<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Konsep Penting Memulai Financial Planning</title><description>Uang tentu saja bukan segalanya. Namun, segalanya butuh uang. Maka dari itu, jangan cuma bermimpi, tapi harus berencana.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/27/320/2252602/5-konsep-penting-memulai-financial-planning</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/27/320/2252602/5-konsep-penting-memulai-financial-planning"/><item><title>5 Konsep Penting Memulai Financial Planning</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/27/320/2252602/5-konsep-penting-memulai-financial-planning</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/27/320/2252602/5-konsep-penting-memulai-financial-planning</guid><pubDate>Senin 27 Juli 2020 22:09 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/27/320/2252602/5-konsep-penting-memulai-financial-planning-tChvaxCSUs.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/27/320/2252602/5-konsep-penting-memulai-financial-planning-tChvaxCSUs.jpeg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Uang tentu saja bukan segalanya. Namun, segalanya butuh uang. Maka dari itu, jangan cuma bermimpi, tapi harus berencana. Untuk mimpi yang butuh uang, maka rencana keuangan merupakan jawabannya.
Melansir website Prita Ghozie, Jakarta, Senin (27/7/2020),&amp;nbsp; lerencanaan keuangan secara konsep merupakan suatu aktivitas yang terdiri dari beberapa elemen. Artinya, kalau seseorang bisa dengan bangga menyatakan &quot;Yes, I am doing financial planning now&quot;, maka beberapa hal tersebut harus dimiliki.

(Foto: Shutterstock)
Baca juga:&amp;nbsp; Cara Menabung yang Tepat agar Bisa Berkurban
1. Harus ada tujuan-tujuan financial yang ingin dicapai.
2. Harus ada jangka waktu atau periode untuk memenuhi tujuan tersebut.
3. Harus ada action plan yang jelas dan praktis untuk dilakukan.
4. Harus ada sumber daya yang bisa digunakan untuk menjalankan action plan.
5. Harus ada sejumlah faktor risiko yang terkait dengan pilihan sumber daya.
Baca juga: Mau Berkurban tapi Gaji Pas-pasan? Bisa Pakai Cara Ini
Jika ternyata ada satu elemen saja yang hilang, maka konsep perencanaan keuangan itu sudah tidak ada alias bubar. Fakta lapangan, masih banyak individu yang kerap mengaku punya rencana keuangan, tetapi tidak bisa menyebutkan tujuan finansialnya secara pasti. Atau ada juga yang punya tujuan-tujuan financial tetapi tidak memiliki action plan yang jelas untuk mencapai tujuannya tersebut.
Perencanaan keuangan yang baik akan menghasilkan sebuah rencana keuangan yang jelas  dan memudahkan si pemilik rencana untuk mencapai tujuan finansialnya. Rencana keuangan ini ibarat sebuah peta blueprint yang dapat menunjukkan ke mana arah kondisi keuangan individu atau keluarga akan berjalan.Sebuah rencana keuangan yang komprehensif dan lengkap haruslah terdiri dari empat bagian berikut.

(Foto: Shutterstock)
1. Manajemen kekayaan (wealth management).
2. Perencanaan asuransi (risk and insurance planning).
3. Perencanaan pensiun (pension planning).
4. Perencanaan pengalihan harta bawaan (pension planning).
Jadi, kalau ternyata rencana keuangan kita saat ini baru  terkonsentrasi hanya di manajemen kekayaan saja, maka artinya konsep  yang kita pahami mengenai sebuah rencana keuangan masih belum tepat. (kmj)</description><content:encoded>JAKARTA - Uang tentu saja bukan segalanya. Namun, segalanya butuh uang. Maka dari itu, jangan cuma bermimpi, tapi harus berencana. Untuk mimpi yang butuh uang, maka rencana keuangan merupakan jawabannya.
Melansir website Prita Ghozie, Jakarta, Senin (27/7/2020),&amp;nbsp; lerencanaan keuangan secara konsep merupakan suatu aktivitas yang terdiri dari beberapa elemen. Artinya, kalau seseorang bisa dengan bangga menyatakan &quot;Yes, I am doing financial planning now&quot;, maka beberapa hal tersebut harus dimiliki.

(Foto: Shutterstock)
Baca juga:&amp;nbsp; Cara Menabung yang Tepat agar Bisa Berkurban
1. Harus ada tujuan-tujuan financial yang ingin dicapai.
2. Harus ada jangka waktu atau periode untuk memenuhi tujuan tersebut.
3. Harus ada action plan yang jelas dan praktis untuk dilakukan.
4. Harus ada sumber daya yang bisa digunakan untuk menjalankan action plan.
5. Harus ada sejumlah faktor risiko yang terkait dengan pilihan sumber daya.
Baca juga: Mau Berkurban tapi Gaji Pas-pasan? Bisa Pakai Cara Ini
Jika ternyata ada satu elemen saja yang hilang, maka konsep perencanaan keuangan itu sudah tidak ada alias bubar. Fakta lapangan, masih banyak individu yang kerap mengaku punya rencana keuangan, tetapi tidak bisa menyebutkan tujuan finansialnya secara pasti. Atau ada juga yang punya tujuan-tujuan financial tetapi tidak memiliki action plan yang jelas untuk mencapai tujuannya tersebut.
Perencanaan keuangan yang baik akan menghasilkan sebuah rencana keuangan yang jelas  dan memudahkan si pemilik rencana untuk mencapai tujuan finansialnya. Rencana keuangan ini ibarat sebuah peta blueprint yang dapat menunjukkan ke mana arah kondisi keuangan individu atau keluarga akan berjalan.Sebuah rencana keuangan yang komprehensif dan lengkap haruslah terdiri dari empat bagian berikut.

(Foto: Shutterstock)
1. Manajemen kekayaan (wealth management).
2. Perencanaan asuransi (risk and insurance planning).
3. Perencanaan pensiun (pension planning).
4. Perencanaan pengalihan harta bawaan (pension planning).
Jadi, kalau ternyata rencana keuangan kita saat ini baru  terkonsentrasi hanya di manajemen kekayaan saja, maka artinya konsep  yang kita pahami mengenai sebuah rencana keuangan masih belum tepat. (kmj)</content:encoded></item></channel></rss>
