<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Global Diprediksi Minus 5,2%, World Bank Ingatkan Indonesia soal Resesi</title><description>Bank Dunia (World Bank) memperingatkan setiap negara agar mewaspadai dampak resesi yang bakal terjadi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/16/20/2247251/ekonomi-global-diprediksi-minus-5-2-world-bank-ingatkan-indonesia-soal-resesi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/16/20/2247251/ekonomi-global-diprediksi-minus-5-2-world-bank-ingatkan-indonesia-soal-resesi"/><item><title>Ekonomi Global Diprediksi Minus 5,2%, World Bank Ingatkan Indonesia soal Resesi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/16/20/2247251/ekonomi-global-diprediksi-minus-5-2-world-bank-ingatkan-indonesia-soal-resesi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/16/20/2247251/ekonomi-global-diprediksi-minus-5-2-world-bank-ingatkan-indonesia-soal-resesi</guid><pubDate>Kamis 16 Juli 2020 12:04 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/16/20/2247251/ekonomi-global-diprediksi-minus-5-2-world-bank-ingatkan-indonesia-soal-resesi-P7jKit0SRj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Resesi Ekonomi Global (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/16/20/2247251/ekonomi-global-diprediksi-minus-5-2-world-bank-ingatkan-indonesia-soal-resesi-P7jKit0SRj.jpg</image><title>Resesi Ekonomi Global (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bank Dunia (World Bank) memperingatkan setiap negara agar mewaspadai dampak resesi yang bakal terjadi. Bank Dunia memproyeksi kontraksi pertumbuhan ekonomi secara global minus 5,2% tahun ini.


Country Director Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen mengatakan, pertumbuhan ekonomi akan turun dengan cukup signifikan. Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan di kisaran 0% yang mana bisa menimbulkan resesi.

&quot;Proyeksi ekonomi Indonesia akan turun karena didasari hal, pertama kontraksi ekonomi global, kedua ekonomi Indonesia akan terbuka kembali per Agustus, dan ketiga tidak ada gelombang kedua dari pandemi,&quot; ujar Satu dalam video virtual di Jakarta, Kamis (16/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Singapura Resesi, Sri Mulyani Nyalakan Lampu Kuning untuk Ekonomi Indonesia&amp;nbsp;
Menurutnya, Asia dan wilayah pasifik diproyeksikan akan terkontraksi semakin tajam yakni 6% pada 2020. Itu terjadi akibat sebagian besar negara harus lockdown untuk bisa kontrol pandemi Covid-19.

&quot;Namun tergantung penatalaksanaan waktu dan tentu ini pengaruhi tingkat PDB di negara tersebut,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Negara Lain Resesi, Ekonomi China Tumbuh 3,2% pada Kuartal II-2020&amp;nbsp;
Dia menambahkan Indonesia belum aman dari ancaman resesi. Dalam laporan proyeksi ekonomi Indonesia edisi Juli 2020, Bank Dunia mengatakan, pemulihan ekonomi nasional akan tergantung pada kuartal III dan IV 2020.

&quot;Tidak ada negara di dunia yang bisa capai pendapatan tinggi jika rasio pajaknya per PDB hanya 1 digit saja,&quot; ucapnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Dunia (World Bank) memperingatkan setiap negara agar mewaspadai dampak resesi yang bakal terjadi. Bank Dunia memproyeksi kontraksi pertumbuhan ekonomi secara global minus 5,2% tahun ini.


Country Director Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen mengatakan, pertumbuhan ekonomi akan turun dengan cukup signifikan. Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan di kisaran 0% yang mana bisa menimbulkan resesi.

&quot;Proyeksi ekonomi Indonesia akan turun karena didasari hal, pertama kontraksi ekonomi global, kedua ekonomi Indonesia akan terbuka kembali per Agustus, dan ketiga tidak ada gelombang kedua dari pandemi,&quot; ujar Satu dalam video virtual di Jakarta, Kamis (16/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Singapura Resesi, Sri Mulyani Nyalakan Lampu Kuning untuk Ekonomi Indonesia&amp;nbsp;
Menurutnya, Asia dan wilayah pasifik diproyeksikan akan terkontraksi semakin tajam yakni 6% pada 2020. Itu terjadi akibat sebagian besar negara harus lockdown untuk bisa kontrol pandemi Covid-19.

&quot;Namun tergantung penatalaksanaan waktu dan tentu ini pengaruhi tingkat PDB di negara tersebut,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Negara Lain Resesi, Ekonomi China Tumbuh 3,2% pada Kuartal II-2020&amp;nbsp;
Dia menambahkan Indonesia belum aman dari ancaman resesi. Dalam laporan proyeksi ekonomi Indonesia edisi Juli 2020, Bank Dunia mengatakan, pemulihan ekonomi nasional akan tergantung pada kuartal III dan IV 2020.

&quot;Tidak ada negara di dunia yang bisa capai pendapatan tinggi jika rasio pajaknya per PDB hanya 1 digit saja,&quot; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
