<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keren! Olahan Limbah Kayu Tembus Pasar Korsel</title><description>Salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Medan, Sumatera Utara mampu menembus pasar ekspor Korea Selatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/320/2242335/keren-olahan-limbah-kayu-tembus-pasar-korsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/320/2242335/keren-olahan-limbah-kayu-tembus-pasar-korsel"/><item><title>Keren! Olahan Limbah Kayu Tembus Pasar Korsel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/320/2242335/keren-olahan-limbah-kayu-tembus-pasar-korsel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/320/2242335/keren-olahan-limbah-kayu-tembus-pasar-korsel</guid><pubDate>Selasa 07 Juli 2020 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Yudha Bahar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/07/320/2242335/keren-olahan-limbah-kayu-tembus-pasar-korsel-PlOOcwbMFo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arang (Foto: Bonappetit)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/07/320/2242335/keren-olahan-limbah-kayu-tembus-pasar-korsel-PlOOcwbMFo.jpg</image><title>Arang (Foto: Bonappetit)</title></images><description>MEDAN &amp;ndash; Salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Medan, Sumatera Utara mampu menembus pasar ekspor Korea Selatan. Hanya dengan menggunakan teknologi sederhana di tengah pandemi covid-19, UMKM ini mampu memproduksi arang dari limbah kayu.
Hasilnya pun bukan main-main, arang ini mampu menembus pasar internasional yakni Korea Selatan dengan keuntungan ratusan juta Rupiah. UMKM ini mampu menjadi pemasok arang berkualitas ke pasar internasional.
Baca Juga: Unik, Tusuk Sate Disulap Jadi Celengan Berbentuk Rumah
Hanya memanfaatkan limbah kayu, UMKM pembuatan arang ini memproduksi 1,40 fit kontainer per bulan ke Korea Selatan. Dalam proses pembuatan arang dari limbah, potongan kayu berukuran 36-60 cm dibakar ke dalam tungku yang terbuat dari bata dan tanah liat selama 6 hingga 7 jam.

(Foto Arang: food52)
Limbah kayu yang menjadi arang kemudian didiamkan di dalam tong bekas dan kembali ditutup rapat menggunakan tanah liat selama satu hari agar mendapatkan arang berkualitas. Kemudian arang dipotong kecil dan di kemas ke dalam karung untuk diekspor ke Korea.
Baca Juga: Inspiratif, Ribuan Korban PHK Bercocok Tanam Aquaponik
&amp;ldquo;Asap pengolahan limbah kayu ini juga diolah menjadi pupuk organik berbagai tanaman padi di kawasan Hamparan Perak dan Pematang Johar Deli Serdang,&amp;rdquo; kata Pengelola UKM limbah arang Ridwan, Selasa (7/7/2020).
Dengan mempekerjakan sekitar 30 orang karyawan, keuntungan dari pengolahan limbah kayu ini mencapai Rp250 juta per bulan.</description><content:encoded>MEDAN &amp;ndash; Salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Medan, Sumatera Utara mampu menembus pasar ekspor Korea Selatan. Hanya dengan menggunakan teknologi sederhana di tengah pandemi covid-19, UMKM ini mampu memproduksi arang dari limbah kayu.
Hasilnya pun bukan main-main, arang ini mampu menembus pasar internasional yakni Korea Selatan dengan keuntungan ratusan juta Rupiah. UMKM ini mampu menjadi pemasok arang berkualitas ke pasar internasional.
Baca Juga: Unik, Tusuk Sate Disulap Jadi Celengan Berbentuk Rumah
Hanya memanfaatkan limbah kayu, UMKM pembuatan arang ini memproduksi 1,40 fit kontainer per bulan ke Korea Selatan. Dalam proses pembuatan arang dari limbah, potongan kayu berukuran 36-60 cm dibakar ke dalam tungku yang terbuat dari bata dan tanah liat selama 6 hingga 7 jam.

(Foto Arang: food52)
Limbah kayu yang menjadi arang kemudian didiamkan di dalam tong bekas dan kembali ditutup rapat menggunakan tanah liat selama satu hari agar mendapatkan arang berkualitas. Kemudian arang dipotong kecil dan di kemas ke dalam karung untuk diekspor ke Korea.
Baca Juga: Inspiratif, Ribuan Korban PHK Bercocok Tanam Aquaponik
&amp;ldquo;Asap pengolahan limbah kayu ini juga diolah menjadi pupuk organik berbagai tanaman padi di kawasan Hamparan Perak dan Pematang Johar Deli Serdang,&amp;rdquo; kata Pengelola UKM limbah arang Ridwan, Selasa (7/7/2020).
Dengan mempekerjakan sekitar 30 orang karyawan, keuntungan dari pengolahan limbah kayu ini mencapai Rp250 juta per bulan.</content:encoded></item></channel></rss>
