<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      Peringatan Keras Luhut ke Investor: Kalau Investasi Jangan Main-Main!</title><description>Luhur Binsar Panjaitan mengingatkan pihak ataupun negara manapun yang ingin berinvestasi di Indonesia agar tidak main-main.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/25/320/2252039/peringatan-keras-luhut-ke-investor-kalau-investasi-jangan-main-main</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/25/320/2252039/peringatan-keras-luhut-ke-investor-kalau-investasi-jangan-main-main"/><item><title>      Peringatan Keras Luhut ke Investor: Kalau Investasi Jangan Main-Main!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/25/320/2252039/peringatan-keras-luhut-ke-investor-kalau-investasi-jangan-main-main</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/25/320/2252039/peringatan-keras-luhut-ke-investor-kalau-investasi-jangan-main-main</guid><pubDate>Sabtu 25 Juli 2020 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/25/320/2252039/peringatan-keras-luhut-ke-investor-kalau-investasi-jangan-main-main-1qTFqvJqpF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/25/320/2252039/peringatan-keras-luhut-ke-investor-kalau-investasi-jangan-main-main-1qTFqvJqpF.jpg</image><title>Menko Luhut (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhur Binsar Panjaitan mengingatkan pihak ataupun negara manapun yang ingin berinvestasi di Indonesia agar tidak main-main dengan pemerintah. Hal ini mengingat rule of thumb atau syarat-syarat yang harus dipatuhi untuk berinvestasi di Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Singapura Jadi Raja Investasi di Indonesia meski Resesi&amp;nbsp;
Rule of thumb ini antara lain teknologi ramah lingkungan, orientasi nilai tambah industri, mendidik tenaga kerja lokal, dan transfer teknologi.
&quot;Jangan main-main. Pertama, kita tidak mau teknologi kelas dua, harus teknologi kelas satu yang ramah lingkungan. Pembangunan harus berkelanjutan,&quot; ujar Luhut dalam webinar di Jakarta, Sabtu (25/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Catatan Pengusaha Muda, Jangan Lupakan Investor Lawas&amp;nbsp;
Selain itu, Indonesia akan memprioritaskan investor yang mau turut membantu dalam memberikan nilai tambah bagi Indonesia dalam mengolah rich raw atau sumber daya mineral.  &quot;Kami juga berharap agar para investor dapat mendidik tenaga kerja lokal, sehingga mereka dapat memegang peran kunci di masa depan,&quot; ungkap Luhut.
Luhut juga mengingatkan pentingnya transfer teknologi dalam investasi. Bantuan pengembangan kapasitas untuk masyarakat sekitar juga tidak kalah pentingnya.
&quot;Mereka harus patuhi semua syarat ini, dan tentunya kita tetap ramah sama mereka,&quot; kata Luhut.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhur Binsar Panjaitan mengingatkan pihak ataupun negara manapun yang ingin berinvestasi di Indonesia agar tidak main-main dengan pemerintah. Hal ini mengingat rule of thumb atau syarat-syarat yang harus dipatuhi untuk berinvestasi di Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Singapura Jadi Raja Investasi di Indonesia meski Resesi&amp;nbsp;
Rule of thumb ini antara lain teknologi ramah lingkungan, orientasi nilai tambah industri, mendidik tenaga kerja lokal, dan transfer teknologi.
&quot;Jangan main-main. Pertama, kita tidak mau teknologi kelas dua, harus teknologi kelas satu yang ramah lingkungan. Pembangunan harus berkelanjutan,&quot; ujar Luhut dalam webinar di Jakarta, Sabtu (25/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Catatan Pengusaha Muda, Jangan Lupakan Investor Lawas&amp;nbsp;
Selain itu, Indonesia akan memprioritaskan investor yang mau turut membantu dalam memberikan nilai tambah bagi Indonesia dalam mengolah rich raw atau sumber daya mineral.  &quot;Kami juga berharap agar para investor dapat mendidik tenaga kerja lokal, sehingga mereka dapat memegang peran kunci di masa depan,&quot; ungkap Luhut.
Luhut juga mengingatkan pentingnya transfer teknologi dalam investasi. Bantuan pengembangan kapasitas untuk masyarakat sekitar juga tidak kalah pentingnya.
&quot;Mereka harus patuhi semua syarat ini, dan tentunya kita tetap ramah sama mereka,&quot; kata Luhut.</content:encoded></item></channel></rss>
