<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Minta Pelatihan Program Kartu Prakerja Lebih Interaktif</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan beberapa masukan kepada pemerintah terkait program kartu prakerja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/27/320/2237347/kpk-minta-pelatihan-program-kartu-prakerja-lebih-interaktif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/27/320/2237347/kpk-minta-pelatihan-program-kartu-prakerja-lebih-interaktif"/><item><title>KPK Minta Pelatihan Program Kartu Prakerja Lebih Interaktif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/27/320/2237347/kpk-minta-pelatihan-program-kartu-prakerja-lebih-interaktif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/27/320/2237347/kpk-minta-pelatihan-program-kartu-prakerja-lebih-interaktif</guid><pubDate>Sabtu 27 Juni 2020 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/27/320/2237347/kpk-minta-pelatihan-program-kartu-prakerja-lebih-interaktif-ndChHb0oWj.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kartu Pra-Kerja (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/27/320/2237347/kpk-minta-pelatihan-program-kartu-prakerja-lebih-interaktif-ndChHb0oWj.jpeg</image><title>Kartu Pra-Kerja (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan beberapa masukan kepada pemerintah terkait program kartu prakerja. Sebab ada beberapa hal yang harus diperbaiki agar program kartu prakerja ini bisa berjalan dengan baik.
Direktur Litbang KPK Wawan Wardiana mengatakan, salah satu yang harus menjadi evaluasi adalah pada isi kontennya. Pemerintah atau manajemen pelaksana (PMO) kartu pra kerja ini harus interaktif.
Baca Juga: KPK Turun Tangan, Begini Kronologi Penghentian Kartu Prakerja
 
&quot;Kontennya (program pelatihan kartu pra kerja) harus interaktif,&quot; ujarnya dalam diskusi virtual, Sabtu (27/6/2020).
Menurut Wawan, konten yang interaktif membuat peserta akan lebih mudah mengorek informasi apa saja yang bisa didapatkan. Dibandingkan jika pelatihan hanya bersifat satu arah yang mana peserta hanya mendengarkan saja.
&quot;Ada beberapa yang interaktif tapi ada beberapa yang belum interaktif,&quot; ucapnya.
Baca Juga: Diminta Dihentikan oleh KPK, Kelanjutan Kartu Pra Kerja Tergantung Menko Airlangga
 
Selanjutnya adalah terkait isi kontennya, Wawan menyebut jika manajemen pelaksana harus mengevaluasi lagi. Khususnya untuk beberapa materi pelatihan yang sudah tersedia di Youtube.
&quot;Ada beberapa materi yang ada di YouTube. Yang gratis. Kalau persis itu dikeluarkan saja (lembaga pelatihannya),&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan beberapa masukan kepada pemerintah terkait program kartu prakerja. Sebab ada beberapa hal yang harus diperbaiki agar program kartu prakerja ini bisa berjalan dengan baik.
Direktur Litbang KPK Wawan Wardiana mengatakan, salah satu yang harus menjadi evaluasi adalah pada isi kontennya. Pemerintah atau manajemen pelaksana (PMO) kartu pra kerja ini harus interaktif.
Baca Juga: KPK Turun Tangan, Begini Kronologi Penghentian Kartu Prakerja
 
&quot;Kontennya (program pelatihan kartu pra kerja) harus interaktif,&quot; ujarnya dalam diskusi virtual, Sabtu (27/6/2020).
Menurut Wawan, konten yang interaktif membuat peserta akan lebih mudah mengorek informasi apa saja yang bisa didapatkan. Dibandingkan jika pelatihan hanya bersifat satu arah yang mana peserta hanya mendengarkan saja.
&quot;Ada beberapa yang interaktif tapi ada beberapa yang belum interaktif,&quot; ucapnya.
Baca Juga: Diminta Dihentikan oleh KPK, Kelanjutan Kartu Pra Kerja Tergantung Menko Airlangga
 
Selanjutnya adalah terkait isi kontennya, Wawan menyebut jika manajemen pelaksana harus mengevaluasi lagi. Khususnya untuk beberapa materi pelatihan yang sudah tersedia di Youtube.
&quot;Ada beberapa materi yang ada di YouTube. Yang gratis. Kalau persis itu dikeluarkan saja (lembaga pelatihannya),&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
