<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jamur Enoki Selain dari Korsel Aman untuk Dikonsumsi</title><description>Agung Hendriadi mengatakan jamur enoki selain dari produksi dari Korea Selatan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/02/320/2240016/jamur-enoki-selain-dari-korsel-aman-untuk-dikonsumsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/02/320/2240016/jamur-enoki-selain-dari-korsel-aman-untuk-dikonsumsi"/><item><title>Jamur Enoki Selain dari Korsel Aman untuk Dikonsumsi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/02/320/2240016/jamur-enoki-selain-dari-korsel-aman-untuk-dikonsumsi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/02/320/2240016/jamur-enoki-selain-dari-korsel-aman-untuk-dikonsumsi</guid><pubDate>Kamis 02 Juli 2020 13:31 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/02/320/2240016/jamur-enoki-selain-dari-korsel-aman-untuk-dikonsumsi-W2BFwFbnXG.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Jamur Enoki (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/02/320/2240016/jamur-enoki-selain-dari-korsel-aman-untuk-dikonsumsi-W2BFwFbnXG.jpeg</image><title>Jamur Enoki (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi mengatakan jamur enoki selain dari produksi dari Korea Selatan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Hingga kini, berdasarkan penelitian hanya jamur berasal dari Negeri Ginseng yang dilarang peredarannya.
Baca Juga: Picu Kematian, Jamur Enoki Dilarang Beredar
 
Dia menyebut pelarangan konsumsi jamur itu berasal dari International Food Safety Authority Network (INFOSAN) yang merupakan jaringan otoritas keamanan pangan internasional di bawah FAO (Food and Agriculture Organization)/WHO (World Health Organization).
&quot;(Sekarang yang beredar) dari China boleh dikonsumsi, tidak dapat notifikasi dari (INFOSAN,&quot; kata Agung di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2020).
Baca Juga: Dilarang Beredar, Penjual Sayur Online Stop Jualan Jamur Enoki
 
Meski begitu, lanjut dia, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan agar jamur enoki lainnya tak terpapar bakteri Listeria monocytogenes.
&quot;Tentu akan kita teliti juga,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Kementan telah memusnahkan jamur enoki asal produsen Green Co Ltd, Korea Selatan, sebanyak 8,1 ton. Kini, dipastikan keberadaannya sudah tak ada lagi di pasaran.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi mengatakan jamur enoki selain dari produksi dari Korea Selatan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Hingga kini, berdasarkan penelitian hanya jamur berasal dari Negeri Ginseng yang dilarang peredarannya.
Baca Juga: Picu Kematian, Jamur Enoki Dilarang Beredar
 
Dia menyebut pelarangan konsumsi jamur itu berasal dari International Food Safety Authority Network (INFOSAN) yang merupakan jaringan otoritas keamanan pangan internasional di bawah FAO (Food and Agriculture Organization)/WHO (World Health Organization).
&quot;(Sekarang yang beredar) dari China boleh dikonsumsi, tidak dapat notifikasi dari (INFOSAN,&quot; kata Agung di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2020).
Baca Juga: Dilarang Beredar, Penjual Sayur Online Stop Jualan Jamur Enoki
 
Meski begitu, lanjut dia, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan agar jamur enoki lainnya tak terpapar bakteri Listeria monocytogenes.
&quot;Tentu akan kita teliti juga,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Kementan telah memusnahkan jamur enoki asal produsen Green Co Ltd, Korea Selatan, sebanyak 8,1 ton. Kini, dipastikan keberadaannya sudah tak ada lagi di pasaran.</content:encoded></item></channel></rss>
