<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Hanya 163.600 Orang pada Mei 2020</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) pada Mei 2020 hanya 163.600 orang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/01/320/2239647/kunjungan-turis-asing-ke-indonesia-hanya-163-600-orang-pada-mei-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/01/320/2239647/kunjungan-turis-asing-ke-indonesia-hanya-163-600-orang-pada-mei-2020"/><item><title>   Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Hanya 163.600 Orang pada Mei 2020</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/01/320/2239647/kunjungan-turis-asing-ke-indonesia-hanya-163-600-orang-pada-mei-2020</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/01/320/2239647/kunjungan-turis-asing-ke-indonesia-hanya-163-600-orang-pada-mei-2020</guid><pubDate>Rabu 01 Juli 2020 18:22 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/01/320/2239647/kunjungan-turis-asing-ke-indonesia-hanya-163-600-orang-pada-mei-2020-lOvGtCBRXC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kunjungan Turis Asing (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/01/320/2239647/kunjungan-turis-asing-ke-indonesia-hanya-163-600-orang-pada-mei-2020-lOvGtCBRXC.jpg</image><title>Kunjungan Turis Asing (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) pada Mei 2020 hanya 163.600 orang. Angka ini mengalami sedikit kenaikan 3,10% dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, dibandingkan periode yang sama tahun lalu justru mengalami penurunan 86,90%. Pada Mei 2019 lalu, ada 1,24 juta wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pelanggan Bisnis dan Industri Kecil Dapat Listrik Gratis hingga Oktober 2020&amp;nbsp;
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, mulai terjadi peningkatan di beberapa tempat saja. Namun justru mayoritas, jumlah wisman masih lebih rendah di beberapa pintu masuk.

&quot;Kenaikan terjadi di beberapa tempat tapi penurunan tinggi terjadi hampir di semua pintu masuk,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Rabu (1/7/2020)

Kecuk menambahkan, dari jumlah kunjungan wisman tersebut yang menggunakan transportasi darat tercatat sebanyak 114,7 ribu orang atau 70,1%. Sementara untuk sektor laut tercatat 48,4 ribu orang atau sebesar 29,6%.

&quot;Angkutan udara hampir mendekati nol sebesar 0,3%,&quot; imbuh dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Luhut Minta Pejabat Beli Produk Lokal untuk Kebutuhan Pribadi&amp;nbsp;
Sementara itu, menurut kebangsaan jumlah wisman pada Mei 2020 berasal dari Timor Leste sebesar 49,8%. Posisi kedua diikuti oleh Malaysia sebanyak 40,6% dan China 1,2%.

&quot;Kalau kita bandingkan tahun lalu hampir negara kebangsaaan terjadi penurunan tajam. Kuwait, Yaman hampir 100%. Secara mtm masih ada beberapa wisman yang datang ke Indonesia dari Afrika Selatan meski kecil kemudian Belanda dan Kanada meski sisi absolut belum besar,&quot; kata Kecuk

Kecuk berharap agar sektor pariwisata bisa segera rebound sesegera mungkin. Mengingat, sektor pariwisata menjadi sektor yang penting bagi perekonomian negara.

&quot;Kita harapkan ke depan recovery dari sektor pariwisata bisa berjalan mulus,&quot; kata Kecuk.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) pada Mei 2020 hanya 163.600 orang. Angka ini mengalami sedikit kenaikan 3,10% dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, dibandingkan periode yang sama tahun lalu justru mengalami penurunan 86,90%. Pada Mei 2019 lalu, ada 1,24 juta wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pelanggan Bisnis dan Industri Kecil Dapat Listrik Gratis hingga Oktober 2020&amp;nbsp;
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, mulai terjadi peningkatan di beberapa tempat saja. Namun justru mayoritas, jumlah wisman masih lebih rendah di beberapa pintu masuk.

&quot;Kenaikan terjadi di beberapa tempat tapi penurunan tinggi terjadi hampir di semua pintu masuk,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Rabu (1/7/2020)

Kecuk menambahkan, dari jumlah kunjungan wisman tersebut yang menggunakan transportasi darat tercatat sebanyak 114,7 ribu orang atau 70,1%. Sementara untuk sektor laut tercatat 48,4 ribu orang atau sebesar 29,6%.

&quot;Angkutan udara hampir mendekati nol sebesar 0,3%,&quot; imbuh dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Luhut Minta Pejabat Beli Produk Lokal untuk Kebutuhan Pribadi&amp;nbsp;
Sementara itu, menurut kebangsaan jumlah wisman pada Mei 2020 berasal dari Timor Leste sebesar 49,8%. Posisi kedua diikuti oleh Malaysia sebanyak 40,6% dan China 1,2%.

&quot;Kalau kita bandingkan tahun lalu hampir negara kebangsaaan terjadi penurunan tajam. Kuwait, Yaman hampir 100%. Secara mtm masih ada beberapa wisman yang datang ke Indonesia dari Afrika Selatan meski kecil kemudian Belanda dan Kanada meski sisi absolut belum besar,&quot; kata Kecuk

Kecuk berharap agar sektor pariwisata bisa segera rebound sesegera mungkin. Mengingat, sektor pariwisata menjadi sektor yang penting bagi perekonomian negara.

&quot;Kita harapkan ke depan recovery dari sektor pariwisata bisa berjalan mulus,&quot; kata Kecuk.</content:encoded></item></channel></rss>
