<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yuk Intip Rekam Jejak 3 Calon Deputi Gubernur BI Pilihan Jokowi</title><description>Tiga Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) akan melakukan rangkaian uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/20/2242359/yuk-intip-rekam-jejak-3-calon-deputi-gubernur-bi-pilihan-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/20/2242359/yuk-intip-rekam-jejak-3-calon-deputi-gubernur-bi-pilihan-jokowi"/><item><title>Yuk Intip Rekam Jejak 3 Calon Deputi Gubernur BI Pilihan Jokowi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/20/2242359/yuk-intip-rekam-jejak-3-calon-deputi-gubernur-bi-pilihan-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/20/2242359/yuk-intip-rekam-jejak-3-calon-deputi-gubernur-bi-pilihan-jokowi</guid><pubDate>Selasa 07 Juli 2020 11:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/07/20/2242359/yuk-intip-rekam-jejak-3-calon-deputi-gubernur-bi-pilihan-jokowi-abuYKAn279.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/07/20/2242359/yuk-intip-rekam-jejak-3-calon-deputi-gubernur-bi-pilihan-jokowi-abuYKAn279.jpg</image><title>Bank Indonesia (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tiga Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) akan melakukan rangkaian uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). Ketiga calon tersebut akan diuji oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Adapun ketiga calon tersebut adalah, Juda Agung, Aida S. Budiman, dan Doni P. Joewono. Jadwal fit and proper test tersebut dilakukan pada hari ini dan besok 8 Juli 2020 di Jakarta.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan ketiga nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia tersebut diajukan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo kepada DPR RI. Di mana, salah satu dari mereka akan mengganti Erwin Rijanto yang telah berakhir jabatannya pada bulan Juni 2020.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Uji Kelayakan 3 Calon Deputi Gubernur BI Digelar, 5 Menit yang Menentukan
&quot;Saat ini, Juda Agung menjabat sebagai Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Makrorudensial, Aida S. Budiman menjabat sebagai Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, dan Doni P. Joewono menjabat sebagai Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Sumber Daya Manusia,&quot; kata Onny di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Berikut data profil calon Deputi Gubernur BI:

 
1. Juda Agung lahir
Juda Agung lahir  di Pontianak, pada tahun 1964. Pendidikan Teknologi Industri Pertanian ditempuhnya pada tahun 1981 di Institut Pertanian Bogor. Melanjutkan pendidikannya, Juda meraih Gelar Ph.D in Economics, University of Birmingham pada tahun 1999 setelah meraih gelar Master in Money Banking and Finance di universitas yang sama tahun 1993-1995. Memulai kariernya di Bank Indonesia pada tahun 1991 sebagai staf Urusan Ekonomi dan Statistik, dan selanjutnya sebagai Peneliti Ekonomi Yunior di Bagian Studi Ekonomi Makro, Struktur dan Pengembangan Pasar Keuangan, Juda memiliki banyak pengalaman di bidang riset ekonomi dan kebijakan moneter.
&amp;nbsp;Baca juga: Pelonggaran Moneter, BI Guyur Likuiditas Rp614,8 Triliun 
Pada tahun 2017, Juda pernah menjabat Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, kemudian sebagai Executive Director SEAVG-IMF di Washington sebelum menjabat sebagai Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial. Sejalan dengan bidang yang digeluti, Juda telah menulis dan mempublikasikan beberapa hasil penelitian, antara lain di bidang moneter dan sistem keuangan.

Di samping itu, Juda pernah mendapatkan penghargaan HW Arndt untuk artikel terbaik dalam Buletin of Indonesian Economic ISEI Award.
2. Aida S. Budiman, Ir., MA, Ph.D
Aida S. Budiman lahir  di Bogor pada tahun 1965. Setelah menempuh pendidikan Sosial Ekonomi  Pertanian Agribisnis di Institut Pertanian Bogor pada tahun 1983, Aida  melanjutkan pendidikan di University of Southern California pada tahun  1994 hingga meraih gelar MA in Economics, dan menambah gelar Ph.D pada  tahun 2001 setelah menjalani pendidikan di Claremont Graduate  University, USA.

Mengawali karier pada tahun 1991 sebagai staf Analis Inflasi dan  Proyeksi Perekonomian Indonesia, Aida memiliki banyak pengalaman di  bidang perumusan kebijakan moneter, internasional, dan baurannya dengan  kebijakan reformasi struktural. Aida pernah menjabat sebagai Wakil  Direktur Eksekutif, International Monetary Fund, South East Asia Voting  Group office, mewakili 13 negara yang tergabung dalam SEAVG office  terutama untuk isu capital flows management dan impilikasinya bagi  negara berkembang.

