<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rambah Pasar Online, Begini 5 Hal untuk Cari Supplier dari China</title><description>Tengah marak bisnis dengan menjual barang-barang yang merupakan hasil impor China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/17/320/2248029/rambah-pasar-online-begini-5-hal-untuk-cari-supplier-dari-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/17/320/2248029/rambah-pasar-online-begini-5-hal-untuk-cari-supplier-dari-china"/><item><title>Rambah Pasar Online, Begini 5 Hal untuk Cari Supplier dari China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/17/320/2248029/rambah-pasar-online-begini-5-hal-untuk-cari-supplier-dari-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/17/320/2248029/rambah-pasar-online-begini-5-hal-untuk-cari-supplier-dari-china</guid><pubDate>Jum'at 17 Juli 2020 19:03 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/17/320/2248029/rambah-pasar-online-begini-5-hal-untuk-cari-supplier-dari-china-zqsQkkFwe2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Online Shop (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/17/320/2248029/rambah-pasar-online-begini-5-hal-untuk-cari-supplier-dari-china-zqsQkkFwe2.jpg</image><title>Online Shop (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Tengah marak bisnis dengan menjual barang-barang yang merupakan hasil impor China. Model barang yang tidak bisa ditemukan dengan mudah, produk impor asal China pun biasanya memiliki keunggulan pada harga yang dibanderol cukup terjangkau bagi berbagai kalangan.

Apalagi, produk China terkenal dengan barang-barang yang bernilai daya saing tinggi tapi harganya bisa sangat miring. Maka dari itu, supplier bisnis dari China pun sangat dicari hingga saat ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pelajari Jenis Pasar Online dan Celah yang Harus Dikuasai
Apalagi, di zaman serba digital ini, pasar online sangatlah digandrungi. Pasar online (e-marketplace) juga harus dipantau dengan baik.

Bagi kalian yang ingin memulai bisnis untuk menjual produk asal China, maka harus mendapatkan supplier yang tepat. Melansir dari buku &quot;Rahasia Bisnis Besar Impor Produk China&quot; oleh Yana Mulyana, Jakarta, Jumat (17/7/2020), berikut beberapa tips untuk mencari supplier dari China agar aman masuk ke pasar online:
 
&amp;nbsp;Baca juga; Renyahnya Bisnis Camilan, Ikuti 5 Cara Ini agar Untung Banyak
1. Pilihlah e-marketplace yang dikelola oleh perusahaan yang berbasis di China, atau setidaknya di wilayah Greater China (Hong Kong, Taiwan, dan Macau). Setidaknya, bila di kemudian hari ada masalah dengan supplier, mereka bisa bantu menyelesaikannya dengan cepat.

2. Sebaiknya tidak mencari supplier di e-marketplace berbahasa Mandarin. Kecuali jika anda sendiri bisa berbahasa mandarin.

Hal ini guna melibatkan diri secara langsung dalam bernegosiasi dengan supplier. Dalam bisnis apapun, keterikatan emosi antara penjual dan pembeli sangat menentukan kelangsungan bisnis.
3. Pilihlah e-marketplace berbahasa Inggris dengan platform keanggotaan global. Artinya, e-marketplace tersebut bukan hanya  diperuntukkan bagi perusahaan-perusahaan yang berbasis di China, tapi  untuk semua negara.

Perusahaan-perusahaan yang terdaftar di e-marketplace ini hampir  semua memiliki Export/Sales Manager yang berkomunikasi dalam bahasa  Inggris karena bidikan utama mereka adalah pasar luar China (overseas  market).

4. Pilihlah e-marketplace yang memiliki aplikasi chatting antar  member. Fasilitas tersebut akan membantu anda untuk secara langsung  berkomunikasi dengan supplier, minimal untuk langkah awal. Selanjutnya  bisa anda follow up melalui media komunikasi lain seperti QQ, WeChat,  Line, WhatsApp, Skype, Email, dan tentu saja by phone.

5. Pilihlah e-marketplace yang memiliki fasilitas suppliers  verification (biasanya diistilahkan dengan Gold Member, Goldkey Member,  Verified Supplier, Verified Manufacturer, Verified Factory, atau istilah  sejenis lainnya). Ini adalah tips terpenting dan harga mati, karena  menyangkut status calon supplier. Apakah mereka real company, ada  kantor, pabrik, dan fasilitas fisik lainnya. Ataukah sebaliknya,  perusahaan abal-abal yang hanya memanfaatkan e-marketplace sebagai  showcase.

