<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pencairan Anggaran Covid-19 Masih Macet, Jokowi: Saya Tegur Menterinya!</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar anggaran untuk penanganan virus Corona atau Covid-19 segera dikeluarkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/30/20/2238750/pencairan-anggaran-covid-19-masih-macet-jokowi-saya-tegur-menterinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/30/20/2238750/pencairan-anggaran-covid-19-masih-macet-jokowi-saya-tegur-menterinya"/><item><title>Pencairan Anggaran Covid-19 Masih Macet, Jokowi: Saya Tegur Menterinya!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/30/20/2238750/pencairan-anggaran-covid-19-masih-macet-jokowi-saya-tegur-menterinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/30/20/2238750/pencairan-anggaran-covid-19-masih-macet-jokowi-saya-tegur-menterinya</guid><pubDate>Selasa 30 Juni 2020 13:04 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/30/20/2238750/pencairan-anggaran-covid-19-masih-macet-jokowi-saya-tegur-menterinya-2NJhlgXtuy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/30/20/2238750/pencairan-anggaran-covid-19-masih-macet-jokowi-saya-tegur-menterinya-2NJhlgXtuy.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar anggaran untuk penanganan virus Corona atau Covid-19 segera dikeluarkan. Hal tersebut diperuntukan bagi pemerintah pusat hingga daerah.

Dirinya pun saat ini bekerja ekstra untuk memantau anggaran-anggaran yang telah dikeluarkan untuk setiap kementerian dan lembaga. Bahkan, di setiap pemerintah daerah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bandingkan Ekonomi RI dengan Negara Lain, Jokowi: Apakah Sudah Resesi?
&quot;Di seluruh kementerian dan lembaga juga agar mengeluarkan belanja-belanja yang ada dan saya pantau setiap hari,&quot; ujarnya pada kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Jakarta, Selasa (30/6/2020.

Dirinya mengatakan terus mendapatkan informasi mengenai besaran yang telah dikeluarkan oleh setiap kementerian lembaga. Bahkan, dirinya tak segan-segan menegor bila masih terlalu kecil.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Siapa yang Menjadi Penyelamat Ekonomi di Tengah Corona?
&quot;Kalau masih rendah saya telepon langsung, tegor Langsung menterinya atau kepala lembaganya,&quot; ujarnya.

Hal tersebut dilakukannya agar uang yang beredar di masyarakat tidak menjadi kering. Bahkan cenderung harus terus dibelanjakan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Strategi Pemulihan Ekonomi Harus Perhatikan Risiko Covid-19
&quot;Itu kita dorong agar peredaran uang yang ada di masyarakat semakin banyak,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar anggaran untuk penanganan virus Corona atau Covid-19 segera dikeluarkan. Hal tersebut diperuntukan bagi pemerintah pusat hingga daerah.

Dirinya pun saat ini bekerja ekstra untuk memantau anggaran-anggaran yang telah dikeluarkan untuk setiap kementerian dan lembaga. Bahkan, di setiap pemerintah daerah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bandingkan Ekonomi RI dengan Negara Lain, Jokowi: Apakah Sudah Resesi?
&quot;Di seluruh kementerian dan lembaga juga agar mengeluarkan belanja-belanja yang ada dan saya pantau setiap hari,&quot; ujarnya pada kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Jakarta, Selasa (30/6/2020.

Dirinya mengatakan terus mendapatkan informasi mengenai besaran yang telah dikeluarkan oleh setiap kementerian lembaga. Bahkan, dirinya tak segan-segan menegor bila masih terlalu kecil.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Siapa yang Menjadi Penyelamat Ekonomi di Tengah Corona?
&quot;Kalau masih rendah saya telepon langsung, tegor Langsung menterinya atau kepala lembaganya,&quot; ujarnya.

Hal tersebut dilakukannya agar uang yang beredar di masyarakat tidak menjadi kering. Bahkan cenderung harus terus dibelanjakan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Strategi Pemulihan Ekonomi Harus Perhatikan Risiko Covid-19
&quot;Itu kita dorong agar peredaran uang yang ada di masyarakat semakin banyak,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