Saat ini Aida menjabat sebagai Asisten Gubernur, Kepala Departemen  Kebijakan Ekonomi dan Moneter, setelah sebelumnya menjabat Kepala  Departemen Internasional. Sejak berkarier di Bank Indonesia, Aida telah  memiliki pengalaman baik di kancah internasional maupun nasional. Pada  tahun 2010-2012, Aida bertindak sebagai perwakilan dari 13 negara yang  bergabung dalam kantor SEAVG guna menyuarakan aspirasi dan kepentingan  di IMF.

Aida juga berpengalaman mewakili BI dalam working group untuk  perumusan kebijakan internasional baik bilateral, regional, maupun  multilateral. Di kancah nasional, Aida memiliki pengalaman dalam  penyusunan strategi nasional pengembangan sektor industri dan  pariwisata, pengembangan ISEF, Financial Saftey Net dan penggunaan mata  uang regional, serta strategi peningkatan Rating Indonesia.


 
3. Doni Primanto Joewono, SE, MSi
Doni Primanto Joewono lahir pada tahun 1965 di Surabaya. Menempuh  pendidikan Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Sebelas Maret (UNS)  pada tahun 1988, Doni melanjutkan pendidikan pasca sarjana di  Universitas Indonesia jurusan Administrasi pada tahun 2004. Doni memulai  karirnya di Bank Indonesia sebagai analis di Departemen Pengelolaan  Moneter pada tahun 1991 dan melanjutkan karir di bidang statistik.

Pada tahun 2005-2008 Doni diberikan kesempatan untuk menjadi Peneliti  Ekonomi Senior di Kantor Perwakilan BI London, dan kembali bertugas di  Jakarta di Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. Doni pada awal  karirnya banyak terlibat dalam membangun sistem pengelolaan moneter,  seperti mempersiapkan terbitnya obligasi Pemerintah, membangun sistem  pelaporan Lalu Lintas Devisa (LLD), dan mengkoordinasikan  penyelenggaraan Rakornas TPID.

Dalam karirnya di daerah bersama Kepala Daerah mendapat penghargaan  sebagai TPID terbaik di Solo tahun 2012 dan DKI Jakarta tahun 2017. Saat  ini Doni menjabat sebagai Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Sumber  Daya Manusia, setelah sebelumnya dipercaya oleh Gubernur Bank Indonesia  tiga kali memimpin Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Solo, DKI  Jakarta, dan Jawa Barat.

Doni memiliki pengalaman pada bidang ekonomi dan keuangan regional,  sistem keuangan, manajemen intern, sektor riil dan UMKM, serta strategi  organisasi dan manajemen Sumber Daya Manusia. Doni juga telah mengikuti  Program Pendidikan LEMHANAS pada tahun 2018.</description><content:encoded>JAKARTA - Tiga Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) akan melakukan rangkaian uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). Ketiga calon tersebut akan diuji oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Adapun ketiga calon tersebut adalah, Juda Agung, Aida S. Budiman, dan Doni P. Joewono. Jadwal fit and proper test tersebut dilakukan pada hari ini dan besok 8 Juli 2020 di Jakarta.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan ketiga nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia tersebut diajukan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo kepada DPR RI. Di mana, salah satu dari mereka akan mengganti Erwin Rijanto yang telah berakhir jabatannya pada bulan Juni 2020.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Uji Kelayakan 3 Calon Deputi Gubernur BI Digelar, 5 Menit yang Menentukan
&quot;Saat ini, Juda Agung menjabat sebagai Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Makrorudensial, Aida S. Budiman menjabat sebagai Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, dan Doni P. Joewono menjabat sebagai Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Sumber Daya Manusia,&quot; kata Onny di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Berikut data profil calon Deputi Gubernur BI:

 
1. Juda Agung lahir
Juda Agung lahir  di Pontianak, pada tahun 1964. Pendidikan Teknologi Industri Pertanian ditempuhnya pada tahun 1981 di Institut Pertanian Bogor. Melanjutkan pendidikannya, Juda meraih Gelar Ph.D in Economics, University of Birmingham pada tahun 1999 setelah meraih gelar Master in Money Banking and Finance di universitas yang sama tahun 1993-1995. Memulai kariernya di Bank Indonesia pada tahun 1991 sebagai staf Urusan Ekonomi dan Statistik, dan selanjutnya sebagai Peneliti Ekonomi Yunior di Bagian Studi Ekonomi Makro, Struktur dan Pengembangan Pasar Keuangan, Juda memiliki banyak pengalaman di bidang riset ekonomi dan kebijakan moneter.
&amp;nbsp;Baca juga: Pelonggaran Moneter, BI Guyur Likuiditas Rp614,8 Triliun 
Pada tahun 2017, Juda pernah menjabat Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, kemudian sebagai Executive Director SEAVG-IMF di Washington sebelum menjabat sebagai Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial. Sejalan dengan bidang yang digeluti, Juda telah menulis dan mempublikasikan beberapa hasil penelitian, antara lain di bidang moneter dan sistem keuangan.

