<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Pariwisata Bangkit, Penerbangan Langsung dari 5 Negara Dibuka</title><description>Langkah tersebut dinilai efektif untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/24/320/2251334/industri-pariwisata-bangkit-penerbangan-langsung-dari-5-negara-dibuka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/24/320/2251334/industri-pariwisata-bangkit-penerbangan-langsung-dari-5-negara-dibuka"/><item><title>Industri Pariwisata Bangkit, Penerbangan Langsung dari 5 Negara Dibuka</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/24/320/2251334/industri-pariwisata-bangkit-penerbangan-langsung-dari-5-negara-dibuka</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/24/320/2251334/industri-pariwisata-bangkit-penerbangan-langsung-dari-5-negara-dibuka</guid><pubDate>Jum'at 24 Juli 2020 09:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/24/320/2251334/industri-pariwisata-bangkit-penerbangan-langsung-dari-5-negara-dibuka-YplNEO2H3r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rencana Pembukaan 5 Penerbangan Langsung. (Foto: Okezone.com/Angkasa Pura II)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/24/320/2251334/industri-pariwisata-bangkit-penerbangan-langsung-dari-5-negara-dibuka-YplNEO2H3r.jpg</image><title>Rencana Pembukaan 5 Penerbangan Langsung. (Foto: Okezone.com/Angkasa Pura II)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan berkoordinasi dengan Kementerian BUMN untuk membuka layanan penerbangan langsung dari lima negara. Seperti Australia, Amerika Serikat, Jerman, Inggris dan Singapura.
Tercatat lima negara tersebut menjadi penyumbang wisatawan tertinggi ke Indonesia setiap tahunnya.
&quot;Australia paling berminat mencari pariwisata Indonesia, kedua Amerika, ketiga Jerman, keempat Inggris dan terakhir Singapura. Jadi salah satu strategi destinasi direct flight baru terhadap pasar-pasar yang potensial,&quot; kata Menparekraf Wishnutama Kusubandio saat menghadiri Manajer Gorum MNC Group XL VIII yang digelar secara virtual, Kamis (23/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sederet Relaksasi Pajak untuk Industri Parekraf, Bu Sri Mulyani Setuju?
Langkah tersebut dinilai efektif untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia. Pihaknya pun terus menerus menegakan disiplin protokol kesehatan di tempat wisata, sehingga ketika dibuka tidak akan menjadi penyebaran virus corona atau Covid-19.
&quot;Kita siapkan destinasi, kita harapkan ada pengunjung. Kita membangun infrastruktur, pemasaran, sumber daya, dan sebagainya. Ada yang lebih komprehensif, yaitu memperluas koneksivitas dan pasar,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dampak Covid-19, Wishnutama: Sektor Pariwisata bukan Berkurang, Nyaris Nol
Selain memperluas jaringan, strategi lainnya melakukan kegiatan pemasaran yang efektif. Aktivitas promosi yang akan memancing masyarakat luar negeri untuk datang ke Tanah Air dengan cara memperkenalkan beragam kuliner nusantara di kancah dunia internasional.
&quot;Selain koneksivitas adalah pemasaran. Pemerintah Thailand lakukan, mensupport  restoran di Amerika. Mereka kompak pakai judul Thai. Jadi mereka mempromosikan lewat kuliner. Promisi negara melalui kuliner itu sangat efektif,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan berkoordinasi dengan Kementerian BUMN untuk membuka layanan penerbangan langsung dari lima negara. Seperti Australia, Amerika Serikat, Jerman, Inggris dan Singapura.
Tercatat lima negara tersebut menjadi penyumbang wisatawan tertinggi ke Indonesia setiap tahunnya.
&quot;Australia paling berminat mencari pariwisata Indonesia, kedua Amerika, ketiga Jerman, keempat Inggris dan terakhir Singapura. Jadi salah satu strategi destinasi direct flight baru terhadap pasar-pasar yang potensial,&quot; kata Menparekraf Wishnutama Kusubandio saat menghadiri Manajer Gorum MNC Group XL VIII yang digelar secara virtual, Kamis (23/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sederet Relaksasi Pajak untuk Industri Parekraf, Bu Sri Mulyani Setuju?
Langkah tersebut dinilai efektif untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia. Pihaknya pun terus menerus menegakan disiplin protokol kesehatan di tempat wisata, sehingga ketika dibuka tidak akan menjadi penyebaran virus corona atau Covid-19.
&quot;Kita siapkan destinasi, kita harapkan ada pengunjung. Kita membangun infrastruktur, pemasaran, sumber daya, dan sebagainya. Ada yang lebih komprehensif, yaitu memperluas koneksivitas dan pasar,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dampak Covid-19, Wishnutama: Sektor Pariwisata bukan Berkurang, Nyaris Nol
Selain memperluas jaringan, strategi lainnya melakukan kegiatan pemasaran yang efektif. Aktivitas promosi yang akan memancing masyarakat luar negeri untuk datang ke Tanah Air dengan cara memperkenalkan beragam kuliner nusantara di kancah dunia internasional.
&quot;Selain koneksivitas adalah pemasaran. Pemerintah Thailand lakukan, mensupport  restoran di Amerika. Mereka kompak pakai judul Thai. Jadi mereka mempromosikan lewat kuliner. Promisi negara melalui kuliner itu sangat efektif,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
