<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bandingkan Ekonomi RI dengan Negara Lain, Jokowi: Apakah Sudah Resesi?</title><description>Ekonomi Indonesia pada 2020 diprediksi akan mengalami kontraksi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/30/20/2238728/bandingkan-ekonomi-ri-dengan-negara-lain-jokowi-apakah-sudah-resesi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/30/20/2238728/bandingkan-ekonomi-ri-dengan-negara-lain-jokowi-apakah-sudah-resesi"/><item><title>Bandingkan Ekonomi RI dengan Negara Lain, Jokowi: Apakah Sudah Resesi?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/30/20/2238728/bandingkan-ekonomi-ri-dengan-negara-lain-jokowi-apakah-sudah-resesi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/30/20/2238728/bandingkan-ekonomi-ri-dengan-negara-lain-jokowi-apakah-sudah-resesi</guid><pubDate>Selasa 30 Juni 2020 12:40 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/30/20/2238728/bandingkan-ekonomi-ri-dengan-negara-lain-jokowi-apakah-sudah-resesi-sFaRrdMYT5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/30/20/2238728/bandingkan-ekonomi-ri-dengan-negara-lain-jokowi-apakah-sudah-resesi-sFaRrdMYT5.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Ekonomi Indonesia pada 2020 diprediksi akan mengalami kontraksi. Pasalnya, ekonomi Indonesia di 2020 akan terkontraksi minus 0,3% hingga 2,4%.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun membandingkan dengan perekonomian global dan negara-negara lainnya. Menurutnya, semua negara mengalami tekanan pada perekonomian.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Intip Skema Bagi-Bagi Beban Sri Mulyani dan Bos BI
&quot;Kontraksi ekonomi terakhir yang saya terima misalnya dunia diperkirakan di tahun 2020 akan terkontraksi minus 6% sampai minus 7,6%,&quot; ujarnya, Jakarta, Selas (30/6/2020).

Dirinya pun mempertanyakan apakah ekonomi dunia sudah masuk ke dalam resesi atau belum. Bahkan, beberapa negara pun diprediksi pertumbuhannya mengalami minus.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Strategi Pemulihan Ekonomi Harus Perhatikan Risiko Covid-19
&quot;Bahkan saya sampaikan tahun ini Singapura diprediksi minus 6,8%, Malaysia minus 8%, Amerika minus 9,7%, inggris minus 5,4%, Jerman minus 11,2%, Prancis minus 17,2%, Jepang minus 8,3%,&quot; ujarnya.

Oleh sebab itu, dirinya mengingatkan harus mengelola secara hati-hati dengan manajemen krisis yang baik. Ini agar urusan kesehatan dan ekonomi ini bisa berjalan beriringan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: KTT Asean Virtual, Presiden Jokowi Tekankan Kerja Sama Pemulihan Ekonomi
&quot;Jangan sampai melonggarkan tanpa sebuah kendali rem sehingga mungkin ekonominya bagus tapi Covidnya juga naik. bukan itu yang kita inginkan. Covidnya terkendali tapi ekonominya juga tidak mengganggu kesejahteraan masyarakat,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekonomi Indonesia pada 2020 diprediksi akan mengalami kontraksi. Pasalnya, ekonomi Indonesia di 2020 akan terkontraksi minus 0,3% hingga 2,4%.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun membandingkan dengan perekonomian global dan negara-negara lainnya. Menurutnya, semua negara mengalami tekanan pada perekonomian.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Intip Skema Bagi-Bagi Beban Sri Mulyani dan Bos BI
&quot;Kontraksi ekonomi terakhir yang saya terima misalnya dunia diperkirakan di tahun 2020 akan terkontraksi minus 6% sampai minus 7,6%,&quot; ujarnya, Jakarta, Selas (30/6/2020).

Dirinya pun mempertanyakan apakah ekonomi dunia sudah masuk ke dalam resesi atau belum. Bahkan, beberapa negara pun diprediksi pertumbuhannya mengalami minus.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Strategi Pemulihan Ekonomi Harus Perhatikan Risiko Covid-19
&quot;Bahkan saya sampaikan tahun ini Singapura diprediksi minus 6,8%, Malaysia minus 8%, Amerika minus 9,7%, inggris minus 5,4%, Jerman minus 11,2%, Prancis minus 17,2%, Jepang minus 8,3%,&quot; ujarnya.

Oleh sebab itu, dirinya mengingatkan harus mengelola secara hati-hati dengan manajemen krisis yang baik. Ini agar urusan kesehatan dan ekonomi ini bisa berjalan beriringan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: KTT Asean Virtual, Presiden Jokowi Tekankan Kerja Sama Pemulihan Ekonomi
&quot;Jangan sampai melonggarkan tanpa sebuah kendali rem sehingga mungkin ekonominya bagus tapi Covidnya juga naik. bukan itu yang kita inginkan. Covidnya terkendali tapi ekonominya juga tidak mengganggu kesejahteraan masyarakat,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
