<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramalan BI, Minggu Keempat Juli Deflasi 0,03%</title><description>Bank Indonesia (BI) prediksi inflasi pada minggu keempat Juli 2020. Pasalnya, akan mengalami deflasi sebesar 0,03% (mtm).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/24/320/2251474/ramalan-bi-minggu-keempat-juli-deflasi-0-03</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/24/320/2251474/ramalan-bi-minggu-keempat-juli-deflasi-0-03"/><item><title>Ramalan BI, Minggu Keempat Juli Deflasi 0,03%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/24/320/2251474/ramalan-bi-minggu-keempat-juli-deflasi-0-03</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/24/320/2251474/ramalan-bi-minggu-keempat-juli-deflasi-0-03</guid><pubDate>Jum'at 24 Juli 2020 14:37 WIB</pubDate><dc:creator>Natasha Oktalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/24/320/2251474/ramalan-bi-minggu-keempat-juli-deflasi-0-03-FbMohpthWI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/24/320/2251474/ramalan-bi-minggu-keempat-juli-deflasi-0-03-FbMohpthWI.jpg</image><title>Bank Indonesia (Reuters)</title></images><description>JAKARTA -  Bank Indonesia (BI) melakukan survei inflasi pada minggu keempat Juli 2020. Pasalnya, pada inflasi minggu keempat Juli akan mengalami deflasi sebesar 0,03% (mtm).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan, Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juli 2020 secara tahun kalender sebesar 1,06% (ytd). Secara tahunan sebesar 1,61% (yoy).
 
&amp;nbsp;Baca juga: BI Percepat Proses Pinjaman bagi Bank Kesulitan Likuiditas
&quot;Penyumbang utama deflasi pada periode laporan antara lain berasal dari bawang merah sebesar minus 0,10% (mtm), daging ayam ras sebesar minus 0,03% (mtm), bawang putih sebesar minus 0,03% (mtm), gula pasir sebesar minus 0,02% (mtm), jeruk sebesar  minus 0,02 (mtm) serta cabai merah, kelapa, daging sapi, dan angkutan udara masing-masing sebesar minus 0,01% (mtm),&quot; ujarnya dalam website BI, Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Sementara itu, lanjutnya, BI masih mencatat ada beberapa yang menyumbang inflasi pada bulan Juli 2020. Adapun penyumbang inflasi adalah  telur ayam ras sebesar 0,05% (mtm), emas perhiasan sebesar 0,04% (mtm), dan rokok kretek filter sebesar 0,01% (mtm).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Perbankan Jangan Gaptek, Nasabah Bisa Lari
Kedepan, Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran COVID-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu. Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.</description><content:encoded>JAKARTA -  Bank Indonesia (BI) melakukan survei inflasi pada minggu keempat Juli 2020. Pasalnya, pada inflasi minggu keempat Juli akan mengalami deflasi sebesar 0,03% (mtm).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan, Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juli 2020 secara tahun kalender sebesar 1,06% (ytd). Secara tahunan sebesar 1,61% (yoy).
 
&amp;nbsp;Baca juga: BI Percepat Proses Pinjaman bagi Bank Kesulitan Likuiditas
&quot;Penyumbang utama deflasi pada periode laporan antara lain berasal dari bawang merah sebesar minus 0,10% (mtm), daging ayam ras sebesar minus 0,03% (mtm), bawang putih sebesar minus 0,03% (mtm), gula pasir sebesar minus 0,02% (mtm), jeruk sebesar  minus 0,02 (mtm) serta cabai merah, kelapa, daging sapi, dan angkutan udara masing-masing sebesar minus 0,01% (mtm),&quot; ujarnya dalam website BI, Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Sementara itu, lanjutnya, BI masih mencatat ada beberapa yang menyumbang inflasi pada bulan Juli 2020. Adapun penyumbang inflasi adalah  telur ayam ras sebesar 0,05% (mtm), emas perhiasan sebesar 0,04% (mtm), dan rokok kretek filter sebesar 0,01% (mtm).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Perbankan Jangan Gaptek, Nasabah Bisa Lari
Kedepan, Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran COVID-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu. Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.</content:encoded></item></channel></rss>
