<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rugi 6 Bulan, Maskapai hingga Hotel Bisa Tutup karena Corona</title><description>Beberapa industri seperti penerbangan, perhotelan dan restoran tidak akan mampu bertahan di tengah pandemi virus corona (Covid-19)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/28/320/2253384/rugi-6-bulan-maskapai-hingga-hotel-bisa-tutup-karena-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/28/320/2253384/rugi-6-bulan-maskapai-hingga-hotel-bisa-tutup-karena-corona"/><item><title>Rugi 6 Bulan, Maskapai hingga Hotel Bisa Tutup karena Corona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/28/320/2253384/rugi-6-bulan-maskapai-hingga-hotel-bisa-tutup-karena-corona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/28/320/2253384/rugi-6-bulan-maskapai-hingga-hotel-bisa-tutup-karena-corona</guid><pubDate>Selasa 28 Juli 2020 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/28/320/2253384/rugi-6-bulan-maskapai-hingga-hotel-bisa-tutup-karena-corona-fuAPvK4nqv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/28/320/2253384/rugi-6-bulan-maskapai-hingga-hotel-bisa-tutup-karena-corona-fuAPvK4nqv.jpg</image><title>Pesawat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri menyebut beberapa industri seperti penerbangan, perhotelan dan restoran tidak akan mampu bertahan di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Hal itu terjadi apabila tingkat pergerakan penumpang atau pengunjungnya belum mencapai batas minimal tertentu.

Menurutnya, beberapa industri tersebut, dalam waktu dekat, apabila belum bisa bangkit terancam tutup.

&quot;Ketika rugi enam bulan, dari sekarang hotel, maskapai, dan restoran bisa tutup. Sebab lebih murah untuk tutup ketimbang mereka buka,&amp;rdquo; ujar dia dalam telekonferensi, Selasa, (28/7/2020).
Baca Juga: Cerita Mantan Kepala BKPM Lobi Jepang Pindahkan Pabrik dari Thailand ke RI

Dia juga menjelaskan, penerbangan akan mampu bertahan bila pergerakan penumpangnya mencapai 60% dari angka normal. Sementara hotel dapat hidup seandainya okupansi tamunya tidak kurang dari 50%.

&quot;Dan restoran diperkirakan bakal dapat terus beroperasi seandainya pengunjungnya mencapai 40%,&quot; ungkap dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Cara Menyulap Apartemen Kecil Menjadi Luas&amp;nbsp;
Maka itu, lanjut dia volume penumpang maskapai atau pengunjung hotel dan restoran tidak akan bisa meningkat bila negara belum juga kelar menyelesaikan masalah pandemi ini.

&quot;Oleh karena itu tidak bisa menyelesaikan ekonomi tanpa menyelesaikan pandemi karena volume tak akan bisa di-address,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri menyebut beberapa industri seperti penerbangan, perhotelan dan restoran tidak akan mampu bertahan di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Hal itu terjadi apabila tingkat pergerakan penumpang atau pengunjungnya belum mencapai batas minimal tertentu.

Menurutnya, beberapa industri tersebut, dalam waktu dekat, apabila belum bisa bangkit terancam tutup.

&quot;Ketika rugi enam bulan, dari sekarang hotel, maskapai, dan restoran bisa tutup. Sebab lebih murah untuk tutup ketimbang mereka buka,&amp;rdquo; ujar dia dalam telekonferensi, Selasa, (28/7/2020).
Baca Juga: Cerita Mantan Kepala BKPM Lobi Jepang Pindahkan Pabrik dari Thailand ke RI

Dia juga menjelaskan, penerbangan akan mampu bertahan bila pergerakan penumpangnya mencapai 60% dari angka normal. Sementara hotel dapat hidup seandainya okupansi tamunya tidak kurang dari 50%.

&quot;Dan restoran diperkirakan bakal dapat terus beroperasi seandainya pengunjungnya mencapai 40%,&quot; ungkap dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Cara Menyulap Apartemen Kecil Menjadi Luas&amp;nbsp;
Maka itu, lanjut dia volume penumpang maskapai atau pengunjung hotel dan restoran tidak akan bisa meningkat bila negara belum juga kelar menyelesaikan masalah pandemi ini.

&quot;Oleh karena itu tidak bisa menyelesaikan ekonomi tanpa menyelesaikan pandemi karena volume tak akan bisa di-address,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
