<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Jokowi Telepon IMF Tanya Ekonomi Dunia, Eh Isinya Minus-Minus</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengetahui bahwa ekonomi global akan minus dampak pandemi virus corona atau Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/26/320/2252062/cerita-jokowi-telepon-imf-tanya-ekonomi-dunia-eh-isinya-minus-minus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/26/320/2252062/cerita-jokowi-telepon-imf-tanya-ekonomi-dunia-eh-isinya-minus-minus"/><item><title>Cerita Jokowi Telepon IMF Tanya Ekonomi Dunia, Eh Isinya Minus-Minus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/26/320/2252062/cerita-jokowi-telepon-imf-tanya-ekonomi-dunia-eh-isinya-minus-minus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/26/320/2252062/cerita-jokowi-telepon-imf-tanya-ekonomi-dunia-eh-isinya-minus-minus</guid><pubDate>Minggu 26 Juli 2020 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/25/320/2252062/cerita-jokowi-telepon-imf-tanya-ekonomi-dunia-eh-isinya-minus-minus-QtpQeV9vRa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/25/320/2252062/cerita-jokowi-telepon-imf-tanya-ekonomi-dunia-eh-isinya-minus-minus-QtpQeV9vRa.jpg</image><title>Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengetahui bahwa ekonomi global akan minus dampak pandemi virus corona atau Covid-19. Untuk ekonomi Indonesia kuartal II-2020, Jokowi juga pasrah jika akan minus hingga 5%.
Jokowi menelepon beberapa lembaga keuangan internasional untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi global. Hampir semua jawabannya sama, yakni pertumbuhan ekonomi global isinya minus, minus dan minus.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi: Ekonomi Dunia Isinya Hanya Minus, Minus dan Minus&amp;nbsp;
Berikut fakta-faktanya seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Minggu (26/7/2020).
1. Ekonomi Dunia Isinya Hanya Minus
Jokowi menganggap bahwa kondisi saat ini semakin sulit. Apalagi dia juga mendapat informasi beberapa negara maju mengalami hal yang sama, yakni minus pertumbuhan ekonomi.
&quot;Isinya hanya minus, minus, minus, minus, minus dan minusnya itu adalah dalam posisi yang gede-gede seperti itu,&quot; ucap Jokowi, Kamis 23 Juli 2020.
2. Jokowi Telepon IMF hingga Bank Dunia
Jokowi bercerita, 3 bulan lalu menelepon pihak IMF. Jokowi pun mendapatkan prediksi ekonomi global akan minus 2,5%. Padahal sebelumnya positif 3%-3,5%.
&quot;IMF mengatakan kepada saya 'Presiden Jokowi kemungkinan tahun ini ekonomi global akan minus 2,5% dari yang sebelumnya plus 3% sampai 3,5%',&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Pasrah Ekonomi RI Kuartal II-2020 Bisa Minus 5%&amp;nbsp;
Kemudian dua bulan lalu, dirinya menanyakan ke Bank Dunia. Namun, prediksi Bank Dunia berbeda dari IMF. &quot;Bahwa pertumbuhan ekonomi dunia hanya akan tumbuh minus 5%. Bukan tumbuh, minus 5% growth-nya,&quot; ujarnya.
Selanjutnya, data terbaru yang di dapat adalah dari OECD. Dirinya menelepon OECD pada 2 minggu lalu. &quot;Pertumbuhan ekonomi dunia hanya akan tumbuh minus, tumbuh tapi minus 6% sampai minus 7,6%,&quot; ujarnya.
3. Ekonomi Dunia Semakin Sulit
Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mengupdate perkembangan perekonomian dunia. Pasalnya, ekonomi dunia diprediksi terus berubah ke bawah karena dampak virus corona atau Covid-19.
Menurutnya, setiap bulan ekonomi dunia selalu berubah-ubah dengan sangat dinamis. &quot;Posisinya tidak semakin mudah tetapi semakin sulit,&quot; ujarnya.
4. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencemarti pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020. Di mana ekonomi Indonesia pada kuartal II akan minus 3% hingga 5%.
&quot;Kita kuartal pertama plus 2,97%. Di kuartal kedua akan jatuh minus apa adanya bisa 3% mungkin sampai 5%,&quot; kata Jokowi.
5. Proyeksi Berubah
Jokowi menambahkan, setiap proyeksi setiap lembaga keuangan selalu berubah. Hal ini seiring dengan pandemi virus corona (Covid-19) ini sulit diprediksi.
&quot;Setiap hari itu berubah saja prediksnya untuk pertumbuhan ekonomi dunia,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengetahui bahwa ekonomi global akan minus dampak pandemi virus corona atau Covid-19. Untuk ekonomi Indonesia kuartal II-2020, Jokowi juga pasrah jika akan minus hingga 5%.
Jokowi menelepon beberapa lembaga keuangan internasional untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi global. Hampir semua jawabannya sama, yakni pertumbuhan ekonomi global isinya minus, minus dan minus.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi: Ekonomi Dunia Isinya Hanya Minus, Minus dan Minus&amp;nbsp;
Berikut fakta-faktanya seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Minggu (26/7/2020).
1. Ekonomi Dunia Isinya Hanya Minus
Jokowi menganggap bahwa kondisi saat ini semakin sulit. Apalagi dia juga mendapat informasi beberapa negara maju mengalami hal yang sama, yakni minus pertumbuhan ekonomi.
&quot;Isinya hanya minus, minus, minus, minus, minus dan minusnya itu adalah dalam posisi yang gede-gede seperti itu,&quot; ucap Jokowi, Kamis 23 Juli 2020.
2. Jokowi Telepon IMF hingga Bank Dunia
Jokowi bercerita, 3 bulan lalu menelepon pihak IMF. Jokowi pun mendapatkan prediksi ekonomi global akan minus 2,5%. Padahal sebelumnya positif 3%-3,5%.
&quot;IMF mengatakan kepada saya 'Presiden Jokowi kemungkinan tahun ini ekonomi global akan minus 2,5% dari yang sebelumnya plus 3% sampai 3,5%',&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Pasrah Ekonomi RI Kuartal II-2020 Bisa Minus 5%&amp;nbsp;
Kemudian dua bulan lalu, dirinya menanyakan ke Bank Dunia. Namun, prediksi Bank Dunia berbeda dari IMF. &quot;Bahwa pertumbuhan ekonomi dunia hanya akan tumbuh minus 5%. Bukan tumbuh, minus 5% growth-nya,&quot; ujarnya.
Selanjutnya, data terbaru yang di dapat adalah dari OECD. Dirinya menelepon OECD pada 2 minggu lalu. &quot;Pertumbuhan ekonomi dunia hanya akan tumbuh minus, tumbuh tapi minus 6% sampai minus 7,6%,&quot; ujarnya.
3. Ekonomi Dunia Semakin Sulit
Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mengupdate perkembangan perekonomian dunia. Pasalnya, ekonomi dunia diprediksi terus berubah ke bawah karena dampak virus corona atau Covid-19.
Menurutnya, setiap bulan ekonomi dunia selalu berubah-ubah dengan sangat dinamis. &quot;Posisinya tidak semakin mudah tetapi semakin sulit,&quot; ujarnya.
4. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencemarti pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020. Di mana ekonomi Indonesia pada kuartal II akan minus 3% hingga 5%.
&quot;Kita kuartal pertama plus 2,97%. Di kuartal kedua akan jatuh minus apa adanya bisa 3% mungkin sampai 5%,&quot; kata Jokowi.
5. Proyeksi Berubah
Jokowi menambahkan, setiap proyeksi setiap lembaga keuangan selalu berubah. Hal ini seiring dengan pandemi virus corona (Covid-19) ini sulit diprediksi.
&quot;Setiap hari itu berubah saja prediksnya untuk pertumbuhan ekonomi dunia,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
