<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Panggil 6 Menteri dengan Anggaran Terbesar, Ada Apa?</title><description>Kementerian dan lembaga diminta untuk memangkas anggaran dalam mendukung program pemulihan ekonomi nasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/26/320/2252248/jokowi-panggil-6-menteri-dengan-anggaran-terbesar-ada-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/26/320/2252248/jokowi-panggil-6-menteri-dengan-anggaran-terbesar-ada-apa"/><item><title>Jokowi Panggil 6 Menteri dengan Anggaran Terbesar, Ada Apa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/26/320/2252248/jokowi-panggil-6-menteri-dengan-anggaran-terbesar-ada-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/26/320/2252248/jokowi-panggil-6-menteri-dengan-anggaran-terbesar-ada-apa</guid><pubDate>Minggu 26 Juli 2020 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/26/320/2252248/jokowi-panggil-6-menteri-dengan-anggaran-terbesar-ada-apa-ttLaDApPdu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/26/320/2252248/jokowi-panggil-6-menteri-dengan-anggaran-terbesar-ada-apa-ttLaDApPdu.jpg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Kementerian dan lembaga diminta untuk memangkas anggaran dalam mendukung program pemulihan ekonomi nasional. Hal ini seiring membutuhi pembiayaan penanganan virus covid-19.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan Presiden Joko Widodo telah memanggil semua menteri untuk menggunakan anggaran di masing-masing kementerian. Adapun Enam kementerian dengan anggaran tertinggi menjadi yang pertama dipanggil. Kemudian memanggil enam kementerian dengan anggaran tertinggi setelahnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jika Ekonomi Kuartal III-2020 Negatif, Sri Mulyani: Kita Bisa Resesi&amp;nbsp;
&quot;Enam kementerian dengan anggaran tertinggi dipanggil ke istana karena mereka memiliki anggaran yang cukup tinggi dan semuanya kita panggil. Kementerian dan Lembaga yang anggarannya rendah juga kita panggil,&quot;ujar Sri Mulyani di Jakarta, Minggu (26/7/2020).
Sri Mulyani mengatakan pemanggilan Kementerian itu dimaksudkan untuk bekerja dengan pandangan dalam kondisi krisis. Sebab semua lembaga negara harus bekerja dengan ritme dan standar yang sama.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi RI Kuartal IV-2020 Bisa Tumbuh di Atas 3%, Jika....&amp;nbsp;
&quot;Kita harus bekerja sense of crisis, feeling dan frekuensi harus sama, karena itu langkah-langkah extraordinary kita lakukan dalam penanganan virus corona (Covid-19),&quot; jelasnya.
Dia meminta pegawainya untuk membantu berbagai kementerian dalam mengelola anggaran. Bahkan, mereka diminta untuk jemput bola, tanpa menunggu kementerian tertentu memohon bantuan.
&quot;Kita instruksikan buat dirjen kita tidak boleh nunggu, datangi kementerian lembaga, bantu mereka mengubah dokumen anggaran,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Kementerian dan lembaga diminta untuk memangkas anggaran dalam mendukung program pemulihan ekonomi nasional. Hal ini seiring membutuhi pembiayaan penanganan virus covid-19.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan Presiden Joko Widodo telah memanggil semua menteri untuk menggunakan anggaran di masing-masing kementerian. Adapun Enam kementerian dengan anggaran tertinggi menjadi yang pertama dipanggil. Kemudian memanggil enam kementerian dengan anggaran tertinggi setelahnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jika Ekonomi Kuartal III-2020 Negatif, Sri Mulyani: Kita Bisa Resesi&amp;nbsp;
&quot;Enam kementerian dengan anggaran tertinggi dipanggil ke istana karena mereka memiliki anggaran yang cukup tinggi dan semuanya kita panggil. Kementerian dan Lembaga yang anggarannya rendah juga kita panggil,&quot;ujar Sri Mulyani di Jakarta, Minggu (26/7/2020).
Sri Mulyani mengatakan pemanggilan Kementerian itu dimaksudkan untuk bekerja dengan pandangan dalam kondisi krisis. Sebab semua lembaga negara harus bekerja dengan ritme dan standar yang sama.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi RI Kuartal IV-2020 Bisa Tumbuh di Atas 3%, Jika....&amp;nbsp;
&quot;Kita harus bekerja sense of crisis, feeling dan frekuensi harus sama, karena itu langkah-langkah extraordinary kita lakukan dalam penanganan virus corona (Covid-19),&quot; jelasnya.
Dia meminta pegawainya untuk membantu berbagai kementerian dalam mengelola anggaran. Bahkan, mereka diminta untuk jemput bola, tanpa menunggu kementerian tertentu memohon bantuan.
&quot;Kita instruksikan buat dirjen kita tidak boleh nunggu, datangi kementerian lembaga, bantu mereka mengubah dokumen anggaran,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
