<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kembangkan Bisnis Fintech Pinjol, WhatsApp Bidik India</title><description>WhatsApp berencana merilis layanan financial technology (fintech).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/27/320/2252863/kembangkan-bisnis-fintech-pinjol-whatsapp-bidik-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/27/320/2252863/kembangkan-bisnis-fintech-pinjol-whatsapp-bidik-india"/><item><title>Kembangkan Bisnis Fintech Pinjol, WhatsApp Bidik India</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/27/320/2252863/kembangkan-bisnis-fintech-pinjol-whatsapp-bidik-india</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/27/320/2252863/kembangkan-bisnis-fintech-pinjol-whatsapp-bidik-india</guid><pubDate>Senin 27 Juli 2020 17:25 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/27/320/2252863/kembangkan-bisnis-fintech-pinjol-whatsapp-bidik-india-B3IJl3DhdE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Financial Technology (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/27/320/2252863/kembangkan-bisnis-fintech-pinjol-whatsapp-bidik-india-B3IJl3DhdE.jpg</image><title>Financial Technology (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; WhatsApp berencana merilis layanan financial technology (fintech). Layanan fintech tersebut akan menawarkan produk kredit, asuransi dan pensiun ke masyarakat berpenghasilan rendah dan orang-orang di daerah pedesaan.
Sebagai pilot project, Whatsapp mengincar kawasan India. Diharapkan layanan fintech ini bisa membantu mendigitalkan usaha kecil dan menengah di India.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tolong Perhatikan! Begini Modus Gadai Online Bodong&amp;nbsp;
Untuk layanan fintech ini, Whatsapp bekerjasama dengan ICICI Bank, Kotak Mahindra dan HDFC. Kepala Whatsapp India Abhijit Bose mengatakan, selama setahun pihaknya mengeksplorasi cara menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan di India.
WhatsApp akan menguji coba beberapa program proyek fintech lainnya dengan menggandeng mitra terkait, mulai dari perusahaan asuransi, layanan pensiunan serta kredit untuk pekerja non-formal.

&amp;ldquo;Berdasarkan hasil, kami akan berinvestasi bersama dan meningkatkan skala. Selama dua tahun ke depan, kami berkomitmen untuk membuka dengan cara kewirausahaan yang belum pernah kami miliki sebelumnya. Kami akan meluncurkan banyak percobaan,&quot; kata Bose dilansir dari Thetechcrunch, Senin (27/7/2020).
Bose menilai, saat ini bank di India mengalami keterbatasan untuk menjangkau masyarakat. Misalnya tidak ada cabang di kota kecil dan ketergantungan perbankan pada perantara untuk menjual jasa keuangan.Dengan pengguna lebih dari 400 juta orang di India, Bose berharap  Whatsapp bisa membawa lebih banyak orang ke dalam ekosistem keuangan.
Baca Juga:&amp;nbsp;4 Cara Aman Gadai di Tengah Pandemi Covid-19&amp;nbsp;
Facebook memperjelas rencananya untuk memasuki pasar pembayaran  digital India pada 2018 ketika meluncurkan WhatsAppPay. Sayangnya  aplikasi itu masih terhalang peraturan sehingga tidak bisa semua  pengguna Whatsapp memakai WhatsAppPay.
Perusahaan mengatakan telah mematuhi semua persyaratan yang  diamanatkan oleh Bank Sentral New Delhi, menandakan bahwa dia dapat  menerima persetujuan akhir untuk peluncuran WhatsAppPay kapan saja  sekarang.
(kmj)</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; WhatsApp berencana merilis layanan financial technology (fintech). Layanan fintech tersebut akan menawarkan produk kredit, asuransi dan pensiun ke masyarakat berpenghasilan rendah dan orang-orang di daerah pedesaan.
Sebagai pilot project, Whatsapp mengincar kawasan India. Diharapkan layanan fintech ini bisa membantu mendigitalkan usaha kecil dan menengah di India.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tolong Perhatikan! Begini Modus Gadai Online Bodong&amp;nbsp;
Untuk layanan fintech ini, Whatsapp bekerjasama dengan ICICI Bank, Kotak Mahindra dan HDFC. Kepala Whatsapp India Abhijit Bose mengatakan, selama setahun pihaknya mengeksplorasi cara menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan di India.
WhatsApp akan menguji coba beberapa program proyek fintech lainnya dengan menggandeng mitra terkait, mulai dari perusahaan asuransi, layanan pensiunan serta kredit untuk pekerja non-formal.

&amp;ldquo;Berdasarkan hasil, kami akan berinvestasi bersama dan meningkatkan skala. Selama dua tahun ke depan, kami berkomitmen untuk membuka dengan cara kewirausahaan yang belum pernah kami miliki sebelumnya. Kami akan meluncurkan banyak percobaan,&quot; kata Bose dilansir dari Thetechcrunch, Senin (27/7/2020).
Bose menilai, saat ini bank di India mengalami keterbatasan untuk menjangkau masyarakat. Misalnya tidak ada cabang di kota kecil dan ketergantungan perbankan pada perantara untuk menjual jasa keuangan.Dengan pengguna lebih dari 400 juta orang di India, Bose berharap  Whatsapp bisa membawa lebih banyak orang ke dalam ekosistem keuangan.
Baca Juga:&amp;nbsp;4 Cara Aman Gadai di Tengah Pandemi Covid-19&amp;nbsp;
Facebook memperjelas rencananya untuk memasuki pasar pembayaran  digital India pada 2018 ketika meluncurkan WhatsAppPay. Sayangnya  aplikasi itu masih terhalang peraturan sehingga tidak bisa semua  pengguna Whatsapp memakai WhatsAppPay.
Perusahaan mengatakan telah mematuhi semua persyaratan yang  diamanatkan oleh Bank Sentral New Delhi, menandakan bahwa dia dapat  menerima persetujuan akhir untuk peluncuran WhatsAppPay kapan saja  sekarang.
(kmj)</content:encoded></item></channel></rss>
