabowo, Bahas Rare Earth untuk Pembuatan Senjata</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/23/320/2234719/pertemuan-menko-luhut-prabowo-bahas-rare-earth-untuk-pembuatan-senjata</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/23/320/2234719/pertemuan-menko-luhut-prabowo-bahas-rare-earth-untuk-pembuatan-senjata</guid><pubDate>Selasa 23 Juni 2020 10:15 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/23/320/2234719/pertemuan-menko-luhut-prabowo-bahas-rare-earth-untuk-pembuatan-senjata-J166JDiUrc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut dan Prabowo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/23/320/2234719/pertemuan-menko-luhut-prabowo-bahas-rare-earth-untuk-pembuatan-senjata-J166JDiUrc.jpg</image><title>Menko Luhut dan Prabowo (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan penjelasan soal pertemuannya dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto pekan lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Prabowo Datangi Kantor Luhut Minta Wejangan&amp;nbsp;
Menurutnya, pertemuan dengan Menhan Prabowo membahas timah dan rare earth atau logam tanah jarang untuk pembuatan senjata.

&quot;Saya bicara dengan Menhan (Prabowo) bahas TIN (timah). TIN itu juga bisa kita ekstrak dari situ rare earth,&quot; ujar dia pada rapat dengan Badan Anggaran DPR, di Gedung DPR Senin (22/6/2020) kemarin.
Baca Juga:&amp;nbsp;Soal Kinerja Prabowo Sebagai Menhan, Luhut: Mantap Lah!&amp;nbsp;
Kemudian, lanjut dia hal penting apa yang menjadi sorotan keduanya saat melakukan pertemuan tersebut. Di mana keduanya merasa keberatan apabila harga logam itu masih ditentukan di Singapura.

&quot;Padahal keberadaannya cukup melimpah di kerak bumi Indonesia. Rare earth itu satu masalah dunia yang sangat penting untuk pembuatan senjata. Jadi kenapa harga rare earth mesti ditentukan di Singapura. Kenapa tidak di kita. Singapura  saja dia impor, kita relakan itu,&quot; ungkap dia.</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan penjelasan soal pertemuannya dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto pekan lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Prabowo Datangi Kantor Luhut Minta Wejangan&amp;nbsp;
Menurutnya, pertemuan dengan Menhan Prabowo membahas timah dan rare earth atau logam tanah jarang untuk pembuatan senjata.

&quot;Saya bicara dengan Menhan (Prabowo) bahas TIN (timah). TIN itu juga bisa kita ekstrak dari situ rare earth,&quot; ujar dia pada rapat dengan Badan Anggaran DPR, di Gedung DPR Senin (22/6/2020) kemarin.
Baca Juga:&amp;nbsp;Soal Kinerja Prabowo Sebagai Menhan, Luhut: Mantap Lah!&amp;nbsp;
Kemudian, lanjut dia hal penting apa yang menjadi sorotan keduanya saat melakukan pertemuan tersebut. Di mana keduanya merasa keberatan apabila harga logam itu masih ditentukan di Singapura.

&quot;Padahal keberadaannya cukup melimpah di kerak bumi Indonesia. Rare earth itu satu masalah dunia yang sangat penting untuk pembuatan senjata. Jadi kenapa harga rare earth mesti ditentukan di Singapura. Kenapa tidak di kita. Singapura  saja dia impor, kita relakan itu,&quot; ungkap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
