<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Program Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, Daya Beli hingga Tenaga Kerja</title><description>Ada lima tema kerja untuk menangani covid-19 dan dampaknya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/27/320/2252826/5-program-covid-19-dan-pemulihan-ekonomi-daya-beli-hingga-tenaga-kerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/27/320/2252826/5-program-covid-19-dan-pemulihan-ekonomi-daya-beli-hingga-tenaga-kerja"/><item><title>5 Program Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, Daya Beli hingga Tenaga Kerja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/27/320/2252826/5-program-covid-19-dan-pemulihan-ekonomi-daya-beli-hingga-tenaga-kerja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/27/320/2252826/5-program-covid-19-dan-pemulihan-ekonomi-daya-beli-hingga-tenaga-kerja</guid><pubDate>Senin 27 Juli 2020 16:31 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/27/320/2252826/5-program-covid-19-dan-pemulihan-ekonomi-daya-beli-hingga-tenaga-kerja-uCWWor9HQy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/27/320/2252826/5-program-covid-19-dan-pemulihan-ekonomi-daya-beli-hingga-tenaga-kerja-uCWWor9HQy.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Kebijakan Airlangga Hartarto mengatakan ada lima tema kerja untuk menangani covid-19 dan dampaknya. Di mana setiap tema akan ada beberapa program yang dilakukan.

&amp;ldquo;Ada lima tema yang sudah dibahas yaitu terkait dengan Indonesia aman yaitu program rakyat aman dari covid-19. Kemudian Indonesia sehat, ini melakukan reform  terhadap pelayanan kesehatan berbasis gotong-royong. Kemudian Indonesia berdaya antara lain peningkatan daya beli masyarakat. Lalu Indonesia tumbuh adalah untuk peningkatan tambahan penerimaan negara. Dan Indonesia bekerja adalah untuk penyerapan tenaga kerja,&amp;rdquo; katanya seusai rapat terbatas, Senin (27/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Serapan Stimulus Covid-19 Baru 19%, Jokowi Sentil Menteri Kerja Harus Cepat&amp;nbsp;
Dia mengatakan untuk tema Indonesia aman, pemerintah akan melakukan  akselerasi dan perluasan dari PCR, lacak dan karantina. Dimana akan menargetkan 8 daerah merah dan orange untuk menjadi kuning dan hijau.

&amp;ldquo;Kemudian juga mempersiapkan masyarakat aman dalam menghadapi pilkada untuk 270 daerah di tahun 2020 ini. Dan juga persiapan pendistribusian  obat-obatan, vaksin, antibodi yang dalam satu tahu ke depan,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Guyur Rp11,5 Triliun ke BPD, Ini Rinciannya&amp;nbsp;
Lalu untuk Indonesia sehat, Airlangga mengatakan bahwa hal ini akan didorong dengan percepatan kemandirian pelayanan kesehatan rumah sakit, alat kesehatan dan obat di dalam negeri.

&amp;ldquo;Juga di dalamnya juga ada transformasi sistem kesehatan termasuk BPJS yang berkualitas,&amp;rdquo; ungkapnya.

Sementara di tema Indonesia berdaya akan terus didorong penyaluran bansos dan program padat karya. Kemudian kartu prakerja, subsidi gaji, dan penyaluran kredit modal kerja dan penjaminan pemerintah dengan prioritas UMKM.

&amp;ldquo;Termasuk penyaluran 12 juta bantuan ke UMKM sebesar 2,4 juta agar tepat sasaran,&amp;rdquo; ungkapnya.

Terakhir Indonesia tumbuh adalah salah satunya dengan meningkatkan ekspor. Selain itu melakukan transformasi tambahan perluasan perpajakan maupun cukai.

&amp;ldquo;Kemudian mendorong ekonomi di level mikro dan sektor lain,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Kebijakan Airlangga Hartarto mengatakan ada lima tema kerja untuk menangani covid-19 dan dampaknya. Di mana setiap tema akan ada beberapa program yang dilakukan.

&amp;ldquo;Ada lima tema yang sudah dibahas yaitu terkait dengan Indonesia aman yaitu program rakyat aman dari covid-19. Kemudian Indonesia sehat, ini melakukan reform  terhadap pelayanan kesehatan berbasis gotong-royong. Kemudian Indonesia berdaya antara lain peningkatan daya beli masyarakat. Lalu Indonesia tumbuh adalah untuk peningkatan tambahan penerimaan negara. Dan Indonesia bekerja adalah untuk penyerapan tenaga kerja,&amp;rdquo; katanya seusai rapat terbatas, Senin (27/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Serapan Stimulus Covid-19 Baru 19%, Jokowi Sentil Menteri Kerja Harus Cepat&amp;nbsp;
Dia mengatakan untuk tema Indonesia aman, pemerintah akan melakukan  akselerasi dan perluasan dari PCR, lacak dan karantina. Dimana akan menargetkan 8 daerah merah dan orange untuk menjadi kuning dan hijau.

&amp;ldquo;Kemudian juga mempersiapkan masyarakat aman dalam menghadapi pilkada untuk 270 daerah di tahun 2020 ini. Dan juga persiapan pendistribusian  obat-obatan, vaksin, antibodi yang dalam satu tahu ke depan,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Guyur Rp11,5 Triliun ke BPD, Ini Rinciannya&amp;nbsp;
Lalu untuk Indonesia sehat, Airlangga mengatakan bahwa hal ini akan didorong dengan percepatan kemandirian pelayanan kesehatan rumah sakit, alat kesehatan dan obat di dalam negeri.

&amp;ldquo;Juga di dalamnya juga ada transformasi sistem kesehatan termasuk BPJS yang berkualitas,&amp;rdquo; ungkapnya.

Sementara di tema Indonesia berdaya akan terus didorong penyaluran bansos dan program padat karya. Kemudian kartu prakerja, subsidi gaji, dan penyaluran kredit modal kerja dan penjaminan pemerintah dengan prioritas UMKM.

&amp;ldquo;Termasuk penyaluran 12 juta bantuan ke UMKM sebesar 2,4 juta agar tepat sasaran,&amp;rdquo; ungkapnya.

Terakhir Indonesia tumbuh adalah salah satunya dengan meningkatkan ekspor. Selain itu melakukan transformasi tambahan perluasan perpajakan maupun cukai.

&amp;ldquo;Kemudian mendorong ekonomi di level mikro dan sektor lain,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
