<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal III-2020 Diprediksi Minus 1% Gegara Corona</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga semester I-2020 hanya akan tumbuh di kisaran negatif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/09/20/2243724/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-kuartal-iii-2020-diprediksi-minus-1-gegara-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/09/20/2243724/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-kuartal-iii-2020-diprediksi-minus-1-gegara-corona"/><item><title>   Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal III-2020 Diprediksi Minus 1% Gegara Corona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/09/20/2243724/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-kuartal-iii-2020-diprediksi-minus-1-gegara-corona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/09/20/2243724/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-kuartal-iii-2020-diprediksi-minus-1-gegara-corona</guid><pubDate>Kamis 09 Juli 2020 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/09/20/2243724/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-kuartal-iii-2020-diprediksi-minus-1-gegara-corona-f8nHd6xCyX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/09/20/2243724/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-kuartal-iii-2020-diprediksi-minus-1-gegara-corona-f8nHd6xCyX.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga semester I-2020 hanya akan tumbuh di kisaran negatif, yakni antara minus 0,4% hingga minus 1,1%. Adapun Kuartal III pertumbuhan ekonomi diprediksi minus 1 hingga 1,2% dan pada kuartal IV di kisaran 1,6% hingga 3%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tenang, Lulusan STAN Masih Bisa Jadi CPNS Kemenkeu Kok&amp;nbsp;
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa kondisi itu disebabkan sangat tertekannya ekonomi Indonesi pada paruh pertama awal tahun ini karena mulai meluasnya wabah COVID-19.

&quot;Sehingga semester I minus antara minus 1,1% sampai minus 0,4, sedangkan pertumbuhan kuartal III dan IV antara minus 1% hingga positif 1,2% dan kisaran 1,6% hingga 3%,&quot; kata dia di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (9/7/2020)
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Akui Redenominasi Rupiah Rp1.000 Jadi Rp1 Bikin Heboh&amp;nbsp;
Sri Mulyani menjelaskan, kondisi itu dikarenakan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 hanya mampu tumbuh di kisaran 2,97% . Meski masih positif namun jauh di bawah rata-rata pertumbuhan sebelumnya di level 5%.

Sementara itu, untuk kuartal II-2020 diperkirakannya akan semakin tertekan sehingga akan mengalami kontraksi hingga -3,8%.

&quot;Dengan demikian secara akumulasi dikatakannya Semester II-2020 akan kontraksi di kisaran negatif 1,1-0,4%,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga semester I-2020 hanya akan tumbuh di kisaran negatif, yakni antara minus 0,4% hingga minus 1,1%. Adapun Kuartal III pertumbuhan ekonomi diprediksi minus 1 hingga 1,2% dan pada kuartal IV di kisaran 1,6% hingga 3%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tenang, Lulusan STAN Masih Bisa Jadi CPNS Kemenkeu Kok&amp;nbsp;
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa kondisi itu disebabkan sangat tertekannya ekonomi Indonesi pada paruh pertama awal tahun ini karena mulai meluasnya wabah COVID-19.

&quot;Sehingga semester I minus antara minus 1,1% sampai minus 0,4, sedangkan pertumbuhan kuartal III dan IV antara minus 1% hingga positif 1,2% dan kisaran 1,6% hingga 3%,&quot; kata dia di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (9/7/2020)
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Akui Redenominasi Rupiah Rp1.000 Jadi Rp1 Bikin Heboh&amp;nbsp;
Sri Mulyani menjelaskan, kondisi itu dikarenakan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 hanya mampu tumbuh di kisaran 2,97% . Meski masih positif namun jauh di bawah rata-rata pertumbuhan sebelumnya di level 5%.

Sementara itu, untuk kuartal II-2020 diperkirakannya akan semakin tertekan sehingga akan mengalami kontraksi hingga -3,8%.

&quot;Dengan demikian secara akumulasi dikatakannya Semester II-2020 akan kontraksi di kisaran negatif 1,1-0,4%,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
