<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Menguat USD1/Barel Efek Stimulus Uni Eropa</title><description>Harga minyak naik sekitar USD1 per barel pada perdagangan Selasa</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/22/320/2250123/harga-minyak-menguat-usd1-barel-efek-stimulus-uni-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/22/320/2250123/harga-minyak-menguat-usd1-barel-efek-stimulus-uni-eropa"/><item><title>Harga Minyak Menguat USD1/Barel Efek Stimulus Uni Eropa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/22/320/2250123/harga-minyak-menguat-usd1-barel-efek-stimulus-uni-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/22/320/2250123/harga-minyak-menguat-usd1-barel-efek-stimulus-uni-eropa</guid><pubDate>Rabu 22 Juli 2020 07:22 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/22/320/2250123/harga-minyak-menguat-usd1-barel-efek-stimulus-uni-eropa-N9v7W2foTh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Minyak Dunia Naik (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/22/320/2250123/harga-minyak-menguat-usd1-barel-efek-stimulus-uni-eropa-N9v7W2foTh.jpg</image><title>Harga Minyak Dunia Naik (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>NEW YORK  - Harga minyak naik sekitar USD1 per barel pada perdagangan Selasa atau mencapai level tertinggi dalam empat bulan. Dorongan kesepakatan stimulus Uni Eropa dan harapan tentang uji coba vaksin corona menjadi sentimen positif pada harga minyak.
Minyak mentah berjangka Brent ditutup pada naik USD1,04 atau 2,4% menjadi USD44,32 barel. West Texas Intermediate (WTI) naik USD1,15 atau 2,8% menjadi USD41,96 per barel.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Naik Tipis, Brent Dipatok USD43,2/Barel
Minyak didukung  kesepakatan Uni Eropa soal dana pemulihan ekonomi sebesar 750 miliar euro (USD859 miliar). Kesepakatan Uni Eropa memungkinkan untuk meningkatkan miliaran euro di pasar modal atas 27 negara. Ini suatu tindakan solidaritas yang belum pernah terjadi dalam  tujuh dekade integrasi Eropa.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Tergelincir di Tengah Meningkatnya Kasus Baru Covid-19
Selain itu, harga minyak didukung  data vaksin corona yang akan dirilis pada Senin, meskipun vaksin tetap beberapa bulan lagi. Beberapa perusahaan sedang menguji obat baru untuk kekebalan terhadap Covid-19.
Namun kenaikan harga minyak tertahan setelah American Petroleum Institute melaporkan persediaan minyak mentah AS tumbuh sebesar 7,5 juta barel dibandingkan dengan ekspektasi untuk penarikan 2,1 juta barel. (feb)</description><content:encoded>NEW YORK  - Harga minyak naik sekitar USD1 per barel pada perdagangan Selasa atau mencapai level tertinggi dalam empat bulan. Dorongan kesepakatan stimulus Uni Eropa dan harapan tentang uji coba vaksin corona menjadi sentimen positif pada harga minyak.
Minyak mentah berjangka Brent ditutup pada naik USD1,04 atau 2,4% menjadi USD44,32 barel. West Texas Intermediate (WTI) naik USD1,15 atau 2,8% menjadi USD41,96 per barel.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Naik Tipis, Brent Dipatok USD43,2/Barel
Minyak didukung  kesepakatan Uni Eropa soal dana pemulihan ekonomi sebesar 750 miliar euro (USD859 miliar). Kesepakatan Uni Eropa memungkinkan untuk meningkatkan miliaran euro di pasar modal atas 27 negara. Ini suatu tindakan solidaritas yang belum pernah terjadi dalam  tujuh dekade integrasi Eropa.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Minyak Tergelincir di Tengah Meningkatnya Kasus Baru Covid-19
Selain itu, harga minyak didukung  data vaksin corona yang akan dirilis pada Senin, meskipun vaksin tetap beberapa bulan lagi. Beberapa perusahaan sedang menguji obat baru untuk kekebalan terhadap Covid-19.
Namun kenaikan harga minyak tertahan setelah American Petroleum Institute melaporkan persediaan minyak mentah AS tumbuh sebesar 7,5 juta barel dibandingkan dengan ekspektasi untuk penarikan 2,1 juta barel. (feb)</content:encoded></item></channel></rss>
