<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   4,2 Juta Pelaku Usaha IKM 'Sakit-sakitan' Imbas Covid-19</title><description>4,2 juta pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) di Indonesia terkena dampak dari serangan virus corona atau Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/01/320/2239544/4-2-juta-pelaku-usaha-ikm-sakit-sakitan-imbas-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/01/320/2239544/4-2-juta-pelaku-usaha-ikm-sakit-sakitan-imbas-covid-19"/><item><title>   4,2 Juta Pelaku Usaha IKM 'Sakit-sakitan' Imbas Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/01/320/2239544/4-2-juta-pelaku-usaha-ikm-sakit-sakitan-imbas-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/01/320/2239544/4-2-juta-pelaku-usaha-ikm-sakit-sakitan-imbas-covid-19</guid><pubDate>Rabu 01 Juli 2020 16:10 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/01/320/2239544/4-2-juta-pelaku-usaha-ikm-sakit-sakitan-imbas-covid-19-BtYYD7sX7N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/01/320/2239544/4-2-juta-pelaku-usaha-ikm-sakit-sakitan-imbas-covid-19-BtYYD7sX7N.jpg</image><title>Virus Corona (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut sebanyak 4,2 juta pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) di Indonesia terkena dampak dari serangan virus corona atau Covid-19. Dari total itu, terhitung 4,2 juta IKM tersebut mampu menyerap 94,3 juta tenaga kerja.

&amp;ldquo;Berdasarkan data BPS jumlahnya sangat signifikan (yang terkena dampak) sebesar 4,2 juta IKM atau 99% dari jumlah industri yang ada di Indonesia dengan jumlah penyerapan tenaga kerja yang cukup tinggi yaitu 94,3 juta tenaga kerja,&amp;rdquo; kata Agus dalam diskusi virtual, Rabu (1/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Bangga Buatan Indonesia, Menko Luhut: Jadikan IKM Tuan Rumah di Negeri Sendiri&amp;nbsp;
Dia mengatakan, di tengah-tengah krisis yang tengah melanda ini dibutuhkan sebuah inovasi dari setiap pelaku usaha agar tetap mampu bertahan dari lesunya perekonomian.

&amp;ldquo;Semua tahun industri dituntut untuk lakukan inovasi-inovasi terutama dalam rangka untuk memenuhi dalam negeri,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Luhut Minta Pejabat Beli Produk Lokal untuk Kebutuhan Pribadi&amp;nbsp;
Dia mengaku akan terus mengkampanyekan pembelian produk dalam negeri kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dengan begitu, diharapkan perkekonomian Tanah Air dapat kembali melonjak.

&amp;ldquo;Terkait dengan pelaksanaan kampanye ini, ada beberapa hal yang kami laporkan, ini adalah bangga buatan Indonesia yang pelaku usaha dengan mendorong buatan Indonesia,&amp;rdquo; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut sebanyak 4,2 juta pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) di Indonesia terkena dampak dari serangan virus corona atau Covid-19. Dari total itu, terhitung 4,2 juta IKM tersebut mampu menyerap 94,3 juta tenaga kerja.

&amp;ldquo;Berdasarkan data BPS jumlahnya sangat signifikan (yang terkena dampak) sebesar 4,2 juta IKM atau 99% dari jumlah industri yang ada di Indonesia dengan jumlah penyerapan tenaga kerja yang cukup tinggi yaitu 94,3 juta tenaga kerja,&amp;rdquo; kata Agus dalam diskusi virtual, Rabu (1/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Bangga Buatan Indonesia, Menko Luhut: Jadikan IKM Tuan Rumah di Negeri Sendiri&amp;nbsp;
Dia mengatakan, di tengah-tengah krisis yang tengah melanda ini dibutuhkan sebuah inovasi dari setiap pelaku usaha agar tetap mampu bertahan dari lesunya perekonomian.

&amp;ldquo;Semua tahun industri dituntut untuk lakukan inovasi-inovasi terutama dalam rangka untuk memenuhi dalam negeri,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Luhut Minta Pejabat Beli Produk Lokal untuk Kebutuhan Pribadi&amp;nbsp;
Dia mengaku akan terus mengkampanyekan pembelian produk dalam negeri kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dengan begitu, diharapkan perkekonomian Tanah Air dapat kembali melonjak.

&amp;ldquo;Terkait dengan pelaksanaan kampanye ini, ada beberapa hal yang kami laporkan, ini adalah bangga buatan Indonesia yang pelaku usaha dengan mendorong buatan Indonesia,&amp;rdquo; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
