<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transaksi Digital Meningkat, Covid-19 Bikin Sadar Masyarakat soal Layanan Online</title><description>Penggunaan transaksi digital mengalami peningkatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/15/320/2246982/transaksi-digital-meningkat-covid-19-bikin-sadar-masyarakat-soal-layanan-online</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/15/320/2246982/transaksi-digital-meningkat-covid-19-bikin-sadar-masyarakat-soal-layanan-online"/><item><title>Transaksi Digital Meningkat, Covid-19 Bikin Sadar Masyarakat soal Layanan Online</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/15/320/2246982/transaksi-digital-meningkat-covid-19-bikin-sadar-masyarakat-soal-layanan-online</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/15/320/2246982/transaksi-digital-meningkat-covid-19-bikin-sadar-masyarakat-soal-layanan-online</guid><pubDate>Rabu 15 Juli 2020 19:03 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/15/320/2246982/transaksi-digital-meningkat-covid-19-bikin-sadar-masyarakat-soal-layanan-online-ph8Dd0eJtb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Transaksi digital (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/15/320/2246982/transaksi-digital-meningkat-covid-19-bikin-sadar-masyarakat-soal-layanan-online-ph8Dd0eJtb.jpg</image><title>Transaksi digital (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Penggunaan transaksi digital mengalami peningkatan. Kenaikan itu terjadi saat pemerintah menerapkan kebijakan PSBB untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Direktur Marketing PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) Edward Kilian Suwignyo menjelaskan, kenaikan terjadi pada pembayaran utilitas dan e-commerce. Hal tersebut lantaran banyak pengguna yang baru menyadari fungsi layanan tersebut setelah diterapkannya pembatasan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sistem Pembayaran Moda Transportasi Terintegrasi Bukti Indonesia Bukan Bangsa Wacana
&quot;Ini karena mereka ada keterbatasan gerak, mereka baru sadar ternyata selama ini ada layanan di tangan mereka tapi belum dicoba. Saat dicoba ternyata berlanjut karena kenyamanan dan kemudahannya,&quot; kata Edward dalam diskusi virtual, Rabu (15/7/2020).

Dia menyebut, pandemi ini memicu masyarakat untuk melakukan transaksi secara elektronik. Sebab, mereka merasa mendapatkan kemudahan dan keamanan kala tak membawa uang tunai.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kuatkan Ekonomi Digital di India, Google Guyur Investasi Rp144 Triliun
&quot;Mereka harus ikuti protokol kesehatan dan adaptasi ini akan semakin cepat. (Transaksi digital) terus dikembangkan dan masyarakat menyadari digitaslisasi akan berjalan setiap hari,&quot; ujarnya.

Dirinya berharap, pihaknya selalu mendapat dukungan dari seluruh pihak dalam mengembangkan produknya.

&quot;Sinergi yang kuat pengembangan uang digital lebih kuat. Kami harapannya jadi kontributor transaksi digital sehingga  (dapat) menumbuhkan ekonomi nasional dan bisa terwujud secara cepat,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Penggunaan transaksi digital mengalami peningkatan. Kenaikan itu terjadi saat pemerintah menerapkan kebijakan PSBB untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Direktur Marketing PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) Edward Kilian Suwignyo menjelaskan, kenaikan terjadi pada pembayaran utilitas dan e-commerce. Hal tersebut lantaran banyak pengguna yang baru menyadari fungsi layanan tersebut setelah diterapkannya pembatasan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sistem Pembayaran Moda Transportasi Terintegrasi Bukti Indonesia Bukan Bangsa Wacana
&quot;Ini karena mereka ada keterbatasan gerak, mereka baru sadar ternyata selama ini ada layanan di tangan mereka tapi belum dicoba. Saat dicoba ternyata berlanjut karena kenyamanan dan kemudahannya,&quot; kata Edward dalam diskusi virtual, Rabu (15/7/2020).

Dia menyebut, pandemi ini memicu masyarakat untuk melakukan transaksi secara elektronik. Sebab, mereka merasa mendapatkan kemudahan dan keamanan kala tak membawa uang tunai.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kuatkan Ekonomi Digital di India, Google Guyur Investasi Rp144 Triliun
&quot;Mereka harus ikuti protokol kesehatan dan adaptasi ini akan semakin cepat. (Transaksi digital) terus dikembangkan dan masyarakat menyadari digitaslisasi akan berjalan setiap hari,&quot; ujarnya.

Dirinya berharap, pihaknya selalu mendapat dukungan dari seluruh pihak dalam mengembangkan produknya.

&quot;Sinergi yang kuat pengembangan uang digital lebih kuat. Kami harapannya jadi kontributor transaksi digital sehingga  (dapat) menumbuhkan ekonomi nasional dan bisa terwujud secara cepat,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
