<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Dampak Resesi Singapura, Warning Bagi Indonesia</title><description>Singapura mengalami pertumbuhan ekonomi hingga minus 41% pada kuartal II-2020</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/19/320/2248471/5-dampak-resesi-singapura-warning-bagi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/19/320/2248471/5-dampak-resesi-singapura-warning-bagi-indonesia"/><item><title>5 Dampak Resesi Singapura, Warning Bagi Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/19/320/2248471/5-dampak-resesi-singapura-warning-bagi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/19/320/2248471/5-dampak-resesi-singapura-warning-bagi-indonesia</guid><pubDate>Minggu 19 Juli 2020 10:26 WIB</pubDate><dc:creator>Natasha Oktalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/18/320/2248471/5-dampak-resesi-singapura-warning-bagi-indonesia-Nf87yPkc5B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Singapura Alami Resesi Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/18/320/2248471/5-dampak-resesi-singapura-warning-bagi-indonesia-Nf87yPkc5B.jpg</image><title>Singapura Alami Resesi Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Singapura mengalami pertumbuhan ekonomi hingga minus 41% pada kuartal II-2020. Bahkan perekonomian negara tersebut menjadi resesi karena sudah dua kuartal mengalami pertumbuhan negatif.
Menteri Keuangan Sri Mulyani pun mulai menyiapkan cara supaya Indonesia tidak terdampak resesi Singapura. Misalnya menjaga daya beli masyarakat, ekspor hingga investasi.
Okezone&amp;nbsp;pun merangkum fakta-fakta menarik seberapa besar dampak resesi Singapura terhadap Indonesia, Minggu (19/7/2020):
1. Singapura Alami Resesi
Ekonomi Singapura masuk resesi, setelah pertumbuhan ekonomi negara tersebut minus 41,2% pada kuartal II-2020 dampak pandemi virus corona. Departemen Perdagangan dan Industri menyatakan, produk domestik bruto Singapura sebagian besar dihitung dari data bulan April dan Mei. Akibatnya, ekonom memprediksi ekonomi negara di Asia Tenggara akan minus 37,4%.
Resesi didefinisikan jika pertumbuhan dua kuartal berturut-turut mengalami minus. Tercatat, pada kuartal I-2020, ekonomi Singapura minus 3,3%.
2. Bagaimana Dampak pada Indonesia?
Ekonom Indef Bhima Yudistira menilai Singapura yang telah mengalami resesi menjadi peringatan bagi Indonesia yang bakal menekan sektor perdagangan dalam negeri.
&quot;Singapura menjadi hubungan perdagangan dan investasi yang cukup penting bagi Indonesia. Indikasi resesi Singapura menjadi warning bagi Indonesia bahwa kinerja perdagangan akan terkontraksi cukup dalam,&quot; ujar Bhima.
Kata dia, arus barang yang keluar dan masuk dari Indonesia sebagian lewat hub Singapura. Kalau volume ekspor impor disana turun tajam harus bersiap kinerja perdagangan akan turun sepanjang tahun.
3. Antisipasi Sri Mulyani
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mewaspadai dampak Singapura yang mengalami resesi. Singapura mengumumkan pertumbuhan ekonominya di kuartal II-2020. Kementerian Perdagangan Singapura mengumumkan, ekonomi di kuartal II-2020 minus 41,2% dibandingkan kuartal I-2020.
&quot;Kita tentu waspadai, karena bagaimanapun juga Indonesia engine of growth kita konsumsi, investasi, dan ekspor. Hari ini pemerintah menggunakan seluruh mekanisme anggarannya untuk mensubstitusi pelemahan di sisi konsumsi dan di sisi investasi maupun ekspor,&quot; ujar Sri Mulyani.
Sri Mulyani akan melakukan berbagai cara untuk menjaga tingkat konsumsi rumah tangga, ekspor, dan investasi. Salah satu upaya melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang menyasar enam klaster sekaligus. Hal ini dilakukan agar resesi ekonomi tidak menular.4. Guncangan pada Indonesia?
Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah mengatakan, dirinya tidak melihat dampak besar dari resesi Singapura di tengah wabah pandemi Covid-19. Memang Singapura mempunyai posisi yang sangat dekat dengan perekonomian Indonesia. Baik itu dari sisi perdagangan, maupun dari sisi investasi.
&quot;Tapi kalau kita lihat, Indonesia ini semuanya sudah menurun pada saat wabah Covid-19 berlangsung, tepatnya sejak triwulan kedua dari bulan Maret,&quot; ujar dia.
Bahkan, lanjut dia awal tahun ekspor Indonesia sudah turun, lalu investasi PMA juga turun. Artinya walaupun semua pihak bicara Singapura negara yang sangat dekat dengan pereknomian Indonesia.
