<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Ancam Reshuffle Lantaran Kesal Anggaran Belanja Belum Maksimal</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan rasa kecewanya terhadap kinerja para Menteri di kabinetnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/29/320/2237948/presiden-jokowi-ancam-reshuffle-lantaran-kesal-anggaran-belanja-belum-maksimal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/29/320/2237948/presiden-jokowi-ancam-reshuffle-lantaran-kesal-anggaran-belanja-belum-maksimal"/><item><title>Presiden Jokowi Ancam Reshuffle Lantaran Kesal Anggaran Belanja Belum Maksimal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/29/320/2237948/presiden-jokowi-ancam-reshuffle-lantaran-kesal-anggaran-belanja-belum-maksimal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/29/320/2237948/presiden-jokowi-ancam-reshuffle-lantaran-kesal-anggaran-belanja-belum-maksimal</guid><pubDate>Senin 29 Juni 2020 08:42 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/29/320/2237948/presiden-jokowi-ancam-reshuffle-lantaran-kesal-anggaran-belanja-belum-maksimal-VAgcWhWnBV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Youtube Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/29/320/2237948/presiden-jokowi-ancam-reshuffle-lantaran-kesal-anggaran-belanja-belum-maksimal-VAgcWhWnBV.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Youtube Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan rasa kecewanya terhadap kinerja para Menteri di kabinetnya. Salah satu yang membuat Jokowi kesal adalah penyerapan anggaran belanja masih minim.
&amp;ldquo;Saya harus ngomong apa adanya nggak ada progres yang signifikan. Itu nggak ada,&amp;rdquo; kata dia dilansir dari Youtube Sekretariat Presiden, Senin (29/6/2020).
Jokowi meminta kementerian mempercepat anggaran belanja yang masih minim. Bahkan dia menyinggung anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional bidang kesehatan yang sebesar Rp75 triliun baru terealisasi 1,53%.
Baca juga; Erick Thohir: Semoga Pak Jokowi Diberi Kesehatan dan Kekuatan Pimpin Indonesia
&amp;ldquo;Saya lihat masih banyak kita yang biasa saja saya jengkelnya di situ, ini apa enggak punya perasaan di situasi krisis ini, belanja di kementrian saya lihat laporan masih biasa saja,&amp;rdquo; beber Jokowi.
Jokowi kembali mengingatkan bahwa pemerintah harus berani mengambil kebijakan luar biasa baik secara politik, hingga langkah lainnya untuk menyematkan negara dari krisis akibat Covid-19.
&quot;Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah-langkah kepemrintahan akan saya buka. Langkah apapun yang extra ordinary akan saya lakukan. Untuk 267 juta rakyat kita. Untuk negara,&quot; ucapnya.
Baca juga: Beri Ucapan Ulang Tahun, Luhut Beberkan Karakter Jokowi yang Tak Pernah Berubah
Ia pun menyinggung reshuflle di Kabinet Indonesia Maju hingga membubarkan lembaga negara dalam mencegah krisis di Tanah Air.
&quot;Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Udah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat Perppu yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, suasana ini tidak, bapak ibu tidak merasakan itu, sudah,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan rasa kecewanya terhadap kinerja para Menteri di kabinetnya. Salah satu yang membuat Jokowi kesal adalah penyerapan anggaran belanja masih minim.
&amp;ldquo;Saya harus ngomong apa adanya nggak ada progres yang signifikan. Itu nggak ada,&amp;rdquo; kata dia dilansir dari Youtube Sekretariat Presiden, Senin (29/6/2020).
Jokowi meminta kementerian mempercepat anggaran belanja yang masih minim. Bahkan dia menyinggung anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional bidang kesehatan yang sebesar Rp75 triliun baru terealisasi 1,53%.
Baca juga; Erick Thohir: Semoga Pak Jokowi Diberi Kesehatan dan Kekuatan Pimpin Indonesia
&amp;ldquo;Saya lihat masih banyak kita yang biasa saja saya jengkelnya di situ, ini apa enggak punya perasaan di situasi krisis ini, belanja di kementrian saya lihat laporan masih biasa saja,&amp;rdquo; beber Jokowi.
Jokowi kembali mengingatkan bahwa pemerintah harus berani mengambil kebijakan luar biasa baik secara politik, hingga langkah lainnya untuk menyematkan negara dari krisis akibat Covid-19.
&quot;Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah-langkah kepemrintahan akan saya buka. Langkah apapun yang extra ordinary akan saya lakukan. Untuk 267 juta rakyat kita. Untuk negara,&quot; ucapnya.
Baca juga: Beri Ucapan Ulang Tahun, Luhut Beberkan Karakter Jokowi yang Tak Pernah Berubah
Ia pun menyinggung reshuflle di Kabinet Indonesia Maju hingga membubarkan lembaga negara dalam mencegah krisis di Tanah Air.
&quot;Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Udah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat Perppu yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, suasana ini tidak, bapak ibu tidak merasakan itu, sudah,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
