<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Panduan Buka Usaha Sampingan, Nomor 5 Penting Disimak</title><description>Persiapan sebelum memulai bisnis sampingan harus matang. Hal ini  diperlukan agar bisnis sampinganmu berjalan lancar tanpa kendala.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/04/320/2241121/7-panduan-buka-usaha-sampingan-nomor-5-penting-disimak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/04/320/2241121/7-panduan-buka-usaha-sampingan-nomor-5-penting-disimak"/><item><title>7 Panduan Buka Usaha Sampingan, Nomor 5 Penting Disimak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/04/320/2241121/7-panduan-buka-usaha-sampingan-nomor-5-penting-disimak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/04/320/2241121/7-panduan-buka-usaha-sampingan-nomor-5-penting-disimak</guid><pubDate>Sabtu 04 Juli 2020 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>Natasha Oktalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/04/320/2241121/7-panduan-buka-usaha-sampingan-nomor-5-penting-disimak-Mn49WnsUjP.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Tips Memulai Bisnis (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/04/320/2241121/7-panduan-buka-usaha-sampingan-nomor-5-penting-disimak-Mn49WnsUjP.jpeg</image><title>Ilustrasi Tips Memulai Bisnis (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Persiapan sebelum memulai bisnis sampingan harus matang. Hal ini diperlukan agar bisnis sampinganmu berjalan lancar tanpa kendala.
Setidaknya ada tujuh hal yang harus diperhatikan saat mempersiapkan bisnis sampingan. Beberapa hal yang menjadi persiapan sebelum kamu memulai bisnis harus kamu perhatikan, mulai dari jenis bisnis yang disukai dan dikuasai hingga memperhatikan arus keuangan dengan baik.
Berikut adalah penjabarannya yang dilansir dari Buku Bisnis Sampingan Modal karya Astri Novia dan Natar Adri, Jakarta, Sabtu (4/7/2020):
Baca Juga:&amp;nbsp;Sepi Job, Seniman Campursari Cari Cuan di Bisnis Bonsai Kelapa&amp;nbsp;
1. Memilih jenis bisnis yang disukai dan dikuasai
Sama halnya dengan hobi, pilihan kamu memilih bisnis diawali dari pilihan bisnis yang kamu sukai dan kamu pahami. Jika kamu menjalankan bisnis sesuai apa yang kamu minati dan pahami jelas sekali hasil dari bisnis tersebut akan membawa hasil yang baik.
2. Melihat situasi pasar
Perhatikan kondisi pasaran saat ini, jika kondisi dan lingkungan mendukung kamu dapat menawarkan produk kamu di sana, tapi jika dinilai kurang mendukung alangkah baiknya kamu mencari dan melihat kembali kondisi pasar di sekitar kamu. Peluang bisnis kamu juga sangat berpengaruh dari kondisi pasaran kamu.
3.Modal bisnis
Modal merupakan elemen utama saat kamu ingin memulai usaha. Modal bisa kamu peroleh dari pendapatan per bulan dari pekerjaan utama kamu atau dari uang yang kamu siapkan sebelumnya. Jika modal kamu masih kurang, mungkin kamu bisa mendapatkan modal tambahan lain dari pinjaman yang kamu ajukan ke bank atau yang lainnya.
Tapi, cara yang paling aman yang berhubungan dengan modal adalah menggunakan uang tabungan untuk dijadikan modal bisnis.
Baca Juga:&amp;nbsp;Lagi Tren, Pria Ini Sulap Limbah Kayu Jadi Sepeda
4. Strategi bisnis dan promosi
Pasti kamu ingin produk kamu dikenal dan dibeli oleh banyak konsumen kan? Nah, kamu harus bisa menyusun strategi bisnis dan cara kamu mempromosikan produk kamu. Seperti sekarang, penggunaan sosial media juga sangat diminati hampir di semua kalangan, Kamu bisa menggunakan sosial media untuk mempromosikan produk yang kamu jual, atau kamu bisa melakukan promosi melalui website, hingga menyebarkan informasi dari mulut ke mulut.
5. Berani mengambil risiko
Sebagai pelaku bisnis, kamu harus siap untuk menghadapi sejumlah risiko nantinya. Bagaimana cara kamu menghadapi segala permasalahan dan risiko yang akan datang. Pikirkan matang-matang sebelum kamu mengambil keputusan, jangan sampai kamu membuat kesalahan yang menyebabkan kamu berhadapan dengan risiko yang tidak kamu inginkan sebelumnya.6. Networking (jaringan bisnis dengan berbagai kalangan untuk kemajuan bisnis)
Mencari sebanyak-banyaknya jaringan koneksi rekan demi usaha bisnis  kamu. Cara ini harus kamu lakukan dalam usaha bisnis, karena kamu bisa  banyak belajar dari pengalaman para rekan bisnis lainnya, mendapatkan  peluang pasar yang lebih besar bahkan kritik yang mungkin kamu dapatkan,  tapi jangan salah justru dari datangnya kritik tersebut dapat membawa  perubahan yang lebih baik untuk bisnis kamu nantinya.
