<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lengkap! Berbagai Jurus Selamatkan Ekonomi Indonesia dari Resesi</title><description>Ada beberapa cara Indonesia terhindar dari resesi dampak dari pandemi Covif-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/29/320/2253795/lengkap-berbagai-jurus-selamatkan-ekonomi-indonesia-dari-resesi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/29/320/2253795/lengkap-berbagai-jurus-selamatkan-ekonomi-indonesia-dari-resesi"/><item><title>Lengkap! Berbagai Jurus Selamatkan Ekonomi Indonesia dari Resesi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/29/320/2253795/lengkap-berbagai-jurus-selamatkan-ekonomi-indonesia-dari-resesi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/29/320/2253795/lengkap-berbagai-jurus-selamatkan-ekonomi-indonesia-dari-resesi</guid><pubDate>Rabu 29 Juli 2020 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/29/320/2253795/lengkap-berbagai-jurus-selamatkan-ekonomi-indonesia-dari-resesi-fVRkEFmunn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Resesi Ekonomi Global (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/29/320/2253795/lengkap-berbagai-jurus-selamatkan-ekonomi-indonesia-dari-resesi-fVRkEFmunn.jpg</image><title>Resesi Ekonomi Global (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ada beberapa cara Indonesia terhindar dari resesi dampak dari pandemi Covif-19.

Seperti, pemerintah harus melakukan langkah extraordinary untuk mendorong pemulihan ekonomi di kuartal ke-3 dan ke-4 tahun 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jika Indonesia Masuk Jurang Resesi, Apa yang Akan Terjadi?&amp;nbsp;
Kemudian, lanjut dia belanja pemerintah secara besar-besaran akan didorong sehingga permintaan dalam negeri meningkat dan dunia usaha tergerak untuk berinvestasi. Oleh karena itu, dukungan untuk dunia usaha harus segera dipercepat implementasinya.

&quot;Belanja pemerintah didorong sebagai salah satu penggerak dan pengungkit perekonomian agar di semester kedua tahun 2020, kita bisa memperbaiki pertumbuhan ekonomi dari minus menjadi nol atau positif,&quot; ujar Airlangga dalam telekonferensi, Rabu (29/7/2020)
Baca Juga:&amp;nbsp;Bu Sri Mulyani, Indonesia Bisa Selamat dari Jurang Resesi?&amp;nbsp;
Dia juga menegaskan, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dibentuk untuk mengintegrasikan kebijakan kesehatan dan ekonomi sehingga penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi dapat berjalan beriringan dan terintegrasi dalam satu kelembagaan.

&quot;Akan tetapi, harus dipahami bersama bahwa penanganan kesehatan tetap menjadi prioritas,&quot; ungkap dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8yNy80LzEyMTg5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia juga menambahkan, penyebaran pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Aktivitas ekonomi global pun belum akan kembali ke normal seperti masa sebelum pandemi. Berbagai lembaga internasional memperkirakan kontraksi pada tahun 2020 pada kisaran -4,9 sampai dengan -7,6%.

Seperti dialami sebagian besar negara di dunia, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal ke-1 tahun 2020 melambat menjadi 3%. Pada Kuartal ke-2 tahun 2020, tekanan ekonomi diproyeksikan akan semakin berat dan mengalami kontraksi.

&quot;Di akhir tahun, kita berharap bisa keluar dari krisis atau zona negatif ini,&quot; jelas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ada beberapa cara Indonesia terhindar dari resesi dampak dari pandemi Covif-19.

Seperti, pemerintah harus melakukan langkah extraordinary untuk mendorong pemulihan ekonomi di kuartal ke-3 dan ke-4 tahun 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jika Indonesia Masuk Jurang Resesi, Apa yang Akan Terjadi?&amp;nbsp;
Kemudian, lanjut dia belanja pemerintah secara besar-besaran akan didorong sehingga permintaan dalam negeri meningkat dan dunia usaha tergerak untuk berinvestasi. Oleh karena itu, dukungan untuk dunia usaha harus segera dipercepat implementasinya.

&quot;Belanja pemerintah didorong sebagai salah satu penggerak dan pengungkit perekonomian agar di semester kedua tahun 2020, kita bisa memperbaiki pertumbuhan ekonomi dari minus menjadi nol atau positif,&quot; ujar Airlangga dalam telekonferensi, Rabu (29/7/2020)
Baca Juga:&amp;nbsp;Bu Sri Mulyani, Indonesia Bisa Selamat dari Jurang Resesi?&amp;nbsp;
Dia juga menegaskan, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dibentuk untuk mengintegrasikan kebijakan kesehatan dan ekonomi sehingga penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi dapat berjalan beriringan dan terintegrasi dalam satu kelembagaan.

&quot;Akan tetapi, harus dipahami bersama bahwa penanganan kesehatan tetap menjadi prioritas,&quot; ungkap dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8yNy80LzEyMTg5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia juga menambahkan, penyebaran pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Aktivitas ekonomi global pun belum akan kembali ke normal seperti masa sebelum pandemi. Berbagai lembaga internasional memperkirakan kontraksi pada tahun 2020 pada kisaran -4,9 sampai dengan -7,6%.

Seperti dialami sebagian besar negara di dunia, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal ke-1 tahun 2020 melambat menjadi 3%. Pada Kuartal ke-2 tahun 2020, tekanan ekonomi diproyeksikan akan semakin berat dan mengalami kontraksi.

&quot;Di akhir tahun, kita berharap bisa keluar dari krisis atau zona negatif ini,&quot; jelas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
