<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Bioskop Masih Tutup, Pendapatan CGV Cinemas Melorot Jadi Rp254,52 Miliar</title><description>Emiten entertainment dan bioskop PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) meraih pendapatan bersih Rp254,52 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/03/278/2240632/bioskop-masih-tutup-pendapatan-cgv-cinemas-melorot-jadi-rp254-52-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/03/278/2240632/bioskop-masih-tutup-pendapatan-cgv-cinemas-melorot-jadi-rp254-52-miliar"/><item><title>   Bioskop Masih Tutup, Pendapatan CGV Cinemas Melorot Jadi Rp254,52 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/03/278/2240632/bioskop-masih-tutup-pendapatan-cgv-cinemas-melorot-jadi-rp254-52-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/03/278/2240632/bioskop-masih-tutup-pendapatan-cgv-cinemas-melorot-jadi-rp254-52-miliar</guid><pubDate>Jum'at 03 Juli 2020 13:59 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/03/278/2240632/bioskop-masih-tutup-pendapatan-cgv-cinemas-melorot-jadi-rp254-52-miliar-rIOkmjNcH3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bioskop (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/03/278/2240632/bioskop-masih-tutup-pendapatan-cgv-cinemas-melorot-jadi-rp254-52-miliar-rIOkmjNcH3.jpg</image><title>Bioskop (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Emiten entertainment dan bioskop PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) meraih pendapatan bersih Rp254,52 miliar hingga periode 31 Maret 2020 turun dibandingkan pendapatan bersih Rp292,26 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Menurut laporan keuangan perseroan di Keterbukaan Informasi BEI, menyebutkan bahwa laba bruto turun menjadi Rp68,70 miliar dari laba bruto Rp97,21 miliar tahun sebelumnya dan rugi sebelum pajak naik menjadi Rp54,58 miliar dari rugi sebelum pajak Rp1,32 miliar tahun sebelumnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bioskop, Tempat Karaoke dan Wahana Bermain Anak Masih Dilarang Beroperasi di Mal&amp;nbsp;
Hal itu antara lain karena kenaikan beban umum menjadi Rp93,78 miliar dari Rp88,38 miliar dan kenaikan biaya keuangan menjadi Rp27,64 miliar dari Rp6,88 miliar. Rugi yang diatribusikan ke pemilik entitas induk naik jadi Rp54,31 miliar dari rugi Rp3,64 miliar tahun sebelumnya. Demikian seperti dikutip IDX Channel, Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Tercatat total aset perseroan mencapai Rp2,97 triliun hingga periode 31 Maret 2020 naik dari total aset Rp1,92 triliun hingga periode 31 Desember 2019
Baca Juga:&amp;nbsp;Transisi New Normal, Mal Boleh Buka tapi Bioskop Tetap Tutup</description><content:encoded>JAKARTA - Emiten entertainment dan bioskop PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) meraih pendapatan bersih Rp254,52 miliar hingga periode 31 Maret 2020 turun dibandingkan pendapatan bersih Rp292,26 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Menurut laporan keuangan perseroan di Keterbukaan Informasi BEI, menyebutkan bahwa laba bruto turun menjadi Rp68,70 miliar dari laba bruto Rp97,21 miliar tahun sebelumnya dan rugi sebelum pajak naik menjadi Rp54,58 miliar dari rugi sebelum pajak Rp1,32 miliar tahun sebelumnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bioskop, Tempat Karaoke dan Wahana Bermain Anak Masih Dilarang Beroperasi di Mal&amp;nbsp;
Hal itu antara lain karena kenaikan beban umum menjadi Rp93,78 miliar dari Rp88,38 miliar dan kenaikan biaya keuangan menjadi Rp27,64 miliar dari Rp6,88 miliar. Rugi yang diatribusikan ke pemilik entitas induk naik jadi Rp54,31 miliar dari rugi Rp3,64 miliar tahun sebelumnya. Demikian seperti dikutip IDX Channel, Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Tercatat total aset perseroan mencapai Rp2,97 triliun hingga periode 31 Maret 2020 naik dari total aset Rp1,92 triliun hingga periode 31 Desember 2019
Baca Juga:&amp;nbsp;Transisi New Normal, Mal Boleh Buka tapi Bioskop Tetap Tutup</content:encoded></item></channel></rss>
