<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Disangka, Obat Pelangsing Badan Banyak Diburu di Tengah Corona</title><description>Pandemi virus corona atau Covid-19 memaksa perubahan seluruh aktivitas pembelian pada masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/23/320/2251094/tak-disangka-obat-pelangsing-badan-banyak-diburu-di-tengah-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/23/320/2251094/tak-disangka-obat-pelangsing-badan-banyak-diburu-di-tengah-corona"/><item><title>Tak Disangka, Obat Pelangsing Badan Banyak Diburu di Tengah Corona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/23/320/2251094/tak-disangka-obat-pelangsing-badan-banyak-diburu-di-tengah-corona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/23/320/2251094/tak-disangka-obat-pelangsing-badan-banyak-diburu-di-tengah-corona</guid><pubDate>Kamis 23 Juli 2020 18:49 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/23/320/2251094/tak-disangka-obat-pelangsing-badan-banyak-diburu-di-tengah-corona-4bS1kcpa1I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">E-commerce (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/23/320/2251094/tak-disangka-obat-pelangsing-badan-banyak-diburu-di-tengah-corona-4bS1kcpa1I.jpg</image><title>E-commerce (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Pandemi virus corona atau Covid-19 memaksa perubahan seluruh aktivitas pembelian pada masyarakat. Termasuk soal produk yang sering dibeli oleh konsumen pada e-commerce.

&quot;Penjualan tertinggi di e-commerce selama pandemi ini yakni obat pelangsing berat badan,&quot; ujar aktivis brand lokal, Arto Subiantoro dalam telekonferensi, Kamis (23/7/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rahasia Sukses Bisnis Online bagi Ibu Rumah Tangga
Kemudian, lanjut dia, produk-produk kesehatan juga masih dicari oleh masyarakat. Seperti masker dan lain-lain. Bahkan banyak sekali masker-masker dengan berbagai varian yang bisa dicari.

&quot;Jadi, pertama kita mengalami krisis. Tapi kita memang tidak tinggal diam, harus bisa berinovasi menciptakan peluang usaha. Salah satunya dengan menjual produk kesehatan,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Belanja e-Commerce Tembus Rp20,7 Triliun, Beli Sembako pun Sekarang Online
Selain produk kesehatan, masih banyak produk lain yang bisa dimanfaatkan. Contohnya ada penjual ayam goreng di tengah pandemi ini membuka 16 cabang. Menurutnya berjualan itu harus bisa melihat peluang agar bisa mendapatkan keuntungan.&quot;Misalnya apabila kita punya banyak teman, pasti jualan itu akan  lancar. Pasalnya kita tawarkan produk ke teman-teman tersebut. Nantinya  ada beberapa teman pasti akan dibeli produk kita,&quot; tandas dia.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi  produk-produk Indonesia bisa tumbuh di tengah pandemi virus Corona atau  Covid-19. Ada beberapa produk yang sudah tumbuh positif hingga saat ini.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan, produk yang  tumbuh positif ketika pandemi Covid-19 ini, seperti makanan dan minuman  olahan. Lalu alat-alat kesehatan, produk pertanian, produk perikanan dan  produk agroindustri.</description><content:encoded>JAKARTA - Pandemi virus corona atau Covid-19 memaksa perubahan seluruh aktivitas pembelian pada masyarakat. Termasuk soal produk yang sering dibeli oleh konsumen pada e-commerce.

&quot;Penjualan tertinggi di e-commerce selama pandemi ini yakni obat pelangsing berat badan,&quot; ujar aktivis brand lokal, Arto Subiantoro dalam telekonferensi, Kamis (23/7/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rahasia Sukses Bisnis Online bagi Ibu Rumah Tangga
Kemudian, lanjut dia, produk-produk kesehatan juga masih dicari oleh masyarakat. Seperti masker dan lain-lain. Bahkan banyak sekali masker-masker dengan berbagai varian yang bisa dicari.

&quot;Jadi, pertama kita mengalami krisis. Tapi kita memang tidak tinggal diam, harus bisa berinovasi menciptakan peluang usaha. Salah satunya dengan menjual produk kesehatan,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Belanja e-Commerce Tembus Rp20,7 Triliun, Beli Sembako pun Sekarang Online
Selain produk kesehatan, masih banyak produk lain yang bisa dimanfaatkan. Contohnya ada penjual ayam goreng di tengah pandemi ini membuka 16 cabang. Menurutnya berjualan itu harus bisa melihat peluang agar bisa mendapatkan keuntungan.&quot;Misalnya apabila kita punya banyak teman, pasti jualan itu akan  lancar. Pasalnya kita tawarkan produk ke teman-teman tersebut. Nantinya  ada beberapa teman pasti akan dibeli produk kita,&quot; tandas dia.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi  produk-produk Indonesia bisa tumbuh di tengah pandemi virus Corona atau  Covid-19. Ada beberapa produk yang sudah tumbuh positif hingga saat ini.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan, produk yang  tumbuh positif ketika pandemi Covid-19 ini, seperti makanan dan minuman  olahan. Lalu alat-alat kesehatan, produk pertanian, produk perikanan dan  produk agroindustri.</content:encoded></item></channel></rss>
