<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,5%, Asumsi Makro 2021 Mulai Dibahas Hari Ini</title><description>Pemerintah bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menggelar rapat kerja terkait asumsi dasar makro ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/24/320/2235493/pertumbuhan-ekonomi-dipatok-5-5-asumsi-makro-2021-mulai-dibahas-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/24/320/2235493/pertumbuhan-ekonomi-dipatok-5-5-asumsi-makro-2021-mulai-dibahas-hari-ini"/><item><title>Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,5%, Asumsi Makro 2021 Mulai Dibahas Hari Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/24/320/2235493/pertumbuhan-ekonomi-dipatok-5-5-asumsi-makro-2021-mulai-dibahas-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/24/320/2235493/pertumbuhan-ekonomi-dipatok-5-5-asumsi-makro-2021-mulai-dibahas-hari-ini</guid><pubDate>Rabu 24 Juni 2020 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/24/320/2235493/pertumbuhan-ekonomi-dipatok-5-5-asumsi-makro-2021-mulai-dibahas-hari-ini-dytIKJNklf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rapat Banggar (Foto: Okezone/Taufik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/24/320/2235493/pertumbuhan-ekonomi-dipatok-5-5-asumsi-makro-2021-mulai-dibahas-hari-ini-dytIKJNklf.jpg</image><title>Rapat Banggar (Foto: Okezone/Taufik)</title></images><description>
JAKARTA - Pemerintah bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menggelar rapat kerja terkait asumsi dasar makro ekonomi.

Sebelumnya pemerintah dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyepakati asumsi dasar makro ekonomi, target pembangunan dan indikator pembangunan tahun anggaran 2021.

Rapat kali ini dihadiri Kepala BKF Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menteri Basuki Beberkan Rencana Kerja 2021 dengan Modal Rp115,58 Triliun&amp;nbsp;
Pimpinan Rapat Banggar DPR RI, Said Abdullah menyebut pembahasan kali ini menjadi titik awal bagi pemerintah dan DPR menyusun APBN 2021.

&quot;Jadi, sesuai tatib (tata tertib) sudah kuorum, oleh karenanya rapat panja ini kami buka dan terbuka untuk umum,&quot; ujar dia di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Menurutnya pada rapat awal ini akan membahas mengenai kesepakatan pemerintah dengan Komisi XI DPR RI terkait asumsi dasar makro ekonomi.

&quot;Serta penyusunan jadwal rapat selanjutnya mengenai penerimaan negara baik perpajakan, hingga bukan pajak atau yang berasal dari migas,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Efek Corona, Sri Mulyani Desain Ulang Bansos dalam RAPBN 2021&amp;nbsp;
Berikut asumsi dasar tahun 2021 yang disepakati pemerintah dan Komisi XI DPR:

1. Asumsi Makro Ekonomi
&amp;nbsp;
-Pertumbuhan Ekonomi 4,5-5,5%
-Tingkat Inflasi 2,0-4,0% (3% plus minus 1%)

-Nilai Tukar Rupiah 13.700-14.900

-SBN 10 tahun 6,29-8,29%

2. Target Pembangunan

-Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 7,7-9.1%

-Tingkat Kemiskinan 9,2-9,7%

-Rasio Gini 0,377 - 0,379

3. Indikator Pembangunan

-Indeks Pembangunan Manusia 72,78 - 72, 95
-NTP dan NTN (nilai tukar petani dan nelayan) 102 - 104</description><content:encoded>
JAKARTA - Pemerintah bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menggelar rapat kerja terkait asumsi dasar makro ekonomi.

Sebelumnya pemerintah dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyepakati asumsi dasar makro ekonomi, target pembangunan dan indikator pembangunan tahun anggaran 2021.

Rapat kali ini dihadiri Kepala BKF Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menteri Basuki Beberkan Rencana Kerja 2021 dengan Modal Rp115,58 Triliun&amp;nbsp;
Pimpinan Rapat Banggar DPR RI, Said Abdullah menyebut pembahasan kali ini menjadi titik awal bagi pemerintah dan DPR menyusun APBN 2021.

&quot;Jadi, sesuai tatib (tata tertib) sudah kuorum, oleh karenanya rapat panja ini kami buka dan terbuka untuk umum,&quot; ujar dia di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Menurutnya pada rapat awal ini akan membahas mengenai kesepakatan pemerintah dengan Komisi XI DPR RI terkait asumsi dasar makro ekonomi.

&quot;Serta penyusunan jadwal rapat selanjutnya mengenai penerimaan negara baik perpajakan, hingga bukan pajak atau yang berasal dari migas,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Efek Corona, Sri Mulyani Desain Ulang Bansos dalam RAPBN 2021&amp;nbsp;
Berikut asumsi dasar tahun 2021 yang disepakati pemerintah dan Komisi XI DPR:

1. Asumsi Makro Ekonomi
&amp;nbsp;
-Pertumbuhan Ekonomi 4,5-5,5%
-Tingkat Inflasi 2,0-4,0% (3% plus minus 1%)

-Nilai Tukar Rupiah 13.700-14.900

-SBN 10 tahun 6,29-8,29%

2. Target Pembangunan

-Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 7,7-9.1%

-Tingkat Kemiskinan 9,2-9,7%

-Rasio Gini 0,377 - 0,379

3. Indikator Pembangunan

-Indeks Pembangunan Manusia 72,78 - 72, 95
-NTP dan NTN (nilai tukar petani dan nelayan) 102 - 104</content:encoded></item></channel></rss>
