<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Beberkan Daftar Produk yang Tumbuh dan Pulih di Tengah Covid-19</title><description>Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi produk-produk Indonesia bisa tumbuh di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/30/320/2239038/mendag-beberkan-daftar-produk-yang-tumbuh-dan-pulih-di-tengah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/06/30/320/2239038/mendag-beberkan-daftar-produk-yang-tumbuh-dan-pulih-di-tengah-covid-19"/><item><title>Mendag Beberkan Daftar Produk yang Tumbuh dan Pulih di Tengah Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/06/30/320/2239038/mendag-beberkan-daftar-produk-yang-tumbuh-dan-pulih-di-tengah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/06/30/320/2239038/mendag-beberkan-daftar-produk-yang-tumbuh-dan-pulih-di-tengah-covid-19</guid><pubDate>Selasa 30 Juni 2020 19:10 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/30/320/2239038/mendag-beberkan-daftar-produk-yang-tumbuh-dan-pulih-di-tengah-covid-19-FNT74FFwQk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/30/320/2239038/mendag-beberkan-daftar-produk-yang-tumbuh-dan-pulih-di-tengah-covid-19-FNT74FFwQk.jpg</image><title>Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi produk-produk Indonesia bisa tumbuh di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19. Ada beberapa produk yang sudah tumbuh positif hingga saat ini.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan, produk yang tumbuh positif ketika pandemi Covid-19 ini, seperti makanan dan minuman olahan. Lalu alat-alat kesehatan, produk pertanian, produk perikanan dan produk agroindustri.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Disambut Harry Tanoe, Mendag Agus Kunjungi MNC Group
&quot;Kemudian, untuk produk yang kembali pulih pasca pandemi ini, ada otomotif, tekstil, produk tekstil, alas kaki, elektronik serta baja,&quot; ujar dia di Gedung INews Tower Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Dia juga menjelaskan ada produk baru yang muncul pada pandemi ini akan. Misalnya produk farmasi dan produk-produk ekspor baru yang merupakan hasil relokasi industri dari beberapa negara ke Indonesia.

&quot;Kami juga sudah mempersiapkan langkah-langkah startegis untuk meningkatkan ekspor nasional. Misalnya memaksimalkan keberadaan perwakilan perdagangan di luar negeri untuk tetap mengawal berjalannya ekspor ke negeri akreditasi,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bangkit dari Covid-19, Hary Tanoesoedibjo: Buka Aktivitas Ekonomi dan Terapkan Pendekatan Moneter
Lalu, Kemendag juga melakukan penguatan daya saing UKM melalui pendampingan dan konsultasi desain bantuan sertifikasi, rebranding dan pendampingan eksportir baru.

&quot;Mendorong pemberian fasilitasi para pelaku ekspor khususnya UKM ekspor untuk ikut serta dalam beberapa kegiatan promosi secara virtual,&quot; jelas dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ke MNC &amp;amp; Bertemu HT, Ketua Satgas Omnibus Law Rosan Roeslani Genjot Sosialisasi &amp;amp; Serap Aspirasi
Dia menambahkan, penjajakan peluang bisnis maupun one on one meeting antara eksportir dengan buyer di luar negeri secara virtual.

&quot;Mendorong pelaku usaha ekspor segera mamanfaatkan akses pasar ke negera FTA. Dan memberikan stimulus pembiayaan untuk meningkatkan ekspor dan perdagangan dengan membantu pelaku ekspor yang berdampak Covid-19,&quot; tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi produk-produk Indonesia bisa tumbuh di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19. Ada beberapa produk yang sudah tumbuh positif hingga saat ini.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan, produk yang tumbuh positif ketika pandemi Covid-19 ini, seperti makanan dan minuman olahan. Lalu alat-alat kesehatan, produk pertanian, produk perikanan dan produk agroindustri.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Disambut Harry Tanoe, Mendag Agus Kunjungi MNC Group
&quot;Kemudian, untuk produk yang kembali pulih pasca pandemi ini, ada otomotif, tekstil, produk tekstil, alas kaki, elektronik serta baja,&quot; ujar dia di Gedung INews Tower Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Dia juga menjelaskan ada produk baru yang muncul pada pandemi ini akan. Misalnya produk farmasi dan produk-produk ekspor baru yang merupakan hasil relokasi industri dari beberapa negara ke Indonesia.

&quot;Kami juga sudah mempersiapkan langkah-langkah startegis untuk meningkatkan ekspor nasional. Misalnya memaksimalkan keberadaan perwakilan perdagangan di luar negeri untuk tetap mengawal berjalannya ekspor ke negeri akreditasi,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bangkit dari Covid-19, Hary Tanoesoedibjo: Buka Aktivitas Ekonomi dan Terapkan Pendekatan Moneter
Lalu, Kemendag juga melakukan penguatan daya saing UKM melalui pendampingan dan konsultasi desain bantuan sertifikasi, rebranding dan pendampingan eksportir baru.

&quot;Mendorong pemberian fasilitasi para pelaku ekspor khususnya UKM ekspor untuk ikut serta dalam beberapa kegiatan promosi secara virtual,&quot; jelas dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ke MNC &amp;amp; Bertemu HT, Ketua Satgas Omnibus Law Rosan Roeslani Genjot Sosialisasi &amp;amp; Serap Aspirasi
Dia menambahkan, penjajakan peluang bisnis maupun one on one meeting antara eksportir dengan buyer di luar negeri secara virtual.

&quot;Mendorong pelaku usaha ekspor segera mamanfaatkan akses pasar ke negera FTA. Dan memberikan stimulus pembiayaan untuk meningkatkan ekspor dan perdagangan dengan membantu pelaku ekspor yang berdampak Covid-19,&quot; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
