<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Tergelincir di Tengah Meningkatnya Kasus Baru Covid-19</title><description>Minyak mentah berjangka Brent turun 23 sen per barel menjadi USD43,14 per barel</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/18/320/2248308/harga-minyak-tergelincir-di-tengah-meningkatnya-kasus-baru-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/18/320/2248308/harga-minyak-tergelincir-di-tengah-meningkatnya-kasus-baru-covid-19"/><item><title>Harga Minyak Tergelincir di Tengah Meningkatnya Kasus Baru Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/18/320/2248308/harga-minyak-tergelincir-di-tengah-meningkatnya-kasus-baru-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/18/320/2248308/harga-minyak-tergelincir-di-tengah-meningkatnya-kasus-baru-covid-19</guid><pubDate>Sabtu 18 Juli 2020 07:26 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/18/320/2248308/harga-minyak-tergelincir-di-tengah-meningkatnya-kasus-baru-covid-19-Pl4WHOOnxQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Minyak Anjlok. (Foto: Okezone.com/SKK Migas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/18/320/2248308/harga-minyak-tergelincir-di-tengah-meningkatnya-kasus-baru-covid-19-Pl4WHOOnxQ.jpg</image><title>Harga Minyak Anjlok. (Foto: Okezone.com/SKK Migas)</title></images><description>NEW YORK - Harga minyak menurun di tengah  lonjakan kasus baru corona, sehingga melemahkan permintaan bahan bakar. Sementara negara-negara penghasil minyak mentah utama siap meningkatkan output.
Amerika Serikat melaporkan 75.000 kasus Covid-19 baru atau menjadi rekor harian. Spanyol dan Australia juga demikian, di mana telah terjadi  lompatan harian tertajam  dalam lebih dari dua bulan. Kasus baru juga terus melonjak di India dan Brasil.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Anjlok Usai OPEC Pangkas Produksi
Meningkatnya kasus baru corona membuat permintaan bahan bakar menurun. Padahal konsumsi BBM perlahan telah pulih, setelah negara-negara di seluruh dunia membatasi pergerakan dan bisnis tutup.
Minyak mentah berjangka Brent turun 23 sen per barel menjadi USD43,14 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1 turun 16 sen menjadi USD40,59. Demikian dilansir dari Reuters, Sabtu (18/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Dunia Anjlok Imbas Kekhawatiran Lockdown Kedua
Sementara itu, patokan minyak mentah  turun 1%,  setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya sepakat memangkas  pasokan 9,7 juta barel per hari (bpd) mulai Agustus.
Menurut data perusahaan jasa energi Baker Hughes, perusahaan energi AS memangkas jumlah rig minyak dan gas alam yang beroperasi ke rekor terendah selama 11 minggu berturut-turut. (feb)</description><content:encoded>NEW YORK - Harga minyak menurun di tengah  lonjakan kasus baru corona, sehingga melemahkan permintaan bahan bakar. Sementara negara-negara penghasil minyak mentah utama siap meningkatkan output.
Amerika Serikat melaporkan 75.000 kasus Covid-19 baru atau menjadi rekor harian. Spanyol dan Australia juga demikian, di mana telah terjadi  lompatan harian tertajam  dalam lebih dari dua bulan. Kasus baru juga terus melonjak di India dan Brasil.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Anjlok Usai OPEC Pangkas Produksi
Meningkatnya kasus baru corona membuat permintaan bahan bakar menurun. Padahal konsumsi BBM perlahan telah pulih, setelah negara-negara di seluruh dunia membatasi pergerakan dan bisnis tutup.
Minyak mentah berjangka Brent turun 23 sen per barel menjadi USD43,14 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1 turun 16 sen menjadi USD40,59. Demikian dilansir dari Reuters, Sabtu (18/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Dunia Anjlok Imbas Kekhawatiran Lockdown Kedua
Sementara itu, patokan minyak mentah  turun 1%,  setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya sepakat memangkas  pasokan 9,7 juta barel per hari (bpd) mulai Agustus.
Menurut data perusahaan jasa energi Baker Hughes, perusahaan energi AS memangkas jumlah rig minyak dan gas alam yang beroperasi ke rekor terendah selama 11 minggu berturut-turut. (feb)</content:encoded></item></channel></rss>
