<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Tengah Covid-19, Pelaku UMKM Mulai Tertarik Gunakan Transaksi Digital</title><description>Sejumlah pelaku UMKM dinilai mulai  tertarik untuk menggunakan transaksi digital di tengah pandemi virus  corona atau Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/15/320/2247014/di-tengah-covid-19-pelaku-umkm-mulai-tertarik-gunakan-transaksi-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/15/320/2247014/di-tengah-covid-19-pelaku-umkm-mulai-tertarik-gunakan-transaksi-digital"/><item><title>Di Tengah Covid-19, Pelaku UMKM Mulai Tertarik Gunakan Transaksi Digital</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/15/320/2247014/di-tengah-covid-19-pelaku-umkm-mulai-tertarik-gunakan-transaksi-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/15/320/2247014/di-tengah-covid-19-pelaku-umkm-mulai-tertarik-gunakan-transaksi-digital</guid><pubDate>Rabu 15 Juli 2020 19:48 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/15/320/2247014/di-tengah-covid-19-pelaku-umkm-mulai-tertarik-gunakan-transaksi-digital-DD1fCy66Dg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Transaksi Digital (ABC.net)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/15/320/2247014/di-tengah-covid-19-pelaku-umkm-mulai-tertarik-gunakan-transaksi-digital-DD1fCy66Dg.jpg</image><title>Transaksi Digital (ABC.net)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dinilai mulai tertarik untuk menggunakan transaksi digital di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Mereka sudah mengerti bahwa dengan menerapkan pembayaran elektronik akan mengurangi risiko terpapar Covid-19.

Direktur Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Handayani mengatakan, hal tersebut ditandai dengan adanya pertumbuhan transaksi digital. Terutama melalui jaringan internet dan mobile banking di tengah pandemi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bangun Sistem Super Digital UMKM Indonesia, 8 CEO Startup Digandeng 
&quot;Ternyata dengan Covid-19 ini dipercepat. Nasabah UMKM ini lama-lama ke digital. Per Juni 2020 itu mencapai 24 juta nasabah sudah aktif, itu tumbuh dua kali year on year,&quot; kata Handayani dalam dikusi virtual, Rabu (15/7/2020).

Dia menyatakan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan LinkAja. Ia menyebut langkah tersebut akan mempercepat transaksi berbasis digital. Misalnya LinkAja untuk top up uang elektronik berbasis kartu BRI yakni Brizzi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar Bantuan UMKM agar Tetap Bertahan di Pandemi Covid-19
&amp;ldquo;Semua di periode Covid-19 mendapatkan respon yang luar biasa. Top up LinkAja di BRI bertumbuh hampir dua kali lipat year on year. Sedangkan dari sisi volumenya tumbuh delapan kali lipat dari sebelumnya,&quot; kata dia.

Menurut dia, itu terjadi karena kini mayoritas masyarakat lebih merasa aman dan nyaman dengan pemakaian uang elektronik.

&quot;Kalau dulu orang suka delivery on cash, sekarang lebih nyaman uang elektronik karena uang fisik berbahaya karena bisa menularkan virus,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dinilai mulai tertarik untuk menggunakan transaksi digital di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Mereka sudah mengerti bahwa dengan menerapkan pembayaran elektronik akan mengurangi risiko terpapar Covid-19.

Direktur Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Handayani mengatakan, hal tersebut ditandai dengan adanya pertumbuhan transaksi digital. Terutama melalui jaringan internet dan mobile banking di tengah pandemi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bangun Sistem Super Digital UMKM Indonesia, 8 CEO Startup Digandeng 
&quot;Ternyata dengan Covid-19 ini dipercepat. Nasabah UMKM ini lama-lama ke digital. Per Juni 2020 itu mencapai 24 juta nasabah sudah aktif, itu tumbuh dua kali year on year,&quot; kata Handayani dalam dikusi virtual, Rabu (15/7/2020).

Dia menyatakan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan LinkAja. Ia menyebut langkah tersebut akan mempercepat transaksi berbasis digital. Misalnya LinkAja untuk top up uang elektronik berbasis kartu BRI yakni Brizzi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar Bantuan UMKM agar Tetap Bertahan di Pandemi Covid-19
&amp;ldquo;Semua di periode Covid-19 mendapatkan respon yang luar biasa. Top up LinkAja di BRI bertumbuh hampir dua kali lipat year on year. Sedangkan dari sisi volumenya tumbuh delapan kali lipat dari sebelumnya,&quot; kata dia.

Menurut dia, itu terjadi karena kini mayoritas masyarakat lebih merasa aman dan nyaman dengan pemakaian uang elektronik.

&quot;Kalau dulu orang suka delivery on cash, sekarang lebih nyaman uang elektronik karena uang fisik berbahaya karena bisa menularkan virus,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
