<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bansos Corona, Jokowi: Jangan Ada yang Tercecer</title><description>Presiden Joko Widodo mengingatkan kepala daerah untuk mengontrol penyaluran bantuan sosial (bansos).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/10/320/2244182/bansos-corona-jokowi-jangan-ada-yang-tercecer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/10/320/2244182/bansos-corona-jokowi-jangan-ada-yang-tercecer"/><item><title>Bansos Corona, Jokowi: Jangan Ada yang Tercecer</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/10/320/2244182/bansos-corona-jokowi-jangan-ada-yang-tercecer</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/10/320/2244182/bansos-corona-jokowi-jangan-ada-yang-tercecer</guid><pubDate>Jum'at 10 Juli 2020 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/10/320/2244182/bansos-corona-jokowi-jangan-ada-yang-tercecer-pRopIuqU2q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/10/320/2244182/bansos-corona-jokowi-jangan-ada-yang-tercecer-pRopIuqU2q.jpg</image><title>Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo mengingatkan kepala daerah untuk mengontrol penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak virus corona.

&amp;ldquo;Bantuan sosial harus secepat-cepatnya tersampaikan kepada masyarakat. Jangan sampai ada yang tercecer. Ini tugasnya bupati wali kota gubernur. Semuanya harus dikontrol dan dicek,&amp;rdquo; kata Jokowi saat mengunjungi Posko Penanggulangan Covid-19 di Kalimantan Tengah, belum lama ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kegelisahan Presiden, dari Kontraksi Ekonomi sampai Restoran Anjlok&amp;nbsp;
Selain bansos, Jokowi ingin kepala daerah juga mengecek stimulus ekonomi terutama pada kalangan UMKM.

&amp;ldquo;Cek betul, bantu mereka baik dengan APBD kota, APBD kabupaten, APBD provinsi dan kami di APBN juga akan membantu baik lewat sistem perbankan maupun lewat sistem di kementerian,&amp;rdquo; tutur Jokowi.

Sebagaimana diketahui, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat pada Kamis (9/7/2020) terjadi penambahan kasus positif virus corona sebanyak 2.657 orang. Total yang sudah terinfeksi pandemi ini 70.736.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jurus Pamungkas Sri Mulyani Pulihkan Ekonomi di Kuartal III&amp;nbsp;
Penambahan kasus positif itu tersebar di sejumlah provinsi. Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus positif corona terbanyak hari ini dengan 962 kasus. Dengan penambahan ini, total kasus positif corona di Jabar capai 4.843.

Jawa Timur berada di posisi berikutnya dengan 517 kasus. Total kasus positif corona di Jatim mencapai 15.484.

DKI Jakarta jadi provinsi ketiga penyumbang corona terbesar hari ini dengan 284 kasus. Dengan penambahan itu, hingga saat ini kasus positif virus corona di Ibu Kota mencapai 13.488.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo mengingatkan kepala daerah untuk mengontrol penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak virus corona.

&amp;ldquo;Bantuan sosial harus secepat-cepatnya tersampaikan kepada masyarakat. Jangan sampai ada yang tercecer. Ini tugasnya bupati wali kota gubernur. Semuanya harus dikontrol dan dicek,&amp;rdquo; kata Jokowi saat mengunjungi Posko Penanggulangan Covid-19 di Kalimantan Tengah, belum lama ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kegelisahan Presiden, dari Kontraksi Ekonomi sampai Restoran Anjlok&amp;nbsp;
Selain bansos, Jokowi ingin kepala daerah juga mengecek stimulus ekonomi terutama pada kalangan UMKM.

&amp;ldquo;Cek betul, bantu mereka baik dengan APBD kota, APBD kabupaten, APBD provinsi dan kami di APBN juga akan membantu baik lewat sistem perbankan maupun lewat sistem di kementerian,&amp;rdquo; tutur Jokowi.

Sebagaimana diketahui, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat pada Kamis (9/7/2020) terjadi penambahan kasus positif virus corona sebanyak 2.657 orang. Total yang sudah terinfeksi pandemi ini 70.736.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jurus Pamungkas Sri Mulyani Pulihkan Ekonomi di Kuartal III&amp;nbsp;
Penambahan kasus positif itu tersebar di sejumlah provinsi. Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus positif corona terbanyak hari ini dengan 962 kasus. Dengan penambahan ini, total kasus positif corona di Jabar capai 4.843.

Jawa Timur berada di posisi berikutnya dengan 517 kasus. Total kasus positif corona di Jatim mencapai 15.484.

DKI Jakarta jadi provinsi ketiga penyumbang corona terbesar hari ini dengan 284 kasus. Dengan penambahan itu, hingga saat ini kasus positif virus corona di Ibu Kota mencapai 13.488.</content:encoded></item></channel></rss>
