<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Menko Luhut Pakai Istilah Militer Pulihkan Sektor Pariwisata, Apa Itu?</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan menyebut butuh waktu cukup lama untuk memulihkan sektor pariwisata.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/25/320/2252073/menko-luhut-pakai-istilah-militer-pulihkan-sektor-pariwisata-apa-itu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/25/320/2252073/menko-luhut-pakai-istilah-militer-pulihkan-sektor-pariwisata-apa-itu"/><item><title>   Menko Luhut Pakai Istilah Militer Pulihkan Sektor Pariwisata, Apa Itu?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/25/320/2252073/menko-luhut-pakai-istilah-militer-pulihkan-sektor-pariwisata-apa-itu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/25/320/2252073/menko-luhut-pakai-istilah-militer-pulihkan-sektor-pariwisata-apa-itu</guid><pubDate>Sabtu 25 Juli 2020 18:40 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/25/320/2252073/menko-luhut-pakai-istilah-militer-pulihkan-sektor-pariwisata-apa-itu-Rsa9EQPyeN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/25/320/2252073/menko-luhut-pakai-istilah-militer-pulihkan-sektor-pariwisata-apa-itu-Rsa9EQPyeN.jpg</image><title>Menko Luhut (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut butuh waktu cukup lama untuk memulihkan sektor pariwisata akibat pandemi Covid-19. Hal itu disebabkan beberapa pembatasan yang membuat sektor pariwisata menjadi terganggu.

&quot;Pemulihan sektor pariwisata ini memerlukan waktu setidaknya lebih dari 10 bulan, tapi mulai dari sekarang sudah mulai perlahan kita buka, jadi kalau bahasa militernya itu bertahap, bertingkat, berlanjut,&quot; ujar Luhut dalam Webinar Investasi di Tengah Pandemi, Sabtu (25/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Perjalanan Dinas PNS untuk Bangkitkan Pariwisata, Luhut: Jangan Dikritik&amp;nbsp;
Luhut menambahkan, pemerintah harus berhati-hati dalam memulihkan sektor pariwisata. Seluruh langkah yang dibuat harus betul-betul diantisipasi dan evaluasi dengan cermat sehingga memperkecil kemungkinan membuat kesalahan.

&quot;Mulai Rabu nanti saya akan membuka lagi dengan Menteri Pariwisata wisata di Banyuwangi, tanggal 30 kita di Bali, dan terus bertahap di beberapa tempat yang ada sudah mulai kita tingkatkan,&quot; kata dia.

Luhut juga menyebut telah mendapat laporan dari Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan terkait peningkatan penumpang pesawat beberapa waktu belakangan.

&quot;Sekarang dari Cengkareng, kemarin saya dapat laporan dari Dirjen Perhubungan Udara itu sudah sampai 45%, nah kita terus bertahap kita naikkan, Dua minggu lalu di 20% sekarang meningkat. Kita berharap, kalau keadaan terkendali dia bisa 50% dalam beberapa hari ke depan,&quot; ucap Luhut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Proyeksi Para Ahli tentang Kondisi Ekonomi Setelah Ditemukan Vaksin Corona&amp;nbsp;
Luhut mengatakan, pemerintah juga akan berupaya meningkatkan kontribusi wisata domestik. Selama ini, tingkat kontribusi wisatawan domestik berada di angka 55%

&quot;Kita ingin tingkatkan di 70%. karena wisata luar negeri akan sangat sedikit sekarang karena akan berubah orang berwisata dari luar negeri, mereka akan ingin yang direct flight tidak yang singgah,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut butuh waktu cukup lama untuk memulihkan sektor pariwisata akibat pandemi Covid-19. Hal itu disebabkan beberapa pembatasan yang membuat sektor pariwisata menjadi terganggu.

&quot;Pemulihan sektor pariwisata ini memerlukan waktu setidaknya lebih dari 10 bulan, tapi mulai dari sekarang sudah mulai perlahan kita buka, jadi kalau bahasa militernya itu bertahap, bertingkat, berlanjut,&quot; ujar Luhut dalam Webinar Investasi di Tengah Pandemi, Sabtu (25/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Perjalanan Dinas PNS untuk Bangkitkan Pariwisata, Luhut: Jangan Dikritik&amp;nbsp;
Luhut menambahkan, pemerintah harus berhati-hati dalam memulihkan sektor pariwisata. Seluruh langkah yang dibuat harus betul-betul diantisipasi dan evaluasi dengan cermat sehingga memperkecil kemungkinan membuat kesalahan.

&quot;Mulai Rabu nanti saya akan membuka lagi dengan Menteri Pariwisata wisata di Banyuwangi, tanggal 30 kita di Bali, dan terus bertahap di beberapa tempat yang ada sudah mulai kita tingkatkan,&quot; kata dia.

Luhut juga menyebut telah mendapat laporan dari Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan terkait peningkatan penumpang pesawat beberapa waktu belakangan.

&quot;Sekarang dari Cengkareng, kemarin saya dapat laporan dari Dirjen Perhubungan Udara itu sudah sampai 45%, nah kita terus bertahap kita naikkan, Dua minggu lalu di 20% sekarang meningkat. Kita berharap, kalau keadaan terkendali dia bisa 50% dalam beberapa hari ke depan,&quot; ucap Luhut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Proyeksi Para Ahli tentang Kondisi Ekonomi Setelah Ditemukan Vaksin Corona&amp;nbsp;
Luhut mengatakan, pemerintah juga akan berupaya meningkatkan kontribusi wisata domestik. Selama ini, tingkat kontribusi wisatawan domestik berada di angka 55%

&quot;Kita ingin tingkatkan di 70%. karena wisata luar negeri akan sangat sedikit sekarang karena akan berubah orang berwisata dari luar negeri, mereka akan ingin yang direct flight tidak yang singgah,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