7. Perhatikan arus keuangan dengan baik
Jangan mencampurkan keuangan bisnis dan keuangan pribadi kamu.  Melakukan pencatatan di setiap pemasukan dan pengeluaran kamu, agar  menjadi pengingat dan bukti usaha kamu. Disiplin dalam menggunakan uang  dan sebisa mungkin kamu menghindari &quot;pinjaman&quot; jika memang tidak  dibutuhkan. Kunci kesuksesan bisnis berada pada disiplin dan komitmen  yang ada pada diri kamu, sehingga bisnis yang kamu jalankan semakin  bertambah maju dan berkembang.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Persiapan sebelum memulai bisnis sampingan harus matang. Hal ini diperlukan agar bisnis sampinganmu berjalan lancar tanpa kendala.
Setidaknya ada tujuh hal yang harus diperhatikan saat mempersiapkan bisnis sampingan. Beberapa hal yang menjadi persiapan sebelum kamu memulai bisnis harus kamu perhatikan, mulai dari jenis bisnis yang disukai dan dikuasai hingga memperhatikan arus keuangan dengan baik.
Berikut adalah penjabarannya yang dilansir dari Buku Bisnis Sampingan Modal karya Astri Novia dan Natar Adri, Jakarta, Sabtu (4/7/2020):
Baca Juga:&amp;nbsp;Sepi Job, Seniman Campursari Cari Cuan di Bisnis Bonsai Kelapa&amp;nbsp;
1. Memilih jenis bisnis yang disukai dan dikuasai
Sama halnya dengan hobi, pilihan kamu memilih bisnis diawali dari pilihan bisnis yang kamu sukai dan kamu pahami. Jika kamu menjalankan bisnis sesuai apa yang kamu minati dan pahami jelas sekali hasil dari bisnis tersebut akan membawa hasil yang baik.
2. Melihat situasi pasar
Perhatikan kondisi pasaran saat ini, jika kondisi dan lingkungan mendukung kamu dapat menawarkan produk kamu di sana, tapi jika dinilai kurang mendukung alangkah baiknya kamu mencari dan melihat kembali kondisi pasar di sekitar kamu. Peluang bisnis kamu juga sangat berpengaruh dari kondisi pasaran kamu.
3.Modal bisnis
Modal merupakan elemen utama saat kamu ingin memulai usaha. Modal bisa kamu peroleh dari pendapatan per bulan dari pekerjaan utama kamu atau dari uang yang kamu siapkan sebelumnya. Jika modal kamu masih kurang, mungkin kamu bisa mendapatkan modal tambahan lain dari pinjaman yang kamu ajukan ke bank atau yang lainnya.
Tapi, cara yang paling aman yang berhubungan dengan modal adalah menggunakan uang tabungan untuk dijadikan modal bisnis.
Baca Juga:&amp;nbsp;Lagi Tren, Pria Ini Sulap Limbah Kayu Jadi Sepeda
4. Strategi bisnis dan promosi
Pasti kamu ingin produk kamu dikenal dan dibeli oleh banyak konsumen kan? Nah, kamu harus bisa menyusun strategi bisnis dan cara kamu mempromosikan produk kamu. Seperti sekarang, penggunaan sosial media juga sangat diminati hampir di semua kalangan, Kamu bisa menggunakan sosial media untuk mempromosikan produk yang kamu jual, atau kamu bisa melakukan promosi melalui website, hingga menyebarkan informasi dari mulut ke mulut.
5. Berani mengambil risiko
Sebagai pelaku bisnis, kamu harus siap untuk menghadapi sejumlah risiko nantinya. Bagaimana cara kamu menghadapi segala permasalahan dan risiko yang akan datang. Pikirkan matang-matang sebelum kamu mengambil keputusan, jangan sampai kamu membuat kesalahan yang menyebabkan kamu berhadapan dengan risiko yang tidak kamu inginkan sebelumnya.6. Networking (jaringan bisnis dengan berbagai kalangan untuk kemajuan bisnis)
Mencari sebanyak-banyaknya jaringan koneksi rekan demi usaha bisnis  kamu. Cara ini harus kamu lakukan dalam usaha bisnis, karena kamu bisa  banyak belajar dari pengalaman para rekan bisnis lainnya, mendapatkan  peluang pasar yang lebih besar bahkan kritik yang mungkin kamu dapatkan,  tapi jangan salah justru dari datangnya kritik tersebut dapat membawa  perubahan yang lebih baik untuk bisnis kamu nantinya.
7. Perhatikan arus keuangan dengan baik
Jangan mencampurkan keuangan bisnis dan keuangan pribadi kamu.  Melakukan pencatatan di setiap pemasukan dan pengeluaran kamu, agar  menjadi pengingat dan bukti usaha kamu. Disiplin dalam menggunakan uang  dan sebisa mungkin kamu menghindari &quot;pinjaman&quot; jika memang tidak  dibutuhkan. Kunci kesuksesan bisnis berada pada disiplin dan komitmen  yang ada pada diri kamu, sehingga bisnis yang kamu jalankan semakin  bertambah maju dan berkembang.</content:encoded></item></channel></rss>