Verified supplier, selain diwajibkan membayar biaya keanggotaan  tahunan yang nilainya tidak sedikit, mereka juga harus bersedia  diverifikasi keabsahan dokumen legalitas, dicek keberadaaan kantor,  pabrik, gudang, dan fasilitas fisik lainnya (onsite check), jika ada.</description><content:encoded>JAKARTA - Tengah marak bisnis dengan menjual barang-barang yang merupakan hasil impor China. Model barang yang tidak bisa ditemukan dengan mudah, produk impor asal China pun biasanya memiliki keunggulan pada harga yang dibanderol cukup terjangkau bagi berbagai kalangan.

Apalagi, produk China terkenal dengan barang-barang yang bernilai daya saing tinggi tapi harganya bisa sangat miring. Maka dari itu, supplier bisnis dari China pun sangat dicari hingga saat ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pelajari Jenis Pasar Online dan Celah yang Harus Dikuasai
Apalagi, di zaman serba digital ini, pasar online sangatlah digandrungi. Pasar online (e-marketplace) juga harus dipantau dengan baik.

Bagi kalian yang ingin memulai bisnis untuk menjual produk asal China, maka harus mendapatkan supplier yang tepat. Melansir dari buku &quot;Rahasia Bisnis Besar Impor Produk China&quot; oleh Yana Mulyana, Jakarta, Jumat (17/7/2020), berikut beberapa tips untuk mencari supplier dari China agar aman masuk ke pasar online:
 
&amp;nbsp;Baca juga; Renyahnya Bisnis Camilan, Ikuti 5 Cara Ini agar Untung Banyak
1. Pilihlah e-marketplace yang dikelola oleh perusahaan yang berbasis di China, atau setidaknya di wilayah Greater China (Hong Kong, Taiwan, dan Macau). Setidaknya, bila di kemudian hari ada masalah dengan supplier, mereka bisa bantu menyelesaikannya dengan cepat.

2. Sebaiknya tidak mencari supplier di e-marketplace berbahasa Mandarin. Kecuali jika anda sendiri bisa berbahasa mandarin.

Hal ini guna melibatkan diri secara langsung dalam bernegosiasi dengan supplier. Dalam bisnis apapun, keterikatan emosi antara penjual dan pembeli sangat menentukan kelangsungan bisnis.
3. Pilihlah e-marketplace berbahasa Inggris dengan platform keanggotaan global. Artinya, e-marketplace tersebut bukan hanya  diperuntukkan bagi perusahaan-perusahaan yang berbasis di China, tapi  untuk semua negara.

Perusahaan-perusahaan yang terdaftar di e-marketplace ini hampir  semua memiliki Export/Sales Manager yang berkomunikasi dalam bahasa  Inggris karena bidikan utama mereka adalah pasar luar China (overseas  market).

4. Pilihlah e-marketplace yang memiliki aplikasi chatting antar  member. Fasilitas tersebut akan membantu anda untuk secara langsung  berkomunikasi dengan supplier, minimal untuk langkah awal. Selanjutnya  bisa anda follow up melalui media komunikasi lain seperti QQ, WeChat,  Line, WhatsApp, Skype, Email, dan tentu saja by phone.

5. Pilihlah e-marketplace yang memiliki fasilitas suppliers  verification (biasanya diistilahkan dengan Gold Member, Goldkey Member,  Verified Supplier, Verified Manufacturer, Verified Factory, atau istilah  sejenis lainnya). Ini adalah tips terpenting dan harga mati, karena  menyangkut status calon supplier. Apakah mereka real company, ada  kantor, pabrik, dan fasilitas fisik lainnya. Ataukah sebaliknya,  perusahaan abal-abal yang hanya memanfaatkan e-marketplace sebagai  showcase.

Verified supplier, selain diwajibkan membayar biaya keanggotaan  tahunan yang nilainya tidak sedikit, mereka juga harus bersedia  diverifikasi keabsahan dokumen legalitas, dicek keberadaaan kantor,  pabrik, gudang, dan fasilitas fisik lainnya (onsite check), jika ada.</content:encoded></item></channel></rss>
