<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangga, 12 Ton Lidi Nipah Asal Babel 'Mejeng' di Nepal</title><description>Inovasi dan kreativitas masyarakat Bangka Belitung berhasil mengemas lidi nipah menjadi menjadi komoditas ekspor.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/320/2242365/bangga-12-ton-lidi-nipah-asal-babel-mejeng-di-nepal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/320/2242365/bangga-12-ton-lidi-nipah-asal-babel-mejeng-di-nepal"/><item><title>Bangga, 12 Ton Lidi Nipah Asal Babel 'Mejeng' di Nepal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/320/2242365/bangga-12-ton-lidi-nipah-asal-babel-mejeng-di-nepal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/320/2242365/bangga-12-ton-lidi-nipah-asal-babel-mejeng-di-nepal</guid><pubDate>Selasa 07 Juli 2020 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Haryanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/07/320/2242365/bangga-12-ton-lidi-nipah-asal-babel-mejeng-di-nepal-1GsXpWsCzw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/07/320/2242365/bangga-12-ton-lidi-nipah-asal-babel-mejeng-di-nepal-1GsXpWsCzw.jpg</image><title>Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>BANGKABELITUNG - Inovasi dan kreativitas masyarakat Bangka Belitung berhasil mengemas lidi nipah menjadi menjadi komoditas ekspor. Tak tanggung-tanggung, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki langsung melepas ekspor perdana 12 ton lidi nipah ke Nepal.
Baca Juga: Penjual Mobil Bekas Terancam Bangkrut Gara-Gara Covid-19
Pelepasan ekspor perdana 12 ton lidi nipah dan 45 ton lada putih ini berlangsung di dermaga Pelabuhan Pangkalbalam, Bangka Belitung. Dalam kesempatan itu Menkop dan UKM Teten Masduki memberikan sertifikat lulus karantina kepada pengrajin lidi nipah sebagai salah satu persyaratan ekspor.

Menkop mengaku salut dengan inovasi masyarakat Bangka Belitung yang dengan kreatif bisa memanfaatkan pohon nipah yang banyak dijumpai di tepian sungai sebagai komoditas ekspor yang diminati berbagai negara.
Inovasi pemanfaatan lidi nipah ini sendiri baru digeluti warga di desa Kota Kapur Kabupaten Bangka sejak tiga tahun terakhir. Sebelum di ekspor, mereka menjual ke pengepul dengan harga Rp5.000 per kg.
Baca Juga: Inspiratif, Ribuan Korban PHK Bercocok Tanam Aquaponik
Inovasi dan kreativitas ini diharapkan dapat lebih dikembangkan lagi untuk menciptakan varian lain. Dengan begitu nilai ekonomisnya semakin tinggi serta mendorong peningkatan ekspor di sektor UKM yang masih jauh tertinggal dari negara-negara Asia lain seperti Malaysia dan Vietnam.</description><content:encoded>BANGKABELITUNG - Inovasi dan kreativitas masyarakat Bangka Belitung berhasil mengemas lidi nipah menjadi menjadi komoditas ekspor. Tak tanggung-tanggung, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki langsung melepas ekspor perdana 12 ton lidi nipah ke Nepal.
Baca Juga: Penjual Mobil Bekas Terancam Bangkrut Gara-Gara Covid-19
Pelepasan ekspor perdana 12 ton lidi nipah dan 45 ton lada putih ini berlangsung di dermaga Pelabuhan Pangkalbalam, Bangka Belitung. Dalam kesempatan itu Menkop dan UKM Teten Masduki memberikan sertifikat lulus karantina kepada pengrajin lidi nipah sebagai salah satu persyaratan ekspor.

Menkop mengaku salut dengan inovasi masyarakat Bangka Belitung yang dengan kreatif bisa memanfaatkan pohon nipah yang banyak dijumpai di tepian sungai sebagai komoditas ekspor yang diminati berbagai negara.
Inovasi pemanfaatan lidi nipah ini sendiri baru digeluti warga di desa Kota Kapur Kabupaten Bangka sejak tiga tahun terakhir. Sebelum di ekspor, mereka menjual ke pengepul dengan harga Rp5.000 per kg.
Baca Juga: Inspiratif, Ribuan Korban PHK Bercocok Tanam Aquaponik
Inovasi dan kreativitas ini diharapkan dapat lebih dikembangkan lagi untuk menciptakan varian lain. Dengan begitu nilai ekonomisnya semakin tinggi serta mendorong peningkatan ekspor di sektor UKM yang masih jauh tertinggal dari negara-negara Asia lain seperti Malaysia dan Vietnam.</content:encoded></item></channel></rss>