Di samping itu, Juda pernah mendapatkan penghargaan HW Arndt untuk artikel terbaik dalam Buletin of Indonesian Economic ISEI Award.
2. Aida S. Budiman, Ir., MA, Ph.D
Aida S. Budiman lahir  di Bogor pada tahun 1965. Setelah menempuh pendidikan Sosial Ekonomi  Pertanian Agribisnis di Institut Pertanian Bogor pada tahun 1983, Aida  melanjutkan pendidikan di University of Southern California pada tahun  1994 hingga meraih gelar MA in Economics, dan menambah gelar Ph.D pada  tahun 2001 setelah menjalani pendidikan di Claremont Graduate  University, USA.

Mengawali karier pada tahun 1991 sebagai staf Analis Inflasi dan  Proyeksi Perekonomian Indonesia, Aida memiliki banyak pengalaman di  bidang perumusan kebijakan moneter, internasional, dan baurannya dengan  kebijakan reformasi struktural. Aida pernah menjabat sebagai Wakil  Direktur Eksekutif, International Monetary Fund, South East Asia Voting  Group office, mewakili 13 negara yang tergabung dalam SEAVG office  terutama untuk isu capital flows management dan impilikasinya bagi  negara berkembang.

Saat ini Aida menjabat sebagai Asisten Gubernur, Kepala Departemen  Kebijakan Ekonomi dan Moneter, setelah sebelumnya menjabat Kepala  Departemen Internasional. Sejak berkarier di Bank Indonesia, Aida telah  memiliki pengalaman baik di kancah internasional maupun nasional. Pada  tahun 2010-2012, Aida bertindak sebagai perwakilan dari 13 negara yang  bergabung dalam kantor SEAVG guna menyuarakan aspirasi dan kepentingan  di IMF.

Aida juga berpengalaman mewakili BI dalam working group untuk  perumusan kebijakan internasional baik bilateral, regional, maupun  multilateral. Di kancah nasional, Aida memiliki pengalaman dalam  penyusunan strategi nasional pengembangan sektor industri dan  pariwisata, pengembangan ISEF, Financial Saftey Net dan penggunaan mata  uang regional, serta strategi peningkatan Rating Indonesia.


 
3. Doni Primanto Joewono, SE, MSi
Doni Primanto Joewono lahir pada tahun 1965 di Surabaya. Menempuh  pendidikan Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Sebelas Maret (UNS)  pada tahun 1988, Doni melanjutkan pendidikan pasca sarjana di  Universitas Indonesia jurusan Administrasi pada tahun 2004. Doni memulai  karirnya di Bank Indonesia sebagai analis di Departemen Pengelolaan  Moneter pada tahun 1991 dan melanjutkan karir di bidang statistik.

Pada tahun 2005-2008 Doni diberikan kesempatan untuk menjadi Peneliti  Ekonomi Senior di Kantor Perwakilan BI London, dan kembali bertugas di  Jakarta di Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. Doni pada awal  karirnya banyak terlibat dalam membangun sistem pengelolaan moneter,  seperti mempersiapkan terbitnya obligasi Pemerintah, membangun sistem  pelaporan Lalu Lintas Devisa (LLD), dan mengkoordinasikan  penyelenggaraan Rakornas TPID.

Dalam karirnya di daerah bersama Kepala Daerah mendapat penghargaan  sebagai TPID terbaik di Solo tahun 2012 dan DKI Jakarta tahun 2017. Saat  ini Doni menjabat sebagai Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Sumber  Daya Manusia, setelah sebelumnya dipercaya oleh Gubernur Bank Indonesia  tiga kali memimpin Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Solo, DKI  Jakarta, dan Jawa Barat.

Doni memiliki pengalaman pada bidang ekonomi dan keuangan regional,  sistem keuangan, manajemen intern, sektor riil dan UMKM, serta strategi  organisasi dan manajemen Sumber Daya Manusia. Doni juga telah mengikuti  Program Pendidikan LEMHANAS pada tahun 2018.</content:encoded></item></channel></rss>
