<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bosan Impor, Milenial Ini Bangun Startup Pertanian</title><description>Dia memiliki misi meningkatkan kesejahteraan para petani Indonesia  agar mereka tidak lagi identik dengan kemiskinan dan keterbelakangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/320/2242600/bosan-impor-milenial-ini-bangun-startup-pertanian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/320/2242600/bosan-impor-milenial-ini-bangun-startup-pertanian"/><item><title>Bosan Impor, Milenial Ini Bangun Startup Pertanian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/320/2242600/bosan-impor-milenial-ini-bangun-startup-pertanian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/07/320/2242600/bosan-impor-milenial-ini-bangun-startup-pertanian</guid><pubDate>Selasa 07 Juli 2020 16:52 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/07/320/2242600/bosan-impor-milenial-ini-bangun-startup-pertanian-qaPnd6ls6i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Co-Founder TaniHub Michael Jovan (Foto: dok. TaniHub)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/07/320/2242600/bosan-impor-milenial-ini-bangun-startup-pertanian-qaPnd6ls6i.jpg</image><title>Co-Founder TaniHub Michael Jovan (Foto: dok. TaniHub)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia selalu digadang-gadang sebagai negara agraris, saat ini kondisi pertanian dan petani lokal masih jauh dari kemajuan, dan ironisnya negara ini masih menjadi net importir yang cukup besar untuk produk pertanian. Kondisi itu membuat  Michael Jovan Sugianto (Mike) selaku Co-Founder TaniHub Group untuk memilih usaha bertani.
&amp;ldquo;TaniHub Group melihat pertanian sebagai hal esensial yang tidak terpisahkan dari kehidupan dan hajat hidup manusia, termasuk untuk ketahanan pangan di masa depan,&amp;rdquo; kata Michael kepada Okezone, Senin (7/7/2020).
Baca Juga: Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Startup Kopi Luckin Coffee, Pesaing Starbucks yang Palsukan Cuan
Pria kelahiran 1993 ini menjelaskan, pihaknya memiliki misi untuk meningkatkan kesejahteraan para petani Indonesia agar mereka tidak lagi identik dengan kemiskinan dan keterbelakangan.
&amp;ldquo;Dengan memberdayakan petani, pendapatan dan produktivitas mereka akan meningkat, sehingga kualitas panen yang dihasilkan akan lebih baik,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga: Butuh Modal Bangun Startup? Ini 6 Sumber Pendanaannya
Menurut dia, ketika kualitas produk dalam negeri lebih baik dengan harga yang lebih fair, tentunya akan semakin banyak dunia usaha dan konsumen yang lebih memilih produk lokal. Dengan mengurangi ketergantungan akan impor pun akan menolong neraca pembayaran kita.
&amp;ldquo;Dengan demikian, menolong petani pada akhirnya akan berdampak positif pada perekonomian secara keseluruhan. Sebab itu, dalam setiap kesempatan, kami selalu menekankan bahwa goal kami adalah &amp;lsquo;Agriculture for Everyone&amp;rsquo;,&amp;rdquo; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia selalu digadang-gadang sebagai negara agraris, saat ini kondisi pertanian dan petani lokal masih jauh dari kemajuan, dan ironisnya negara ini masih menjadi net importir yang cukup besar untuk produk pertanian. Kondisi itu membuat  Michael Jovan Sugianto (Mike) selaku Co-Founder TaniHub Group untuk memilih usaha bertani.
&amp;ldquo;TaniHub Group melihat pertanian sebagai hal esensial yang tidak terpisahkan dari kehidupan dan hajat hidup manusia, termasuk untuk ketahanan pangan di masa depan,&amp;rdquo; kata Michael kepada Okezone, Senin (7/7/2020).
Baca Juga: Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Startup Kopi Luckin Coffee, Pesaing Starbucks yang Palsukan Cuan
Pria kelahiran 1993 ini menjelaskan, pihaknya memiliki misi untuk meningkatkan kesejahteraan para petani Indonesia agar mereka tidak lagi identik dengan kemiskinan dan keterbelakangan.
&amp;ldquo;Dengan memberdayakan petani, pendapatan dan produktivitas mereka akan meningkat, sehingga kualitas panen yang dihasilkan akan lebih baik,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga: Butuh Modal Bangun Startup? Ini 6 Sumber Pendanaannya
Menurut dia, ketika kualitas produk dalam negeri lebih baik dengan harga yang lebih fair, tentunya akan semakin banyak dunia usaha dan konsumen yang lebih memilih produk lokal. Dengan mengurangi ketergantungan akan impor pun akan menolong neraca pembayaran kita.
&amp;ldquo;Dengan demikian, menolong petani pada akhirnya akan berdampak positif pada perekonomian secara keseluruhan. Sebab itu, dalam setiap kesempatan, kami selalu menekankan bahwa goal kami adalah &amp;lsquo;Agriculture for Everyone&amp;rsquo;,&amp;rdquo; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
