<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jangan Suka Ngutang, Milenial Harus Sadar Pentingnya Kelola Keuangan</title><description>Salah satu keuntungan menjadi kaum milenial adalah lahir di tengah pesatnya perkembangan arus teknologi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/16/320/2247325/jangan-suka-ngutang-milenial-harus-sadar-pentingnya-kelola-keuangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/16/320/2247325/jangan-suka-ngutang-milenial-harus-sadar-pentingnya-kelola-keuangan"/><item><title>Jangan Suka Ngutang, Milenial Harus Sadar Pentingnya Kelola Keuangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/16/320/2247325/jangan-suka-ngutang-milenial-harus-sadar-pentingnya-kelola-keuangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/16/320/2247325/jangan-suka-ngutang-milenial-harus-sadar-pentingnya-kelola-keuangan</guid><pubDate>Kamis 16 Juli 2020 13:58 WIB</pubDate><dc:creator>Natasha Oktalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/16/320/2247325/jangan-suka-ngutang-milenial-harus-sadar-pentingnya-kelola-keuangan-60gvm36r9E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/16/320/2247325/jangan-suka-ngutang-milenial-harus-sadar-pentingnya-kelola-keuangan-60gvm36r9E.jpg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Salah satu keuntungan menjadi kaum milenial adalah lahir di tengah pesatnya perkembangan arus teknologi. Sehingga memudahkan untuk mendapatkan sejumlah informasi .
Tidak selamanya berdampak positif, kemajuan teknologi juga membawa dampak negatif seperti memiliki perilaku hidup konsumtif yang berakibat memburuknya kondisi finansial di masa yang akan datang. Oleh karena itu, kaum milenial juga perlu mengatur pengelolaan keuangan.
Maka dari itu, kaum milenial harusnya paham betul bagaimana mengelola keuangan. Seperti yang dijelaskan dalam buku Milenial Cerdas Finansial karya Aryan Danil Mirza, dkk , Jakarta, Rabu (15/7/2020):
Baca juga: 3 Cara Hadapi Orang yang Ingin Berutang Tanpa Merusak Pertemanan
1. Buat perencanaan keuangan yang baik dan jelas
Seperti yang dijelaskan dalam pembicaraan di atas, perencanaan keuangan sangat penting. Maka dari itu, masing-masing individu harusnya dapat membatasi antara pemasukan dan pengeluaran, atau bisa menuliskan  di buku khusus untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran agar dapat mengontrol diri.
2. Jangan utang
Hindari kegiatan utang. Pasalnya, untuk mencegah terjadinya ketidakstabilan terhadap finansial. Apalagi berhutang untuk kebutuhan konsumtif.
3. Memiliki tabungan
Mempunyai tabungan ditujukan agar dapat menabung sejumlah pendapatan dan menahan diri untuk tidak berperilaku konsumtif. Selain itu bisa menjadi sarana untuk menyimpan dana darurat. Dengan adanya tabungan maka secara tidak langsung keuangan pun akan mudah terkontrol.
Baca juga: Perhatikan Hal Ini Sebelum Pinjam Uang ke Teman
4.  Jangan habiskan uang gaji di awal bulan
Senang memang jika mendapatkan suntikan dana dari penghasilan tiap bulannya. Namun, kurangnya pengetahuan dalam mengalokasikan gaji bulanan akan membuat sulit saat di pertengahan bulan, tips dari buku ini adalah sisihkan uang untuk kebutuhan di akhir bulan.
5. Investasi
Investasi penting adanya untuk kelangsungan hidup di masa yang akan datang. Apalagi sekarang ini sudah sangat mudah bagi milenial untuk berinvestasi, keuangan yang terencana dengan baik tentu akan menjamin kestabilan finansial di masa depan.</description><content:encoded>JAKARTA - Salah satu keuntungan menjadi kaum milenial adalah lahir di tengah pesatnya perkembangan arus teknologi. Sehingga memudahkan untuk mendapatkan sejumlah informasi .
Tidak selamanya berdampak positif, kemajuan teknologi juga membawa dampak negatif seperti memiliki perilaku hidup konsumtif yang berakibat memburuknya kondisi finansial di masa yang akan datang. Oleh karena itu, kaum milenial juga perlu mengatur pengelolaan keuangan.
Maka dari itu, kaum milenial harusnya paham betul bagaimana mengelola keuangan. Seperti yang dijelaskan dalam buku Milenial Cerdas Finansial karya Aryan Danil Mirza, dkk , Jakarta, Rabu (15/7/2020):
Baca juga: 3 Cara Hadapi Orang yang Ingin Berutang Tanpa Merusak Pertemanan
1. Buat perencanaan keuangan yang baik dan jelas
Seperti yang dijelaskan dalam pembicaraan di atas, perencanaan keuangan sangat penting. Maka dari itu, masing-masing individu harusnya dapat membatasi antara pemasukan dan pengeluaran, atau bisa menuliskan  di buku khusus untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran agar dapat mengontrol diri.
2. Jangan utang
Hindari kegiatan utang. Pasalnya, untuk mencegah terjadinya ketidakstabilan terhadap finansial. Apalagi berhutang untuk kebutuhan konsumtif.
3. Memiliki tabungan
Mempunyai tabungan ditujukan agar dapat menabung sejumlah pendapatan dan menahan diri untuk tidak berperilaku konsumtif. Selain itu bisa menjadi sarana untuk menyimpan dana darurat. Dengan adanya tabungan maka secara tidak langsung keuangan pun akan mudah terkontrol.
Baca juga: Perhatikan Hal Ini Sebelum Pinjam Uang ke Teman
4.  Jangan habiskan uang gaji di awal bulan
Senang memang jika mendapatkan suntikan dana dari penghasilan tiap bulannya. Namun, kurangnya pengetahuan dalam mengalokasikan gaji bulanan akan membuat sulit saat di pertengahan bulan, tips dari buku ini adalah sisihkan uang untuk kebutuhan di akhir bulan.
5. Investasi
Investasi penting adanya untuk kelangsungan hidup di masa yang akan datang. Apalagi sekarang ini sudah sangat mudah bagi milenial untuk berinvestasi, keuangan yang terencana dengan baik tentu akan menjamin kestabilan finansial di masa depan.</content:encoded></item></channel></rss>
