<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Buka Lowongan Penyandang Disabilitas Kerja di BUMN   </title><description>Erick Thohir membuka peluang bagi penyandang disabilitas. Langkah mereka untuk meniti karier semakin terbuka luas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/22/320/2250356/erick-thohir-buka-lowongan-penyandang-disabilitas-kerja-di-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/22/320/2250356/erick-thohir-buka-lowongan-penyandang-disabilitas-kerja-di-bumn"/><item><title>Erick Thohir Buka Lowongan Penyandang Disabilitas Kerja di BUMN   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/22/320/2250356/erick-thohir-buka-lowongan-penyandang-disabilitas-kerja-di-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/22/320/2250356/erick-thohir-buka-lowongan-penyandang-disabilitas-kerja-di-bumn</guid><pubDate>Rabu 22 Juli 2020 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/22/320/2250356/erick-thohir-buka-lowongan-penyandang-disabilitas-kerja-di-bumn-NcHx897Qme.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/22/320/2250356/erick-thohir-buka-lowongan-penyandang-disabilitas-kerja-di-bumn-NcHx897Qme.jpg</image><title>Erick Thohir (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membuka peluang bagi penyandang disabilitas. Langkah mereka untuk meniti karier semakin terbuka luas.
Baca Juga: Cara Erick Thohir-Menaker Berdayakan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas&amp;nbsp;
Hal ini setelah Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) mengenai pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas pada perusahaan BUMN. Adapun, kerjasama ini akan merekrut 178 pekerja disabilitas.

&quot;Kita harus memberikan kesempatan yang sama kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan, dan saya rasa komitmen tersebut sudah berjalan di BUMN di mana pada tahun ini kita sudah merekrut 178 (pekerja disabilitas) dan ini bagian dari komitmen 2%,&quot; kata Erick di Jakarta, Rabu (22/7/2020).
Baca Juga: Sentil Dirut BUMN Kebanyakan Acara, Erick Thohir: Kapan Kerjanya

Erick Thohir melanjutkan, Kementerian Ketenagakerjaan dan pihaknya terus bersinergi memberikan fasilitas dan keberpihakan kepada penyandang disabilitas.

&quot;Saya mohon dukungan ibu secara penting karena ini bagin yang harus kita lakukan bersama, tidak secara ego sektoral, karena tidak ada artinya komite yang dibentuk Presiden tanpa dukungan dari para menteri,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membuka peluang bagi penyandang disabilitas. Langkah mereka untuk meniti karier semakin terbuka luas.
Baca Juga: Cara Erick Thohir-Menaker Berdayakan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas&amp;nbsp;
Hal ini setelah Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) mengenai pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas pada perusahaan BUMN. Adapun, kerjasama ini akan merekrut 178 pekerja disabilitas.

&quot;Kita harus memberikan kesempatan yang sama kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan, dan saya rasa komitmen tersebut sudah berjalan di BUMN di mana pada tahun ini kita sudah merekrut 178 (pekerja disabilitas) dan ini bagian dari komitmen 2%,&quot; kata Erick di Jakarta, Rabu (22/7/2020).
Baca Juga: Sentil Dirut BUMN Kebanyakan Acara, Erick Thohir: Kapan Kerjanya

Erick Thohir melanjutkan, Kementerian Ketenagakerjaan dan pihaknya terus bersinergi memberikan fasilitas dan keberpihakan kepada penyandang disabilitas.

&quot;Saya mohon dukungan ibu secara penting karena ini bagin yang harus kita lakukan bersama, tidak secara ego sektoral, karena tidak ada artinya komite yang dibentuk Presiden tanpa dukungan dari para menteri,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
