<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gaji Besar tapi Selalu Kurang, Kok Bisa?</title><description>Sebesar apapun gaji yang diterima, selalu dinilai kurang. Bagaimana menyikapinya?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/28/320/2252869/gaji-besar-tapi-selalu-kurang-kok-bisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/28/320/2252869/gaji-besar-tapi-selalu-kurang-kok-bisa"/><item><title>Gaji Besar tapi Selalu Kurang, Kok Bisa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/28/320/2252869/gaji-besar-tapi-selalu-kurang-kok-bisa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/28/320/2252869/gaji-besar-tapi-selalu-kurang-kok-bisa</guid><pubDate>Selasa 28 Juli 2020 03:28 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/27/320/2252869/gaji-besar-tapi-selalu-kurang-kok-bisa-hT6OzQDKUq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengelola Keuangan untuk Milenial. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/27/320/2252869/gaji-besar-tapi-selalu-kurang-kok-bisa-hT6OzQDKUq.jpg</image><title>Tips Mengelola Keuangan untuk Milenial. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Gaji kecil kurang, gaji besar juga demikian. Sama-sama masih kurang bila tidak dikelola dan disesuaikan dengan kebutuhan yang benar.
Di masa-masa saat ini, financial planning sangatlah dibutuhkan. Perencana Keuangan Prita Ghozie  mengatakan, setiap bulannya, pekerja selalu mendapatkan gaji, adapun yang besar maupun kecil. Namun, sebesar apapun gaji yang diterima, selalu dinilai kurang.
Hal ini menjadi bahaya jika terus seperti ini. &quot;Hati-hati karena jika itu terjadi, bisa jadi mengalami sindroma: biaya hidup itu murah, biaya pamer itu mahal,&quot; ujarnya.

Untuk itu sebaiknya lakukan perencanaan keuangan yang baik, artinya kita diharuskan memiliki rencana keuangan yang jelas untuk sekarang dan nanti.
&quot;Bukan hanya berinvestasi lho, tetapi juga perencanaan cashflow,proteksi serta menabung untuk tujuan besar lainnya,&quot; tulis Prita. (feb)
Baca Selengkapnya: 5 Faktor Wajib Kelola Keuangan, Salah Satunya Gaji Besar tapi Selalu Kurang
</description><content:encoded>JAKARTA - Gaji kecil kurang, gaji besar juga demikian. Sama-sama masih kurang bila tidak dikelola dan disesuaikan dengan kebutuhan yang benar.
Di masa-masa saat ini, financial planning sangatlah dibutuhkan. Perencana Keuangan Prita Ghozie  mengatakan, setiap bulannya, pekerja selalu mendapatkan gaji, adapun yang besar maupun kecil. Namun, sebesar apapun gaji yang diterima, selalu dinilai kurang.
Hal ini menjadi bahaya jika terus seperti ini. &quot;Hati-hati karena jika itu terjadi, bisa jadi mengalami sindroma: biaya hidup itu murah, biaya pamer itu mahal,&quot; ujarnya.

Untuk itu sebaiknya lakukan perencanaan keuangan yang baik, artinya kita diharuskan memiliki rencana keuangan yang jelas untuk sekarang dan nanti.
&quot;Bukan hanya berinvestasi lho, tetapi juga perencanaan cashflow,proteksi serta menabung untuk tujuan besar lainnya,&quot; tulis Prita. (feb)
Baca Selengkapnya: 5 Faktor Wajib Kelola Keuangan, Salah Satunya Gaji Besar tapi Selalu Kurang
</content:encoded></item></channel></rss>