5. Apakah Indoensia Akan Resesi Juga?
Ekonom dari Universitas Indonesia Faisal Basri menilai, Indonesia tidak akan bernasib seperti Singapura. Sebab, peranan ekspor barang dan jasa dalam produk domestik bruto (PDB) sangat tinggi, bahkan jauh lebih besar dari PDB, yaitu 174%. Hal tersebut karena Singapura merupakan negara transhipment dan menjadi penghubung negara-negara tetangganya termasuk Indonesia
&amp;ldquo;Apakah Indonesia bakal mengalami derita sangat dalam seperti Singapura? Insya Allah tidak,&amp;rdquo; kata Faisal.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Singapura mengalami pertumbuhan ekonomi hingga minus 41% pada kuartal II-2020. Bahkan perekonomian negara tersebut menjadi resesi karena sudah dua kuartal mengalami pertumbuhan negatif.
Menteri Keuangan Sri Mulyani pun mulai menyiapkan cara supaya Indonesia tidak terdampak resesi Singapura. Misalnya menjaga daya beli masyarakat, ekspor hingga investasi.
Okezone&amp;nbsp;pun merangkum fakta-fakta menarik seberapa besar dampak resesi Singapura terhadap Indonesia, Minggu (19/7/2020):
1. Singapura Alami Resesi
Ekonomi Singapura masuk resesi, setelah pertumbuhan ekonomi negara tersebut minus 41,2% pada kuartal II-2020 dampak pandemi virus corona. Departemen Perdagangan dan Industri menyatakan, produk domestik bruto Singapura sebagian besar dihitung dari data bulan April dan Mei. Akibatnya, ekonom memprediksi ekonomi negara di Asia Tenggara akan minus 37,4%.
Resesi didefinisikan jika pertumbuhan dua kuartal berturut-turut mengalami minus. Tercatat, pada kuartal I-2020, ekonomi Singapura minus 3,3%.
2. Bagaimana Dampak pada Indonesia?
Ekonom Indef Bhima Yudistira menilai Singapura yang telah mengalami resesi menjadi peringatan bagi Indonesia yang bakal menekan sektor perdagangan dalam negeri.
&quot;Singapura menjadi hubungan perdagangan dan investasi yang cukup penting bagi Indonesia. Indikasi resesi Singapura menjadi warning bagi Indonesia bahwa kinerja perdagangan akan terkontraksi cukup dalam,&quot; ujar Bhima.
Kata dia, arus barang yang keluar dan masuk dari Indonesia sebagian lewat hub Singapura. Kalau volume ekspor impor disana turun tajam harus bersiap kinerja perdagangan akan turun sepanjang tahun.
3. Antisipasi Sri Mulyani
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mewaspadai dampak Singapura yang mengalami resesi. Singapura mengumumkan pertumbuhan ekonominya di kuartal II-2020. Kementerian Perdagangan Singapura mengumumkan, ekonomi di kuartal II-2020 minus 41,2% dibandingkan kuartal I-2020.
&quot;Kita tentu waspadai, karena bagaimanapun juga Indonesia engine of growth kita konsumsi, investasi, dan ekspor. Hari ini pemerintah menggunakan seluruh mekanisme anggarannya untuk mensubstitusi pelemahan di sisi konsumsi dan di sisi investasi maupun ekspor,&quot; ujar Sri Mulyani.
Sri Mulyani akan melakukan berbagai cara untuk menjaga tingkat konsumsi rumah tangga, ekspor, dan investasi. Salah satu upaya melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang menyasar enam klaster sekaligus. Hal ini dilakukan agar resesi ekonomi tidak menular.4. Guncangan pada Indonesia?
Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah mengatakan, dirinya tidak melihat dampak besar dari resesi Singapura di tengah wabah pandemi Covid-19. Memang Singapura mempunyai posisi yang sangat dekat dengan perekonomian Indonesia. Baik itu dari sisi perdagangan, maupun dari sisi investasi.
&quot;Tapi kalau kita lihat, Indonesia ini semuanya sudah menurun pada saat wabah Covid-19 berlangsung, tepatnya sejak triwulan kedua dari bulan Maret,&quot; ujar dia.
Bahkan, lanjut dia awal tahun ekspor Indonesia sudah turun, lalu investasi PMA juga turun. Artinya walaupun semua pihak bicara Singapura negara yang sangat dekat dengan pereknomian Indonesia.
5. Apakah Indoensia Akan Resesi Juga?
Ekonom dari Universitas Indonesia Faisal Basri menilai, Indonesia tidak akan bernasib seperti Singapura. Sebab, peranan ekspor barang dan jasa dalam produk domestik bruto (PDB) sangat tinggi, bahkan jauh lebih besar dari PDB, yaitu 174%. Hal tersebut karena Singapura merupakan negara transhipment dan menjadi penghubung negara-negara tetangganya termasuk Indonesia
&amp;ldquo;Apakah Indonesia bakal mengalami derita sangat dalam seperti Singapura? Insya Allah tidak,&amp;rdquo; kata Faisal.</content:encoded></item></channel></rss>
